www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Benarkah Lorenzo Jadi Test Rider MotoGP Aprilia?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pasien Covid-19 di Riau Melonjak, Ruang Isolasi dan Obat yang Dibutuhkan di RS Mulai Langka
Senin, 21 September 2020 - 06:09:07 WIB
Kapolda Riau menyerahkan bantuan obat-obatan untuk Covid-19 ke RS Aulia Pekanbaru.
Kapolda Riau menyerahkan bantuan obat-obatan untuk Covid-19 ke RS Aulia Pekanbaru.

PEKANBARU - Rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Pekanbaru mulai kewalahan menangani lonjakan pasien baru karena ruang isolasi penuh dan obat-obatan yang dibutuhkan mulai langka.

Hal itu terungkap saat Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melakukan inspeksi ke Rumah Sakit Aulia di Pekanbaru, Minggu (20/9/2020) sekaligus menyerahkan bantuan obat Avigan untuk pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat.

Direktur RS Aulia, dr Ranika Paramita, mengaku berterimakasih atas bantuan obat tersebut, karena mulai sulit untuk didapatkan.

“Harapan kita kepada pemerintah terkait obat-obatan COVID-19 karena sudah mulai habis dan langka, termasuk Avigan dan Oseltamivir," kata dr Ranika dikutip dari antara.

Ia mengatakan obat Avigan diberikan kepada pasien dengan kondisi kesehatan sedang dan berat. Sudah ada pasien yang sembuh setelah mengonsumsi obat tersebut. "Alhamdulillah sudah ada perbaikan (pasien). Ada yang sudah pulang satu hari yang lalu," katanya.

Selain masalah obat, ia mengungkapkan kondisi ruang isolasi yang tersedia sebanyak 85 tempat tidur di RS Aulia sudah penuh, sehingga terpaksa dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pinere khusus COVID-19. Dua alat ventilator yang tersedia juga sudah digunakan semua untuk pasien kondisi berat.

“Bahkan, masih ada pasien di IGD Pinere kami yang mengantre untuk mendapatkan perawatan. Kami kesulitan, dalam proses rujukan karena sudah tidak ada lagi rumah sakit yang mampu menampung pasien kami. Kami tetap melakukan perawatan pasien di IGD Pinere dengan segala kemampuan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan agenda utamanya dalam inspeksi ke RS rujukan COVID-19 tersebut adalah untuk menjalankan perintah Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo, untuk menurunkan angka penularan COVID-19, meningkatkan angka kesembuhan, dan menurunkan angka kematian pasien COVID-19.

"Saya berharap penanganan pasien COVID-19, baik yang gejala ringan, sedang maupun berat dapat dilakukan dengan baik, kebutuhan dokter akan obat-obatan dan peralatan yang dibutuhkan bisa mencukupi, sehingga angka kematian pasien COVID-19 bisa ditekan serendah mungkin, jika bisa nol, di wilayah Pekanbaru,” katanya.

Baca juga: RS Apung segera beroperasi tangani COVID-19 di Pekanbaru

Ia menyampaikan selain Avigan yang sudah tersedia di Pekanbaru sejak minggu lalu, tenaga kesehatan juga meminta disediakan Remdesivir secepatnya. Karena itu, ia langsung berkomunikasi dengan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dan mendapat kepastian obat itu akan segera tersedia di Indonesia.

“Kami juga sudah mengontak langsung pemegang lisensi Remdesivir di Jakarta dan meminta secara khusus dalam kesempatan kedatangan pertama obat injeksi Remdesivir di Indonesia dan Provinsi Riau dipastikan akan mendapatkan alokasi stok karena termasuk dalam provinsi yang kasus positif COVID-19 sangat tinggi,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau hingga Minggu siang, total kasus akumulatif COVID-19 ada 4.990. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sembuh ada 2.084 orang dan meninggal dunia 96 orang. Jumlah pasien yang masih memerlukan pengobatan paling banyak melakukan isolasi mandiri, yakni sebanyak 1.959 orang, sedangkan yang masih dirawat di RS rujukan ada 851 orang. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPekanbaru Tertinggi 86 Pasien, Berikut Sebaran 166 Kasus Baru Covid-19 di Riau
IlustrasiLima Besar di RI, Riau Tambah 213 Kasus Baru Covid-19, Pasien Sembuh 116 Orang
IlustrasiLab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Telah Periksa 106.380 Spesimen Swab
  RSUD Arifin Achmad Riau.Butuh 50 Perawat Tambahan Tangani Pasien Corona, RS Arifin Achmad Baru Rekrut 15 Orang
IlustrasiLab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Telah Periksa 109.793 Spesimen Swab
IlustrasiJumlah Pasien Covid-19 Riau Dirawat di Rumah Sakit 1.130 Orang, Isolasi Mandiri 1.939

BERITA LAINNYA    
Jorge LorenzoBenarkah Lorenzo Jadi Test Rider MotoGP Aprilia?
Istana SiakLibur Panjang, Gubri Minta Pengelola Perketat Penerapan Prokes di Tempat Wisata
Manchester United akan meladeni Arsenal di Old Trafford pada akhir pekan mendatang. MU Semangat Lawan Arsenal Usai Pesta Gol di Liga Champions
  Terlihat beberapa anggota TNI dan masyarakat sedang sedang membuat lubang-lubang tanaman. Foto: Riau Pos
Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan, KLH Bersama TNI dan Masyarakat Bangun KBD di 5 Desa
Kondisi jalan amblas di jalan lintas Riau-Sumbar tepatnya di Km 92 Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar. Foto: TribunpekanbaruJalur Alternatif Lewat Kuansing Belum Meningkat Meski Jalan Lintas Riau-Sumbar di Kampar Amblas
IlustrasiSaat Pandemi, 33 Ribu Calon Jemaah Tak Lolos Syarat Usia Umrah
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Wajib Masker Saat Service Kendaraan di Astra Daihatsu
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved