www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Riau Bertambah 163, Pekanbaru Masih Tertinggi Sumbang 69 Kasus
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pasien Covid-19 di Riau Melonjak, Ruang Isolasi dan Obat yang Dibutuhkan di RS Mulai Langka
Senin, 21 September 2020 - 06:09:07 WIB
Kapolda Riau menyerahkan bantuan obat-obatan untuk Covid-19 ke RS Aulia Pekanbaru.
Kapolda Riau menyerahkan bantuan obat-obatan untuk Covid-19 ke RS Aulia Pekanbaru.

PEKANBARU - Rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Pekanbaru mulai kewalahan menangani lonjakan pasien baru karena ruang isolasi penuh dan obat-obatan yang dibutuhkan mulai langka.

Hal itu terungkap saat Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melakukan inspeksi ke Rumah Sakit Aulia di Pekanbaru, Minggu (20/9/2020) sekaligus menyerahkan bantuan obat Avigan untuk pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat.

Direktur RS Aulia, dr Ranika Paramita, mengaku berterimakasih atas bantuan obat tersebut, karena mulai sulit untuk didapatkan.

“Harapan kita kepada pemerintah terkait obat-obatan COVID-19 karena sudah mulai habis dan langka, termasuk Avigan dan Oseltamivir," kata dr Ranika dikutip dari antara.

Ia mengatakan obat Avigan diberikan kepada pasien dengan kondisi kesehatan sedang dan berat. Sudah ada pasien yang sembuh setelah mengonsumsi obat tersebut. "Alhamdulillah sudah ada perbaikan (pasien). Ada yang sudah pulang satu hari yang lalu," katanya.

Selain masalah obat, ia mengungkapkan kondisi ruang isolasi yang tersedia sebanyak 85 tempat tidur di RS Aulia sudah penuh, sehingga terpaksa dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pinere khusus COVID-19. Dua alat ventilator yang tersedia juga sudah digunakan semua untuk pasien kondisi berat.

“Bahkan, masih ada pasien di IGD Pinere kami yang mengantre untuk mendapatkan perawatan. Kami kesulitan, dalam proses rujukan karena sudah tidak ada lagi rumah sakit yang mampu menampung pasien kami. Kami tetap melakukan perawatan pasien di IGD Pinere dengan segala kemampuan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan agenda utamanya dalam inspeksi ke RS rujukan COVID-19 tersebut adalah untuk menjalankan perintah Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo, untuk menurunkan angka penularan COVID-19, meningkatkan angka kesembuhan, dan menurunkan angka kematian pasien COVID-19.

"Saya berharap penanganan pasien COVID-19, baik yang gejala ringan, sedang maupun berat dapat dilakukan dengan baik, kebutuhan dokter akan obat-obatan dan peralatan yang dibutuhkan bisa mencukupi, sehingga angka kematian pasien COVID-19 bisa ditekan serendah mungkin, jika bisa nol, di wilayah Pekanbaru,” katanya.

Baca juga: RS Apung segera beroperasi tangani COVID-19 di Pekanbaru

Ia menyampaikan selain Avigan yang sudah tersedia di Pekanbaru sejak minggu lalu, tenaga kesehatan juga meminta disediakan Remdesivir secepatnya. Karena itu, ia langsung berkomunikasi dengan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dan mendapat kepastian obat itu akan segera tersedia di Indonesia.

“Kami juga sudah mengontak langsung pemegang lisensi Remdesivir di Jakarta dan meminta secara khusus dalam kesempatan kedatangan pertama obat injeksi Remdesivir di Indonesia dan Provinsi Riau dipastikan akan mendapatkan alokasi stok karena termasuk dalam provinsi yang kasus positif COVID-19 sangat tinggi,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau hingga Minggu siang, total kasus akumulatif COVID-19 ada 4.990. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sembuh ada 2.084 orang dan meninggal dunia 96 orang. Jumlah pasien yang masih memerlukan pengobatan paling banyak melakukan isolasi mandiri, yakni sebanyak 1.959 orang, sedangkan yang masih dirawat di RS rujukan ada 851 orang. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Penyerahan sejumlah paket obat-obatan untuk narapidana terkonfirmasi Covid-19. Polda Riau Pastikan Bantuan Obat-obatan untuk Napi Covid-19 Bisa Tingkatkan Kesembuhan
Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Periksa 305 Lagi, Total Spesimen Diperiksa di Laboratorium Riau Sudah 151.216 Sampel
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirUsai Sterilisasi, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Kembali Beroperasi Normal
  IlustrasiAda 10 Rumah Sakit di Riau Paling Banyak Merawat Pasien Covid-19, RSUD AA Peringkat Pertama
RSJ Tampan.Pengurusan Surat Kesehatan CPNS di RSJ Tampan Pekanbaru Diminta Terapkan Protkes
Ilustrasi1.730 Spesimen Swab Sudah Diperiksa di Lab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad

BERITA LAINNYA    
Riau Bertambah 163, Pekanbaru Masih Tertinggi Sumbang 69 Kasus
Perkuat Jejaring dan Kolaborasi, 138 Alumni BAKTI NUSA Siap BerkontribusiPerkuat Jejaring dan Kolaborasi, 138 Alumni BAKTI NUSA Siap Berkontribusi
Bawaslu Dumai gelar Bimtek bagi Panwascam untuk sukseskan Pilkada Dumai 2020
Tingkatkan Kapasitas SDM Pengawas Pemilu, Bawaslu Dumai Gelar Bimtek
  Pelaku penganiayan dengan gergaji kayu Af alias AO, warga Menaming Kecamatan Rambah ditangkap polisi setelah dipergoki mencuri pisang Penganiaya Pemilik Kebun dengan Gergaji Diringkus Polsek Rambah
SMA Tri Bhakti Jalan Tuanku Tambusai, PekanbaruBandel! SMA Tri Bhakti Tetap Buka Aktivitas Kegiatan Belajar
Pengesahan APBD Siak tahun 2021 dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Siak , Senin (30/11/2020). Foto ISTSah, APBD Siak Tahun 2021 Rp1,7 Triliun Lebih
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Penandatanganan Pakta Integritas Ikatan 4968
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved