www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Mabes Polri Supervisi Pengamanan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning di Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kasus Covid-19 Makin Membludak, Gubri Akan Perketat Pintu Masuk ke Riau
Minggu, 20 September 2020 - 14:25:46 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di Riau membeludak, Sabtu (19/9/2020). Tercatat, sebanyak 303 kasus baru terkonfirmasi dan ini rekor penambahan harian ter­banyak sejak kasus pertama kali terjadi di Riau, Maret lalu. Jumlah ini sekaligus menem­patkan Riau di peringkat empat penambahan kasus positif harian terbanyak secara nasional.

Kemarin, posisi teratas penambahan masih ditempati DKI Jakarta dengan 988 orang. Diikuti Jawa Barat dengan 470 kasus baru dan Jawa Timur dengan tambahan 379 orang. Peringkat kelima ditempati Jawa Tengah dengan 271 kasus baru. Secara total, per Sabtu (19/9), kasus positif di Riau menjadi 4.990 orang, 2.084 orang sembuh, dan 96 meninggal dunia.

Menyikapi penambahan pasien positif Covid-19 yang terus meningkat tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengambil beberapa kebijakan yang diharapkan bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. Kebijakan tersebut di antaranya kembali memperketat pintu-pintu masuk ke Provinsi Riau serta menambah daerah untuk dilakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

"Untuk evaluasi PSBM, kami juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru karena saat ini yang sudah menerapkan PSBM yakni Pemko Pekanbaru," kata Gubri Syamsuar kepada Riau Pos, Sabtu (19/9/2020) dikutip dari riaupos.

Dalam rapat koordinasi tersebut, pihaknya sepakat bahwa PSBM yang sudah dilakukan di Kecamatan Tampan akan dijadikan percontohan sebagai daerah penanganan Covid-19. Apalagi, Kecamatan Tampan juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Kampar yang juga cukup tinggi angka pasien positif Covid-19.

"Saat ini Kecamatan Tampan jadi percontohan pelaksaaan PSBM. Senin (21/9/2020), akan kembali dilakukan rapat untuk evaluasi PSBM dan sekaligus membahas daerah mana lagi yang akan menerapkan PSBM. Saya dapat informasi, Tembilahan juga akan menerapkan PSBM," sebutnya.

Langkah lainnya, lanjut Gubri, pihaknya akan kembali memperketat pintu-pintu masuk ke Provinsi Riau, terutama yang berbatasan langsung dengan provinsi yang cukup tinggi penularan Covid-19. Saat ini, pihaknya juga sudah menugaskan tim untuk menilai daerah mana yang akan kembali diketatkan pengawasan perbatasannya.

"Tapi tidak semua pintu akan dijaga ketat, khusus yang berbatasan dengan provinsi yang tinggi kasusnya seperti berbatasan dengan Sumatera Utara, Sumatera Barat. Kalau Jambi kan angka penularannya termasuk kecil," ujarnya.

Khusus untuk penanganan pasien positif Covid-19 yang tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Pihaknya akan mendata pasien isolasi mandiri yang kurang mampu, yang akan ditempatkan di tempat fasilitas kesehatan di luar rumah sakit seperti balai diklat dan juga hotel.

"Untuk melakukan pengawasan di tempat isolasi mandiri tersebut, kami bekerja sama dengan tenaga medis dari rumah sakit tentara dan juga rumah sakit kepolisian," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubri Syamsuar juga menyampaikan bahwa saat ini kapasitas rumah sakit rujukan di Riau, dari 48 rumah sakit yang masih tersedia 348 kamar. Sedangkan kapasitas ruang isolasi mandiri sebanyak 1.521 ruangan.

"Kemarin ada informasi bahwa kapasitas rumah sakit sudah penuh. Ini perlu saya luruskan bahwa kamar isolasi di rumah sakit masih tersedia. Ini perlu dipahami agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang salah sehingga khawatir," sebutnya.

Namun, dilihat dari data yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir, Sabtu (19/9), jumlah orang menjalani isolasi mandiri justru lebih banyak dari kapasitas ruang isolasi yang disampaikan Gubri. Hingga kemarin, sebanyak 1.959  orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan perawatan di rumah sakit sebanyak 851.

Sementara itu, dari penambahan 303 orang kemarin, Pekanbaru kembali yang tertinggi dengan 190 pasien. Dikuti Pelalawan 42 pasien, Dumai 28 pasien, Kampar 16 pasien, Siak 13 pasien, Bengakalis tujuh pasien,  Rokan Hilir empat pasien, Rokan Hulu dua pasien, dan Indragiri Hulu satu pasien.

"Secara keseluruhan, Kota Pekanbaru masih yang terbanyak total pasien positif Covid-19 yakni 2.272 pasien. Siak 642 pasien, Kampar 566 pasien, Dumai 521 pasien, Pelalawan 411 pasien, Indragiri Hilir 110 pasien, Bengkalis 126 pasien, Kuansing 100 pasien, Kepulauan Meranti 43 pasien, Rokan Hulu 73 pasien, Indragiri Hulu 28 pasien, Rokan Hilir 75 pasien dan dari luar provinsi Riau 25 pasien," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus yang juga hadir dalam rapat tersebut mengatakan, sebagai bentuk antisipasi jika penambahan pasien positif Covid-19 di Pekanbaru terus bertambah, pihaknya saat ini sedang merekrut 200 tenaga medis, mulai dari dokter, perawat dan tenga pendukung lainnya.

"Juga untuk membantu pengawasan pasien positif yang isolasi mandiri," katanya.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga saat ini tengah melakukan pengadaan alat untuk pemeriksaan sampel swab. Hal tersebut untuk membantu pemeriksaan sampel swab yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau.

"Saya dapat laporan bahwa laboratorium biomolekuler RSUD Arifin Achmad saat ini setiap harinya bisa menerima sampel hingga 4.000-an, sementara kapasitas hanya 1.600. Untuk membantu pemeriksaan sampel swab agar lebih cepat maka kami juga sekarang sedang mengadakan alat pemeriksa sampel swab dengan kapasitas 1.000 sampel per hari," ujarnya. (*)

 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBertambah 166 Positif, Total Terkonfirmasi Covid-19 di Riau Jadi 10.337 Kasus
IlustrasiBerikut Sebaran 164 Kasus Baru Covid-19 di Riau, 222 Pasien Sembuh
IlustrasiTembus 8.000 Kasus, Positif Covid-19 di Riau Bertambah 182 Pasien, 6 Orang Meninggal
  IlustrasiPositif Covid-19 di Riau Tambah 231 Kasus, 10 Orang Meninggal
IlustrasiBertambah Lagi 163 Pasien, Total Kasus Covid-19 di Riau Capai 8.403 Positif
IlustrasiRekor Baru, Pekanbaru Tertinggi 227 Pasien, Berikut Sebaran 352 Kasus Baru Covid-19 di Riau

BERITA LAINNYA    
Supervisi pengamanan operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2020.Mabes Polri Supervisi Pengamanan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning di Inhu
IlustrasiPolda Riau Belum Tetapkan Status PT BMI Terkait Kasus Kebakaran Lahan
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Dumai H. Syamsuddin memakaikan tanda peserta pelatihan Management Homestay kepada salah satu peserta.Hadapi Lonjakan Wisatawan Luar Daerah, Pemko Dumai Gelar Pelatihan Manajemen Homestay
  Kepala Satpol PP Dumai RH. Bambang Wardoyo, SH memimpin langsung penertiban PKL yang berjualan di bahu jalan Pasar Bundaran.Satpol PP Dumai Warning PKL Jualan di Bahu Jalan Pasar Bundaran
IlustrasiBertambah 282 Kasus, Total Terkonfirmasi Covid-19 Riau 12.600 Kasus
Pengumuman beasiswaAbdi Tandatangani Pengumuman Penyediaan Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Wajib Masker Saat Service Kendaraan di Astra Daihatsu
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved