www.halloriau.com

BREAKING NEWS :
BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kasus Covid-19 Melonjak, Seluruh ASN di Riau Wajib Ikut Uji Swab
Kamis, 23 Juli 2020 - 21:36:02 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
Ilustrasi. Foto: Antara

PEKANBARU - Pemprov Riau mewajibkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer untuk menjalani tes usap massal pada bulan Agustus mendatang, sebagai antisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 yang terjadi di daerah itu.

"Gubernur sudah menginstruksikan seluruh pegawai di jajaran Pemprov Riau untuk menjalanites usap (swab)," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Nazir dalam pernyataan di Pekanbaru, Kamis (23/7/2020) dikutip dari antarariau.

Riau mengalami lonjakan kasus positif COVID-19 dalam beberapa hari terakhir. Pada Rabu (22/7/2020) terjadi penambahan 38 kasus yang merupakan jumlah terbanyak yang diumumkan dalam sehari di daerah berjuluk "bumi lancang kuning" itu.

Jumlah kasus positif COVID-19 di Riau kini mencapai 350 karena pada Kamis ini bertambah dua pasien baru.

Mimi mengatakan uji usap massal bagi seluruh ASN Pemprov Riau direncanakan berlangsung pada 5 Agustus 2020. Seluruh pegawai harus mengikutinya, terutama ASN yang bertugas pada pelayanan publik dan fasilitas kesehatan, seperti Satpol PP, dinas perhubungan, kantor Samsat.

"Mereka ini sehari-hari melayani masyarakat," ujarnya. Pegawai di instansi pelayanan publik termasuk rentan tertular virus mematikan itu.

Target tak tercapai

Pemprov Riau kini juga gencar melakukan tes usap massal di tempat keramaian, dan pada Kamis ini berlangsung di Pasar Bawah, Kota Pekanbaru. Tes usap gratis di pasar wisata di Pekanbaru itu berlangsung pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

"Target kita hari ini melakukan usapan kepada masyarakat sebanyak 500 orang," katanya.

Meski gratis, jumlah warga yang mengikuti tes usap massal tidak mencapai target. Jumlah spesimen yang didapatkan dari uji usap massal hanya mencapai 258 sampel.

"Sebaiknya masyarakat memanfaatkan ini melaksanakan usapan yang kita lakukan. Kalau usap mandiri, biaya lumayan besar. Boleh juga bawa keluarganya," katanya.

Ia mengatakan setiap penyelenggaraan usapan massal di pasar tradisional, diakuinya tidak banyak pedagang yang bersedia ikut. Pedagang banyak beralasan takut apabila nanti terbukti positif COVID-19 tidak bisa lagi berdagang.

"Mereka khawatir kalau nanti hasilnya positif, siapa yang akan menggantikan berjualan di kedainya," ujar Mimi Nazir. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBertambah 236, Total Positif Covid-19 di Riau Jadi 7.271 Kasus
IlustrasiPekanbaru Tertinggi 153 Pasien, Berikut Sebaran 257 Kasus Baru Covid-19 di Riau
IlustrasiTambah 262 Positif, Riau Masuk Lima Besar Kasus Harian Tertinggi di Indonesia
  IlustrasiKadiskes Dukung 4 Kabupaten/Kota di Riau Buat Lab PCR
IlustrasiMasih Tinggi, Bertambah Lagi 257 Positif Covid-19 di Riau, Meninggal 4 Orang
IlustrasiKabar Duka, Pejabat Kanwil Kemenkum HAM Riau Meninggal Akibat Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
  • Pelamar Lulus Administrasi Penerimaan Tenaga Kontrak Kesehatan Penanganan Covid-19
  • Diskominfo Pekanbaru Siap Luncurkan Aplikasi untuk Penanganan Covid-19
  • Mitos dan Fakta Berjemur Bisa Cegah Virus Corona
  • Buron 5 Tahun, Tersangka Pasutri Dugaan Penipuan Tanah di Kampar Malah Berubah Jadi Tahanan Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved