www.halloriau.com

BREAKING NEWS :
STOP! Jangan Sebar Data Pribadi Pasien Covid-19
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tangani Bencana Asap, KLHK Jadikan Riau Model Pencegahan Karhutla Secara Nasional
Sabtu, 18 Juli 2020 - 21:43:25 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Gubernur Riau dan Kapolda Riau di Pekanbaru. Foto: Antara
Menteri LHK Siti Nurbaya memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Gubernur Riau dan Kapolda Riau di Pekanbaru. Foto: Antara

PEKANBARU - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menjadikan Provinsi Riau sebagai model penerapan konsep pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) permanen secara nasional yang merupakan gagasan baru pemerintah dalam menangani bencana asap.

“Sudah ada rencana operasional yang disiapkan KLHK bersama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Tapi saya ingin meyakinkan Riau harus menjadi contohnya,” kata dia usai melakukan pertemuan dengan Kapolda Riau dan Gubernur Riau di Pekanbaru, Sabtu (18/7/2020) dikutip dari antarariau.

Siti mengatakan pemerintah telah mengumpulkan data Karhutla yang terjadi di Bumi Lancang Kuning dalam kurun waktu 10 hingga 13 tahun terakhir. Menurut dia, Riau memiliki kondisi cuaca unik dengan dua kali musim kemarau dalam satu tahun.

Dia menuturkan Presiden Jokowi pada November 2014 pernah mendatangi Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kedatangan Presiden kala itu untuk memantau langsung langkah pencegahan Karhutla di lahan gambut. Hingga kini, proses pencegahan dan penanggulangan Karhutla terus dibenahi dengan menerapkan berbagai sistem terpadu.

“Kalau kita lihat pada November 2014 Presiden Jokowi datang pertama kali ke Meranti. Marilah kita bisa mendapatkan solusi dari seluruh perjalanan rumit ini juga di Riau. Ini baru benar-benar konkrit dari Riau untuk Indonesia, bagaimana cara menyelesaikan masalah-masalah Karhutla,” jelasnya.

Siti mengatakan pasca bencana kabut asap parah yang terjadi di Riau pada 2014 dan 2015 silam, telah dilakukan berbagai langkah dalam pencegahan dan penanganan bencana tahunan tersebut. Riau telah memiliki satuan tugas yang terdiri gabungan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan unsur terkait lainnya.

Kemudian, yang teranyar adalah aplikasi berbasis Android, Dashboard Lancang Kuning yang diluncurkan Polda Riau. Sebuah sistem yang memungkinkan para personel Satgas Karhutla Riau untuk memantau dan melaporkan kebakaran secara terpadu dengan bermodal ponsel pintar.

Namun, dia mengatakan Presiden Jokowi menginginkan agar ada pembaruan sistem pencegahan Karhutla nasional secara permanen. “Dari 2015 kita melakukan penanganan Karhutla dan presiden minta pencegahan sebagai solusi permanen,” kata dia.

Secara umum, dia mengatakan terdapat tiga jalur utama upaya pencegahan karhutla secara permanen. Pertama, pengendalian operasional, di mana pelaksanaannya dilakukan dengan membentuk satuan tugas terpadu, melakukan deteksi dini, menyiapkan Poskotis lapangan, melakukan kesiapan pemadaman melalui darat maupun udara, penegakan hukum, dan keterpaduan MPA.

Kemudian yang kedua adalah pencegahan berdasarkan analisis iklim dan langkah, yang di dalamnya terdapat monitoring cuaca, analisis wilayah, dan dieksekusi dengan modifikasi cuaca.Ia mengatakan modifikasi cuaca akan segera dilaksanakan sekitar pertengahan Agustus mendatang. Langkah serupa juga akan diterapkan di Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan

Langkah selanjutnya adalah dengan melibatkan partisipasi MPA. Langkah itu diselaraskan dengan tata kelola gambut dan kearifan lokal soal pertanian.

“Bagaimana sistem operasi yang selama ini sudah baik, kita sempurnakan dengan partisipasi MPA. Misalnya Kapolda sudah keluarkan maklumat tapi pengetahuan dasar perlu dilengkapi pemahaman tentang hak dan kewajiban. Oleh karena itu kita kembangkan sistem mpa dengan pendekatan kesadaran hukum masyarakat namanya paralegal,” kata Siti. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Gubernur Riau H Syamsuar menerima kunjungan Menteri LHK RI Siti Nurbaya Bakar dan rombongan di kediaman dinas gubernur, Sabtu (18/7/2020). Foto: Riaupos18 Titik Api Sambut Kedatangan Siti Nurbaya di Riau
 Ilustrasi hujan buatan. Cegah Karhutla, KLHK Lakukan Rekayasa Hujan Basahi Gambut di Riau
Foto bersamaSempena Hari Pers Nasional, Lima Wartawan Senior Riau Terima Press Card Number One
  Direktur Arara Abadi Edi Haris (baju butih), menerima penghargaan dari Kementrian LHK yang  diserahkan Dirjen KSDAE KLHK, WiratnoRiau Terima 47 Penghargaan dari KLHK Terkait Penanganan Konflik Harimau dengan Manusia
Ilustrasi. Foto: AntaraBantu Penanganan Karhutla, KLHK Tempatkan Satu Heli Bell di Riau
Koordinator Baksos Donor Darah Saparuddin KotoSempena HPN dan HUT PWI ke-74, Donor Darah PWI Riau Bertabur Doorprise

 
Berita Lainnya :
  • STOP! Jangan Sebar Data Pribadi Pasien Covid-19
  • Startup Bitcoin Ini Kerjasama dengan Perusahaan BUMN untuk Terapkan Prototype Kliring di Indonesia
  • Hasil Riset: ASI Dapat Mencegah dan Mengobati Virus Corona !
  • Sertijabkan Kasat Narkoba dan Kapolsek Kelayang, Kapolres Inhu: Jangan Sombong
  • Dua Hari Beroperasi, Tercatat 15.819 Kendaraan Melintas di Tol Permai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved