www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
18 Pasien Positif Covid-19 di Kuansing dari Klaster Tahanan Jalani Isolasi di Aula Polres
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Menjaga Hutan Kala Pandemi: Kisah Tim Reaksi Cepat APP Sinar Mas
Kamis, 09 Juli 2020 - 12:11:27 WIB
APP Sinar Mas biasanya juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam misi patroli berkelompok untuk cepat mengidentifikasi dan memadamkan titik api.
APP Sinar Mas biasanya juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam misi patroli berkelompok untuk cepat mengidentifikasi dan memadamkan titik api.

PEKANBARU-Memasuki musim kemarau tahun ini, Indonesia memiliki tantangan lebih dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah pandemi. 

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo menegaskan kembali upaya pencegahan karhutla harus terus dilakukan dan persiapan sudah harus berjalan dan dikoordinasikan dengan baik menjelang puncak kemarau. 

Agar tetap efektif mencegah karhutla di tengah pandemi, PT Arara Abadi, unit usaha Asia Pulp & Paper telah memperkuat sistem penanggulangan kebakaran hutan terintegrasi (IFM) perusahaan di Riau dengan memperhatikan pula prosedur pencegahan Covid-19.
 
Saat musim kemarau, risiko karhutla cenderung meningkat karena turunnya frekuensi hujan dan tingkat kelembaban udara. Hal ini membuat titik api yang mungkin muncul, misalnya akibat sambaran petir atau praktik tebang-bakar tradisional, membesar dan sulit dikendalikan. 
 
Untuk memitigasi risiko ini, selain mengedukasi masyarakat di sekitar hutan lewat program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), APP Sinar Mas biasanya juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam misi patroli berkelompok untuk cepat mengidentifikasi dan memadamkan titik api. Namun, dengan kebutuhan menjaga jarak aman untuk mencegah transmisi, perusahaan kini harus membatasi jumlah pemadam kebakaran yang dapat berpatroli secara bersamaan. 
 
“Kebutuhan physical distancing saat patroli tersebut mendorong kami untuk menggunakan strategi baru saat menemukan titik api dan melakukan persiapan lebih,” cerita personel Tim Reaksi Cepat PT Arara Abadi, M. Sutris. 

“Meski begitu, kami bangga dan tetap bersemangat menjadi garda terdepan pelindung hutan di tengah pandemi. Kami pun telah berkomitmen untuk melakukan karantina dan bersiaga di area konsesi perusahaan sejak Februari.”
 
Strategi baru dan persiapan lebih tersebut mencakup, antara lain, penggunaan kamera termal dan drone untuk deteksi dini, pengecekan kesehatan rutin dan latihan fisik tambahan untuk personel Tim Reaksi Cepat, penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap saat bertugas, serta menempatkan regu pemadam di berbagai sebaran strategis. 

Langkah terakhir ini memungkinkan personel tambahan mencapai titik api yang dilaporkan oleh tim patroli kecil hanya dalam 30 menit. Jika diperlukan, APP Sinar Mas pun memiliki tiga unit helikopter dengan kemampuan water-bombing yang selalu siaga.
 
Fire Operation Management Head PT Arara Abadi Deny Widjaya menambahkan, kesehatan Tim Reaksi Cepat juga menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, PT Arara Abadi menggalakkan kebiasaan menjaga kebersihan dan sanitasi di antara personel. 

"Perusahaan juga menjaga asupan gizi mereka, rutin memberikan vitamin, serta mengharuskan seluruh personel untuk menjaga jarak fisik aman jika kondisi memungkinkan," sebutnya.
 
Di samping itu, perusahaan melakukan sosialisasi rutin lewat pengeras suara yang tersebar di berbagai titik, agar masyarakat setempat tidak menggunakan api untuk membuka lahan ataupun membakar sampah. Program DMPA pun terus berjalan, disertai dengan prosedur pencegahan COVID-19, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan lewat metode bercocok tanam yang lebih berkelanjutan. 
 
Dalam kegiatan operasionalnya, APP Sinar Mas terus berpegang teguh pada Kebijakan Konservasi Hutan (FCP), yang antara lain mewajibkan seluruh unit bisnis dan mitra pemasoknya untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. 
 
Seluruh personel pemadam kebakaran APP Sinar Mas, termasuk di PT Arara Abadi dan khususnya Tim Reaksi Cepat, telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang ketat serta telah tersertifikasi dari Lembaga Resmi. Mereka pun memiliki kemampuan fisik serta keterampilan yang amat dibutuhkan untuk mencegah, mengidentifikasi, dan menanggulangi karhutla. Tak jarang, para pemadam kebakaran ini harus bekerja tanpa henti dan bermalam di tengah hutan untuk memadamkan api. Misi mereka tersebut dapat berlangsung mulai dari satu minggu, hingga satu bulan.  
 
“Terakhir kali saya bertemu istri yang sedang hamil adalah tiga bulan lalu. Ini, ditambah tanggung jawab saya sebagai Tim Reaksi Cepat, memang tidak mudah. Namun, saya paham pentingnya peran kami untuk melindungi hutan Indonesia. Saya pun selalu mendapat dukungan dari perusahaan dan rekan setim yang sudah seperti keluarga kedua. Ketika kami sukses mencegah dan memadamkan api, semua jerih-payah kami rasanya terbayar,” tutup M. Sutris. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiMenurun Dibanding Kemarin, Hari Ini Riau Tambah 29 Kasus Baru Covid-19
Ilustrasi.Pekanbaru dan Pelalawan Sumbang Kasus Baru Covid-19 Terbanyak Hari Ini
Jubir Satgas Covid-19 Riau, dr Indra YoviRS di Riau Diminta Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19
  IlustrasiKabupaten/Kota di Riau Diminta Konsisten Kirimkan Sampel Swab untuk Diperiksa di Lab Biomolekuler
Ilustrasi.Hari Ini 46 Hotspot Kembali Terpantau di Riau
Ilustrasi.Seluruh Pegawai di OPD di Lingkungan Pemprov Riau Bakal Jalani Swab Massal

 
Berita Lainnya :
  • 18 Pasien Positif Covid-19 di Kuansing dari Klaster Tahanan Jalani Isolasi di Aula Polres
  • Janda Miskin Penderita Stroke Itu Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Didatangi Polsek Kelayang
  • 18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
  • Kalah Memalukan, Hotel Messi Cs Digeruduk Fans, Diteriaki Umpatan dan Caki Maki
  • Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    CEO Eka Hospital Buka Seminar Program Jaminan Kecelakaan Kerja
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved