www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Rohul Miliki IPLT di Tanjung Belit dengan Kapasitas 10 Meter Kubik Per Hari
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Abaikan Protokol Kesehatan, 4 Tempat Perniagaan di Riau Bakal Dikenai Sanksi?
Selasa, 07 Juli 2020 - 18:28:05 WIB
Foto: Antara
Foto: Antara

PEKANBARU - Dinas Perindustrian Provinsi Riau menyatakan ada empat tempat perniagaan di daerah tersebut yang masih banyak mengabaikan protokol kesehatan COVID-19.

“Ada beberapa tempat yang perlu jadi perhatian kita bersama agar penyebaran COVID-19 di Riau khususnya Kota Pekanbaru tidak meluas. Antara lain di pasar tradisional, toko swalayan, kafe maupun restoran, dan mal,” kata Kepala Dinas Perindustrian Riau, Asrizal dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Selasa (7/7/2020) dikutip dari antarariau.

Ia mengatakan hal tersebut karena mendapat laporan dari masyarakat tentang tempat perniagaan yang mengabaikan protokol kesehatan COVID-19. Bahkan, satu pegawai di sebuah toko di Mal Pekanbaru terkonfirmasi positif COVID-19 dan membuat toko tersebut ditutup sementara.

Asrizal mengakui memang belum ada aturan yang mengatur sanksi tegas apabila tempat perniagaan tidak menerapkan protokol kesehatan. Namun, apabila didapati pegawai ada yang terinfeksi COVID-19, maka toko maupun pusat perniagaan harus tutup sementara.

“Regulasi normal saat ini apabila ada yang tertular, maka toko maupun kafe ditutup selama tiga hari untuk pembersihan dengan disinfektan. Sanksi lainnya belum ada,” ujarnya.

Ia mengakui terkendala dalam hal pengawasan karena kewenangan pengawasan merupakan tanggung jawab dari pemerintah kabupaten dan kota.

“Tentunya ke depan ini gugus tugas provinsi bersama kabupaten kota akan kolaborasi untuk lakukan pengawasan secara sampel ke pasar rakyat, mal, kafe maupun supermarket,” ujarnya.

Salah satu contoh pelanggaran yang kerap ditemukan adalah pengunjung tidak mengenakan masker saat berbelanja dan pemilik usaha tidak menerapkan aturan jaga jarak.

“Contohnya di kafe banyak pengunjung di luar pakai masker tapi di dalam dibuka, gabungkan meja, dan berkerumum. Belum lagi kendalanya kita pengawasan di pasar tradisional,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa sebelum tempat usaha dibuka harus bersih dari virus dengan penggunaan cairan disinfektan. Tempat usaha harus menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun maupun cairan disinfektan, serta menyiapkan alat untuk mengukur suhu tubuh.

Pengelola juga harus memastikan pekerja mengenakan masker, memastikan jarak aman pada antrean kasir, lift, maupun eskalator. Pengelola secara rutin harus memeriksa kesehatan pekerjanya.

“Ada satu hal yang harus kita tekankan, tidak boleh jumlahnya pengunjung melebihi 40 persen dari kapasitas ruangannya,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, total positif COVID-19 di Riau hingga Selasa siang (7/7/2020) ada 235 kasus. Rinciannya 12 orang dirawat, 212 sudah sehat dan sudah dipulangkan, dan 11 meninggal dunia. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPUPR-PKPP Riau Lakukan Strategi Ini untuk Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak
Ilustrasi.Pekanbaru dan Pelalawan Sumbang Kasus Baru Covid-19 Terbanyak Hari Ini
Foto bersamaFPK Laporkan Kegiatan Kepada Wakil Gubernur Riau
  IlustrasiRiau Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini
Kepala BPSDM Riau, Joni IrwanBPSDM Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri untuk Pasien OTG, Kapasitas 108 Tempat Tidur
Kapolda Riau melepas personel Sat Brimob Polda Riau.Serahkan Sang Saka Merah Putih, Kapolda Riau Lepas Penugasan Brimob BKO Polda Papua

 
Berita Lainnya :
  • Rohul Miliki IPLT di Tanjung Belit dengan Kapasitas 10 Meter Kubik Per Hari
  • Dari Tambahan 32 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, 16 Warga Pekanbaru
  • Program Sanitasi Nasional Agar Covid - 19 Berakhir, 65 Petugas TFL dan KSM Ikuti Pelatihan
  • Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro di Masa Pandemi
  • Setiap Desa Dikurangi Rp 100 Juta Lebih, Gaji Kepala Dusun RT dan RW di Kepulauan Meranti Terancam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Webinar AMSI Merayu APBN untuk Infrastruktur Riau Lebih Baik
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved