www.halloriau.com

BREAKING NEWS :
BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Waspada! Tiga Tempat Ini Berpotensi Jadi Titik Sebaran Baru Corona, Salah Satunya Ruang Kantor
Jumat, 26 Juni 2020 - 20:01:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjabarkan soal tiga tempat yang berpotensi menjadi tempat sebaran baru virus Corona di era new normal. Tiga tempat yang berpotensi menjadi tempat sebaran baru itu berdasarkan kajian para ahli.

"Kembali kami ingatkan bahwa menjaga jarak ini menjadi kunci di samping menggunakan masker. Ada beberapa hal yang beberapa ahli sudah mulai melakukan sebuah riset, sebuah kajian, bahwa di era adaptasi kebiasaan baru, ada beberapa titik yang berpotensi bisa menjadi tempat sebaran baru. Yang pertama adalah ruang kantor," kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Jumat (26/6/2020) dikutip dari detik.

Yurianto memaparkan kegiatan di perkantoran harus mencermati tentang jumlah orang serta menjaga jarak 1,5 meter. Termasuk memastikan tidak ada kontak yang dilakukan terlalu lama antarpegawai.

"Beberapa hal yang harus kita cermati, yang pertama, tentang pengisian ruang dengan jumlah orang untuk meyakinkan bahwa setiap pekerja di kantor itu bisa menjaga jarak setidaknya 1,5 meter satu dengan yang lain. Kemudian yang kedua, dipastikan kontak yang lama ini akan berpeluang untuk terjadinya penularan. Karena itu, menjaga jarak dan tetap menggunakan masker sepanjang di ruang pekerjaan menjadi sesuatu yang mutlak kita lakukan," jelas Yurianto.

"Kemudian mengatur sirkulasi udara, diupayakan menggunakan pendingin udara diawali sebisanya tidak sepanjang waktu, mungkin dimulai pada jam tertentu dan diupayakan juga setiap hari udara diganti dengan udara segar yang berasal dari luar, tentu ini dipengaruhi desain kantor. Upaya itu bisa kita lakukan termasuk ruangan di rumah," imbuhnya.

Tempat kedua yang dinilai berpotensi jadi tempat penularan baru adalah rumah makan. Yurianto mencontohkan saat jam makan siang kerap kali kedisiplinan sulit dipatuhi.

"Dengan kapasitas yang kemudian harus kita batasi, sering kali disiplin ini sulit dipenuhi, sehingga jarak satu dengan yang lain tak bisa dijaga untuk lebih dari 1,5 meter. Ini yang harus diperhatikan," kata Yurianto.

Terakhir, dijabarkan Yurianto, adalah transportasi. Meski sudah ada kebijakan masuk kantor dengan dua gelombang, dia mengimbau agar kapasitas transportasi bisa diisi memenuhi syarat aman untuk jaga jarak.

"Ketiga, yang memiliki juga potensi untuk terjadinya penularan adalah di sarana transportasi massal. Pemerintah sudah mengantisipasi untuk moda transportasi commuter dengan membagi beban penumpang pada dua waktu yang beda, beberapa saat yang lalu sesuai surat edaran kita membagi jam mulai bekerja di dua gelombang, pukul 07.00-07.30 WIB dan 10.00-10.30 WIB. Ini dimaksudkan untuk memastikan kapasitas commuter bisa diisi memenuhi prasyarat aman untuk menjaga jarak," jelas Yurianto.

Untuk itu, Yurianto mengingatkan lagi, kepentingan keluar dari rumah hanya untuk keperluan produktivitas. Sebisa mungkin, lanjut dia, jika tidak ada keperluan yang urgen, lebih baik tidak keluar dari rumah.

"Keluar rumah yang sifatnya produktif, jaga jarak, menggunakan masker, dan cuci tangan," kata Yurianto.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBertambah 236, Total Positif Covid-19 di Riau Jadi 7.271 Kasus
IlustrasiMasih Tinggi, Bertambah Lagi 257 Positif Covid-19 di Riau, Meninggal 4 Orang
IlustrasiKabar Duka, Pejabat Kanwil Kemenkum HAM Riau Meninggal Akibat Covid-19
  IlustrasiPekanbaru Tertinggi 153 Pasien, Berikut Sebaran 257 Kasus Baru Covid-19 di Riau
IlustrasiTambah 262 Positif, Riau Masuk Lima Besar Kasus Harian Tertinggi di Indonesia
IlustrasiLonjakan Kasus Baru, Riau Terima Bantuan 30 Ribu Obat Antivirus untuk Pasien Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
  • Pelamar Lulus Administrasi Penerimaan Tenaga Kontrak Kesehatan Penanganan Covid-19
  • Diskominfo Pekanbaru Siap Luncurkan Aplikasi untuk Penanganan Covid-19
  • Mitos dan Fakta Berjemur Bisa Cegah Virus Corona
  • Buron 5 Tahun, Tersangka Pasutri Dugaan Penipuan Tanah di Kampar Malah Berubah Jadi Tahanan Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved