www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Keberangkatan Tim Futsal Kepulauan Meranti ke Kejurda Riau Dilepas Ketua KONI
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Indra Yovi Tegaskan Sebelum Vaksin Corona Ditemukan Tak Ada Istilah Bisa Hidup Normal
Minggu, 14 Juni 2020 - 15:10:50 WIB
dr Indra Yovi
dr Indra Yovi

PEKANBARU - Jika ditanya sampai kapan pandemi Covid-19 ini akan berlangsung, belum ada satu orangpun yang bisa memastikannya. Selama vaksin Covid-19 belum ditemukan maka tidak ada istilah untuk kehidupan normal.

Hal tersebut ditegaskan oleh Juru Bicara (Jubir) penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Minggu (14/6/2020).

"Apapun istilahnya, mau itu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ataupun new normal,  selama vaksinnya belum ditemukan, maka tidak ada kata-kata hidup normal seperti sediakala. Dan memakai masker bisa dikatakan wajib hukumnya," ungkap Yovi tegas.

Yovi menyampaikan, untuk saat ini jangan ditanya pandemi covid-19 ini berlangsung sampai kapan, tetapi yang terpenting bagaimana bisa hidup dan menghadapi kondisi sekarang hingga ke depan vaksinnya ditemukan.

"Maka dari itu, kita harus dapat memastikan seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Riau menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Dan kita harus bisa membiasakan budaya memakai masker. Kalau ada orang yang tidak memakai masker kita anggap orang tersebut kampungan (norak)," ujarnya.

"Kenapa kami begitu menegaskan masyarakat untuk harus menggunakan masker, itu semua demi kebaikan diri sendiri dan orang lain. Dengan memakai masker, 70 persen berkemungkinan kita dapat terhindar dari virus corona," jelasnya.

Maka dari itu, ucap Yovi lagi, marilah mentaati dan timbulkan kesadaran diri sendiri untuk meningkatkan kedisiplinan guna melaksanakan protokol kesehatan, seperti jika keluar rumah menggunakan masker, selalu cuci tangan. Kemudian semua pihak harus menyadari bahwa harus tetap menjaga jarak fisik dengan orang lain kalau berada di kerumunan.

"Kami selalu mengingatkan masyarakat terkait pentingnya protokol kesehatan dikarenakan masih banyak masyarakat yang seolah - olah cuek dengan imbauan tersebut. Masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan bisa saja diberikan sanksi hukum, supaya bisa mengerti," sebutnya.

Menurut Yovi sanksi sosial sangat efektif buat masyarakat, dimana masyarakat langsung yang bertugas sebagai pengawasnya. "Jika ada di lingkungan sekitar tidak menerapkan protokol kesehatan langsung ingatkan, sehingga masyarakat mengetahui pentingnya protokol kesehatan untuk keselamatan bersama," pungkasnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiSebelum Disuntik Vaksin Corona, Ini Kiat yang Harus Dilakukan
Dinkes Rohul bersama Dinkes Riau, lakukan simulasi pelaksanaan vaksinasi Covid 19 vaksin sinovac di Puskesmas Rambah, yang akan digelar tahap awal pada 14 Januari 2021Bupati Sukiman Tak Masuk Nominasi Diberi Vaksin, Kok Bisa?
IlustrasiIni Rentetan Kejadian Usai Disuntik Vaksin Corona
  IlustrasiPerlu Diketahui, Ini Syarat Vaksinasi
Juru bicara Satuan tugas Covid-19 Riau, dr Indra Yovidr Indra Yovi: Ikatan Dokter Indonesia Belum Rekomendasi Sekolah Tatap Muka
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman disuntik dosis pertama vaksin COVID-19.Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Terima Suntikan Dosis Pertama Vaksin Corona

BERITA LAINNYA    
Pelepasan atlet Futsal Kepulauan Meranti untuk mengikuti Kejurda oleh KONI Kepulauan MerantiKeberangkatan Tim Futsal Kepulauan Meranti ke Kejurda Riau Dilepas Ketua KONI
Walikota Pekanbaru, H FirdausWako Pekanbaru: Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari di Zona Kuning
Ilustrasi APAR di mobil SuzukiMobil Suzuki 2021 Sudah Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan
  Ilustrasi170 Pasien Covid-19 di Riau Sembuh, 2 Orang Meninggal Dunia
Tokoh pemuda Pelalawan, Dwi Surya Pamungkas 
DLH Diminta Profesional Tangani Sampah di Pangkalankerinci
Selebaran yang beredar di media sosial dan aplikasi chating.IPMK2M menduga ada penyimpangan
yang melibatkan Bupati Irwan Nasir.IPMK2M Tuntut Bupati Meranti di Kasus JSR, Irwan Nasir: Sangat Tendensius dan Sarat Kepentingan
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved