www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Sharing Budget, KPU Rohul Dapat Anggaran Pilkada Serentak Tahap I Rp2,86 Miliar dari KPU RI
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Data Penerima Masih Proses Verifikasi, Insentif Covid-19 Nakes di Riau Belum Cair
Sabtu, 06 Juni 2020 - 08:28:01 WIB
Foto: Antara
Foto: Antara

PEKANBARU - Juru Bicara COVID-19 Riau dr. Indra Yovi Sp.P(K) menyatakan insentif untuk tenaga kesehatan atau Nakes di Provinsi Riau belum dicairkan karena data penerima masih dalam proses verifikasi di Dinas Kesehatan.

“Dinas Kesehatan masih melakukan verifikasi data,” kata Indra Yovi dikutip dari antarariau di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan sejauh ini tenaga kesehatan (Nakes) berdasarkan data yang masuk ke dinas kesehatan jumlahnya ribuan orang. Rumah sakit rujukan COVID-19 yang di Riau berjumlah 44, diminta untuk memberikan data berdasarkan surat keputusan (SK) manajemen rumah sakit tersebut.

Data tersebut akan diverifikasi berdasarkan alurnya, ada yang diverifikasi oleh dinas kesehatan provinsi dan juga dinas kesehatan di masing-masing kabupaten dan kota. Verifikasi berpedoman pada SK Kementerian Kesehatan dan SK Gubernur Riau yang mengatur intensif penanggulangan COVID-19.

“Sesudah itu akan dicek absensinya berdasarkan tindakannya karena tidak semua yang ada di dalam SK ikut tangani pasien COVID-19. Harus dipastikan dengan benar, karena ada beberapa daerah gugus tugasnya masuk. Misalkan, kalau saya jadi jubir, tidak layani pasien, saya tidak harus dapat insentif,” kata Indra Yovi.

Menurut dia, berdasarkan aturan dari Kemenkes, penerima insentif berdasarkan profesi di tempat kerja yang berkaitan dengan penanganan pasien COVID-19. Seperti di rumah sakit, lanjutnya, penerimanya bukan hanya dokter dan perawat yang melayani pasien di ruang isolasi COVID-19, melainkan juga ahli gizi, sekuriti, petugas kebersihan ruang isolasi, hingga supir ambulans.

“Penggali kuburan mestinya mereka dapat karena berhubungan dengan pasien walau pasien sudah meninggal, karena mereka juga masih berisiko tertular,” ujarnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyadi di Jakarta pada Rabu (3/6) mengatakan proses verifikasi penerima insentif dalam penanganan COVID-19 di Kementerian Kesehatan belum rampung, sehingga dana yang sudah dialokasikan belum bisa dicairkan. Menurut dia, Kemenkes sedang memverifikasi insentif tenaga medis yang tersebar di 110 rumah sakit dan sejumlah unit pelaksana teknis.

Secara keseluruhan total insentif yang disiapkan untuk tenaga kesehatan di daerah sebesar Rp3,7 triliun.

“Daerah. sudah kami alokasikan Rp3,7 triliun. Kami masih menunggu rincian berapa masing-masing daerah, jumlah tenaga kerjanya berapa dan alokasinya berapa. Kami berikan gelondongan untuk daerah. Kementerian Kesehatan kerja sama dengan pemerintah daerah akan melakukan verifikasi,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Riau Yan Prana Jaya menyatakan, PemprovRiau memberikan insentif hingga Rp 2 juta per hari untuk setiap tenaga medis yang menangani pasien COVID-19.“Setiap hari mereka diberi insentif Rp 2 juta,” kata Yan Praya Jaya dalam pernyataan resmi di Pekanbaru, pada 8 April 2020.

Dengan insentif ini, artinya, apabila seorang tenaga medis bekerja sebulan penuh menangani pasienCOVID-19 di rumah sakit rujukan yang ditentukan pemerintah, maka ia bisa membawa pulang tunjangan Rp 60 juta di luar gaji. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir12 Sehat dan 4 Kasus Baru, Total Pasien Covid-19 Riau Jadi 232 Orang
IlustrasiMasuk Musim Kemarau, Riau dan Jambi dalam Ancaman Karhutla
Kapolda Riau saat menerima korps raport kenaikan pangkat 178 personel Polda dan 37 orang PNS di halaman Polda Riau pada Kamis pagi, (2/7/2020).693 Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Selalu Berbuat Baik
  IlustrasiPasien Positif Klaster BRI Bisa ke Batam, Dishub Riau Sebut Tak Pernah Izinkan Pelabuhan Buka
Penandatanganan Pakta Integritas.Jamin Seleksi BETAH, Kapolda Riau Pimpin Giat Pakta Integritas
Sekretaris Dinas Perhubungan Riau, Raja Saspi.Riau Tambah 1 Posko Check Point, Pemeriksaan Jalur Darat dan Laut Diperketat

 
Berita Lainnya :
  • Sharing Budget, KPU Rohul Dapat Anggaran Pilkada Serentak Tahap I Rp2,86 Miliar dari KPU RI
  • Merasa Bernostalgia, Pangdam I/BB yang Merupakan Putra Prajurit Brimob Berkunjung ke Polda Riau
  • Pekan Depan, Transportasi Selatpanjang - Pekanbaru Via Buton Sudah Normal
  • Ketua TP PKK Siak Minta Kader Berperan Aktif Tekan Dampak Wabah Corona
  • Hadapi Petahana, Kader PKB Rohul Siap Menangkan Hafit Syukri-Erizal di Pilkada Rohul
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved