www.halloriau.com

BREAKING NEWS :
Gubri Apresiasi Bantuan 100.000 Pieces Masker dari PT RAPP
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Cegah Karhutla, Pemerintah Rekayasan Hujan untuk Basahi Gambut Riau Saat Idul Fitri
Senin, 25 Mei 2020 - 13:53:39 WIB
Foto: Antara
Foto: Antara

JAKARTA - Bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020), pemerintah melakukan rekayasa hujan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk membasahi gambut di wilayah Provinsi Riau sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu.

"Tim tetap bekerja di hari raya dengan melakukan satu sorti penerbangan. Target penyemaian di Kabupaten Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti, menghabiskan 800 kilogram garam NaCl," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Basar Manullang dalam keterangan tertulisnya pada media di Jakarta, Senin.

TMC dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), TNI AU dan mitra kerja.

Basar mengatakan rekayasa hujan tetap dilakukan karena dari rekomendasi BMKG dan BPPT, masih terdapat potensi awan hujan di atas wilayah langit Riau.

Jika pelaksanaan rekayasa hujan ditunda, jadwal pelaksanaan yang hanya 15 hari kerja, bisa bergeser lebih lama. Sementara untuk wilayah kerja lainnya sudah menunggu, yakni di Sumatera Selatan.

"Tim tetap bekerja demi Merah Putih. Sebagaimana arahan Ibu Menteri pada kami, rekayasa hujan ini sangat penting, artinya guna membasahi gambut, mengisi kanal dan embung, karena sebentar lagi kita akan memasuki musim kering. Mudah-mudahan dengan upaya ini kita bisa mencegah kebakaran hutan dan lahan berskala besar," kata Basar dikutip dari antarariau.

Sejak dimulainya operasi TMC pada 13 Mei hingga 24 Mei, telah dilakukan 10 sorti penerbangan dengan total bahan semai NaCl 8 ton di wilayah Provinsi Riau.

TMC berhasil menghasilkan hujan di wilayah Kota Pekanbaru, Siak, Kuala Kampar, Sei Pakning, Kandis, dan Sedinginan.

"Sejak dimulainya operasi rekayasa hujan melalui TMC tanggal 14 Mei hingga 24 Mei tercatat total volume air hujan secara kumulatif diperkirakan mencapai 33,1 juta meter kubik," ujar Basar.

Berdasarkan prediksi BMKG, musim panas diprediksi mencapai puncaknya pada periode Juni hingga Agustus. Rekayasa hujan melalui TMC dilakukan KLHK karena melihat mayoritas Titik Pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TP-TMAT) lahan gambut di Provinsi Riau, telah menunjukkan pada level waspada.

"Kita syukuri rekayasa hujan yang dilakukan beberapa hari ini telah menambah tinggi muka air tanah gambut di Riau untuk mencegah terjadinya karhutla. Kalaupun masih terjadi, mudah-mudahan pasokan air ini cukup untuk mengisi embung dan kanal guna membantu tim darat melakukan pemadaman. Kita sangat berharap jangan sampai ada karhutla di situasi masyarakat sedang mengalami bencana pandemi corona," kata Basar.

KLHK memprioritaskan rekayasa hujan pada berbagai lokasi di provinsi-provinsi yang sangat rawan karhutla, seperti Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan untuk wilayah Sumatera.

Rekayasa hujan dilakukan dengan pesawat Casa A-2107 milik TNI AU yang membawa garam dan menyemainya di sekitar awan hujan dengan ketinggian sekitar 10.000-12.000 kaki. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBLT Tahap 3 untuk Masyarakat Desa Terdampak Covid-19 di Riau Baru Disalurkan 33,88 Persen
Group Manager PT MUP, Herman Sembiring menyerahkan MoU Desa Bebas Api kepada Kades Desa Tambak, Nerwan Sipil (12/5/2020).Di Tengah Pandemi Corona, Asian Agri Teken MoU Desa Bebas Api untuk Cegah Karhutla
Gubernur Riau Syamsuar.Gubri: Sebelum Karantina Wilayah, Pemerintah Kabupaten/Kota Harus Jamin Ketersediaan Pangan
  Foto: AntaraCegah Karhutla, Pemerintah Rekayasan Hujan untuk Basahi Gambut Riau Saat Idul Fitri
IlustrasiCegah Karhutla, Perusahaan Sawit di Riau Proaktif Ambil Langkah Preventif dengan Masyarakat
Polda Riau mempersiapkannya 50 personel dari Brigade Mobil (Brimob) dan Satuan Sabhara Polda Riau menangani Covid-19 sesuai dengan Protokol disusun Pemerintah. Polda Riau Siap Bantu Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Covid 19

 
Berita Lainnya :
  • Gubri Apresiasi Bantuan 100.000 Pieces Masker dari PT RAPP
  • Kasus Covid-19 Pekanbaru Masih Tinggi, Kadiskes Riau: Tunggu PSBM Selesai
  • Guru TK Dajjal! Tusuk 25 Muridnya Pakai Jarum hingga Beri Racun, Akhirnya Dihukum Mati
  • Ini Pesan dan Himbauan Kapolres Inhu Ketika Sambangi Posko Paslon Nomor Urut 2
  • Satu Warga Binaan Rutan Dumai Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved