www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Cegah Karhutla, KLHK Lakukan Rekayasa Hujan Basahi Gambut di Riau
Kamis, 21 Mei 2020 - 13:05:38 WIB
 Ilustrasi hujan buatan.
Ilustrasi hujan buatan.

PEKANBARU - Memasuki penghujung musim hujan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan rekayasa hujan. Ini dilakukan untuk membasahi gambut melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Provinsi Riau.

"Kami mendapatkan instruksi dari Ibu Menteri LHK, gambut harus dibasahi sebagai upaya pencegahan karhutla di Provinsi Riau. Rekayasa hujan ini bagian dari ikhtiar, selain kerja tim lapangan di darat yang setiap hari selalu melakukan patroli dan ground check hotspot," kata Direktur Pengendalian Karhutla KLHK, Basar Manullang pada awak media, Kamis (21/5/2020) dikutip dari detik.

Upaya ini dilakukan atas rekomendasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), karena melihat potensi pembentukan awan hujan masih besar. Rekayasa hujan guna mengisi embung, kanal, dan membasahi gambut agar tidak kering saat nanti masuk musim panas yang diprediksi mencapai puncaknya pada periode Juni hingga Agustus.

Rekayasa hujan diperlukan karena melihat mayoritas Titik Pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TP-TMAT) lahan gambut di Provinsi Riau telah menunjukkan pada level siaga bahkan bahaya.

"Rekayasa hujan ini bagian dari upaya pencegahan, bukan pemadaman. Karena sifatnya pencegahan, maka kita lakukan di musim hujan mumpung masih ada awan hujan," kata Basar.

Diharapkan dengan pasokan air yang cukup di kanal dan embung, serta gambut selalu basah, ancaman Karhutla di Provinsi Riau dapat berkurang.

Pelaksanaan rekayasa cuaca di Provinsi Riau dijadwalkan selama 15 hari kerja, terhitung dari tanggal 14-28 Mei 2020 mendatang. Hingga tanggal 20 Mei di Provinsi Riau, telah dilakukan enam sorti penerbangan dengan total bahan semai NaCl sebanyak 4,8 ton.

Berdasarkan citra satelit TRMM, rekayasa hujan telah menghasilkan 17,1 juta m2 air yang turun pada daerah-daerah dengan potensi awan hujan terbesar. Rekayasa hujan juga mulai berhasil membasahi gambut dengan intensitas sedang hingga sedang yang terjadi di sebagian besar wilayah Riau seperti di Kabupaten Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Indragiri Hilir.

"Rekayasa hujan ini hanya kita lakukan pada daerah tertentu saja, prioritas gambut dan ada awan hujannya. Angka 17,1 juta m2 air adalah hasil rekayasa hujan, jadi hujan alami di luar titik wilayah penyemaian tidak kita klaim. Jumlah ini cukup berhasil menaikkan Tinggi Muka Air Tanah atau TMAT dari level bahaya ke aman,'' jelas Basar. (*)






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Hingga Juli 2020, Lahan Terbakar di Riau Capai 1.251 Hektar
Pangdam usai pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Riau.Pangdam: Dashboard Lancang Kuning Sangat Baik, Sinergitas Semua Elemen Kunci Keberhasilan Atasi Karhutla
IlustrasiMasuk Musim Kemarau, Riau dan Jambi dalam Ancaman Karhutla
  Gubri udai Rakor Karhutla.Antisipasi Karhutla, Gubri Minta Kabupaten/Kota Waspada dan Saling Bersinergi
IlustrasiTangani Karhutla dengan Modifikasi Cuaca, Tapi Pesawat Tak Siaga di Riau
Kapolda dan Gubernur berikan penghargaan kepada Personel TNI Peltu Ramadhan dan kepada relawan Rezky Gazali karena keaktifannya dalam memantau perkembangan Karhutla melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning.Polda Riau Rakor Kesiapan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan 2020

 
Berita Lainnya :
  • Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  • Surat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
  • Dua Warga Reaktif Saat Rapid Test Massal di Senapelan Pekanbaru
  • 7 Titik Blankspot, Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan Pembangunan BTS ke Kominfo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved