www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Bila Ditanya Kapan Virus Corona Berakhir, Gubri Akui Tidak Bisa Jawab
Sabtu, 16 Mei 2020 - 05:18:10 WIB
Gubernur Riau Syamsuar.
Gubernur Riau Syamsuar.

PEKANBARU - Jangan pernah menanyakan kapan penyebaran virus corona atau Covid-19 akan berakhir. Pasalnya tidak ada satupun ahli yang bisa mengetahui kapan wabah ini akan pergi dan berakhir kecuali Allah Swt.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Riau, H Syamsuar saat serah terima bantuan sembako dari Bank Riau Kepri (BRK), Jumat (15/5/2020) di Posko penanganan Covid-19 Riau, Pekanbaru. Dikatakannya jika virus corona ini tidak bisa di deteksi seperti apa perkembangannya di daerah. Kecuali upaya atau usaha untuk pencegahan maupun mengantisipasi terjadinya penyebaran.

"Jadi kalau ditanya kapan berakhirnya virus ini kita tidak bisa jawab. Karena tidak ada ahli yang bisa mengetahui ini. Karena untuk Covid-19 ini hanya Allah Swt yang tau. Kecuali terkait upaya pencegahan itu bisa ditanyakan dan kita jawab sampai dimana," kata gubri

Menurutnya, negara Wuhan, China saja selaku negara pertama atau asal virus ini berkembang sampai saat inipun belum puli dengan maksimal. Bahkan sesuai informasi baru-baru ini justru di Wuhan kembali terdeteksi dan menyebar kepada masyarakat dan sudah ada kembali masyarakat yang terpapar.

"Sesuai informasi yang kita dapat, di Wuhan ini sudah kembali melakukan uji swab terhadap masyarakat. Karena sudah ada lagi ditemukan gejalanya. Maka itu untuk kita Riau belum bisa menjawab sampai kapan berakhirnya,"

Untuk Covid-19 di Riau tambahnya, kalau dilihat dari upaya yajg dilakukan selama ini Riau masuk jauh dan sama sekali belum bisa menilai sudah sampai puncak penyebaran atau belumnya. Karena sampai saat ini kasus terus meningkat, khusunya kasus positif Covid-19 yang setiap hari terus bertambah.

"Penambahan hampir setiap hari dan jumlahnya pun termasuk tinggi yang mencapai 6 hingga 7 pasien perhari dari beberapa hari belakangan ini," jelasnya.

Lebih jauh kata mantan Bupati Siak ini, saat ini bagaimana mengupayakan dengan maksimal untuk pencegahan dan mengatasi penyebaran lebih besar lagi. Maka itu saat ini Riau telah menerapkan PSBB di beberapa daerah di Riau agar pemutusan mata rantai virus corona bisa berjalan maksimal.

"Kita juga berdoa dengan terus berusaha semaksimal mungkin, musibah ini segera berakhir san kondisi masyarakat maupun daerah Riau kembali normal seperti semula. Kita juga kembali menghimbau masyarakat untuk bisa mendukung pemerintah dalam upaya ini dengan cara cukup menjalankan apa yang di himbau pemerintah. Seperti tetap di rumah dan menjaga jarak antar sesama," tuturnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Tol Pekanbaru - DumaiGubri dan Pangdam I BB Tinjau Tol Pekanbaru - Dumai Jelang Diresmikan Presiden
Kadis LHK Riau, Maamun Murod, saat konferensi pers.Segera Tuntas, Gubri Tandatangani Revisi KLHS RZWP3K untuk Ketiga Kalinya
Juru Bicara (Jubir) Penanganan covid-19 Riau, dr Indra Yovi saat konferensi pers di gedung daerah.Satu Pasien Covid-19 Kluster BRI Sehat dan Satu Warga Kampar Meninggal Dunia
  Foto bersama.HUT ke-74 Bhayangkara, Gubri Berharap Pemprov Riau dan Polri Makin Bersinergi
Gubernur Riau SyamsuarGubri Ajak DKR Bentuk Komisi Perfilman di Riau
Rapat virtual Wagubri Edy Natar Nasution bersama Bupati/Walikota se-Riau terkait pembahasan pengetatan dan pengawasan masyarakat saat new normal, Senin (22/6/2020) malam di Gedung Daerah.Salah Paham New Normal Bikin Kasus Positif Covid-19 di Riau Melonjak Drastis

 
Berita Lainnya :
  • Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  • Surat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
  • Dua Warga Reaktif Saat Rapid Test Massal di Senapelan Pekanbaru
  • 7 Titik Blankspot, Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan Pembangunan BTS ke Kominfo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved