www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Polisi Buru Direktur Utama PT CKBN Terkait Korupsi Pipa Transmisi PDAM di Inhil
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pelanggar Larangan Mudik Sampai 7 Mei hanya Diminta Putar Balik, Setelahnya Disanksi hingga Denda
Jumat, 24 April 2020 - 18:14:05 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan pelanggar larangan sementara penggunaan kendaraan umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor akan diminta berputar balik arah perjalanannya.

"Pada tahap awal, mulai 24 April 2020 hingga 7 Mei 2020, pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan mengarahkan pelanggar kembali arah perjalanannya," kata Adita dalam jumpa pers di Graha BNPB sebagaimana disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia di Jakara, Kamis (23/4/2020).

Sedangkan pada tahap selanjutnya, yaitu 7 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020, selain diminta berputar balik, pelanggar juga akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku termasuk dikenai denda.

Adita mengatakan pelarangan sementara penggunaan kendaraan umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor untuk mudik tidak akan diikuti dengan penutupan jalan nasional atau jalan tol.

"Tidak ada penutupan jalan nasional dan jalan tol, tetapi penyekatan dan pembatasan kendaraan yang boleh melintas saja," tuturnya.

Pelarangan kendaraan memang dikecualikan untuk pengangkutan logistik, obat, petugas, pemadam kebakaran, ambulans, dan mobil jenazah.

Larangan sementara itu diberlakukan bagi kendaraan umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor dengan tujuan memasuki dan keluar dari wilayah dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar, zona merah, serta Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Tujuan dari pelarangan itu adalah untuk keselamatan bersama mencegah penyebaran COVID-19. Mari bersama kita tegakkan peraturan dengan tidak mudik dan bepergian selama pandemi COVID-19," katanya.

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Pengendalian Transportasi Semasa Mudik Idul Fitri 1441 H yang merupakan tindak lanjut rapat terbatas kabinet pada Selasa (21/4/2020).(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir.Bertambah 202 Kasus, Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Makin Mendekati 7.000
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir.Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Riau Bertambah 194, Ini Sebarannya
IlustrasiKasus Baru Corona Riau Tambah 231 Per Hari Ini
  IlustrasiDiskominfotik Diminta Tidak Lepas Tangan Penyebaran Informasi Covid-19 di Riau
IlustrasiBertambah 231, Total Terkonfirmasi Covid-19 Riau Tembus 6.120 Kasus, Ini Sebarannya...
IlustrasiStaf Ahli Gubernur Riau Terkonfirmasi Positif Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • Polisi Buru Direktur Utama PT CKBN Terkait Korupsi Pipa Transmisi PDAM di Inhil
  • Dari 6.779 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau, 3.171 Warga Pekanbaru
  • Laju GSX-RR Tak Terbendung, Suzuki Amankan Double Podium Catalunya GP
  • Tim Pemburu Teking Covid-19 Jaring 12 Warga Pekanbaru Tak Pakai Masker, Nyapu Jalan !
  • Intip Kekayaan Paslon Pilkada Kepulauan Meranti, Siapa Calon Terkaya? Siapa Paling Miskin? Ini Rinciannya...
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved