www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Data Terkini Corona di Indonesia: 74.018 Positif, 34.719 Sembuh & 3.535 Meninggal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Evaluasi PSBB Hari Kedua di Pekanbaru, Polisi Keluarkan 1.460 Teguran, Masih Melanggar Disanksi
Minggu, 19 April 2020 - 07:17:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, memasuki hari kedua pada Sabtu (14/2020).

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi pun membeberkan hasil evaluasi kegiatan PSBB di Kota Bertuah.

Dijelaskan Kapolda, petugas setidaknya memberikan teguran kepada masyarakat yang belum memakai masker sebagai kewajiban, dengan jumlah teguran 1.460.

Kemudian teguran terkait pembatasan tempat usaha yang masih buka, ada 60 tempat usaha.

"Kita juga lakukan upaya untuk mengingatkan kembali, supaya masyarakat tetap di rumah. Untuk yang berada di luar rumah dengan tujuan tidak jelas ada teguran sebanyak 1.940 orang. Ini hasil evaluasi memasuki hari kedua PSBB di Pekanbaru," paparnya, Sabtu (18/4/2020) sore dikutip dari tribunpekanbaru.

Lanjut Agung Setya Imam Effendi , dalam Perwako Nomor 74 Tahun 2020 yang mengatur soal PSBB, tentang aspek penegakan hukum terhadap pelanggaran, maka pelanggar akan diberi sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tentu ini akan kita kaitkan nantinya terhadap peraturan perundang-undangan yang ada, baik itu KUHP maupun peraturan perundang-undangan yang lain. Kita tahu bahwa masyarakat yang tidak mematuhi perintah atau pun imbauan petugas yang sedang menjalankan tugas, itu adalah suatu hal yang bisa diberikan sanksi," urai Jenderal bintang dua ini lagi.

Menurut Kapolda Agung Setya Imam Effendi , penegakan hukum atau pemberian sanksi, adalah ultimum remedium, atau upaya terakhir setelah dilakukan imbauan, teguran, dan sebagainya.

Kemudian dipaparkan Agung lebih jauh, dalam rangka PSBB di Pekanbaru , juga didirikan pos check point.

Ada dua tipe untuk pos ini.

Tipe pertama adalah check point yang didirikan di daerah perbatasan Kota Pekanbaru dengan Kota atau Kabupaten yang lain. Untuk tipe ini ada 5 pos check point.

Selain itu, ada pula 10 check point yang lain yang juga didirikan di tempat-tempat yang dianggap zona merah.

Kapolda menegaskan, sejak awal, tim dan instansi yang terlibat, sudah melakukan koordinasi, baik di tingkat Kota Pekanbaru maupun Provinsi.

Koordinasi meliputi tentang bagaimana pelaksanaan PSBB di Pekanbaru , koordinir petugas yang bertugas, dan antisipasi dampak dari pelaksanaan PSBB itu sendiri.

"Pelakaanaan di lapangan, petugas kami bersama TNI, Dishub, Satpol PP, Diskes, dan yang lain, melaksanakan penanganan atau pelaksanaan PSBB. Dengan berada di pos check point maupun melakukan hunting system, untuk mengajak masyarakat mematuhi Peraturan Walikota terkait pelaksanaan PSBB di Pekanbaru," ulas Agung Setya Imam Effendi .

Lebih jauh disebutkan Irjen Agung, pihaknya juga mendapat arahan dari Kapolri Jenderal Idham Azis, untuk memastikan supaya distribusi logistik dan bahan pokok, tidak boleh ada yang sampai terganggu

"Langkah kita adalah melakukan pengawalan di beberapa tempat untuk memastikan bahan pokok sampai ke gudang-gudang penyaluran maupun pasar. Sehingga ketersediaan bahan pokok terjamin dengan baik. Sejauh ini belum ada sampai terjadi kekosongan atau pun kelonjakan harga. Ini kita pertahankan ke depan," tuturnya.

Dikatakan Perwira Polisi alumni Akpol tahun 1988 ini, Polda Riau sudah membantu melakukan pendataan ditingkat kelurahan.

Dimana Pemerintah Kota Pekanbaru akan memberikan bantuan langsung terhadap para warganya yang terdampak kebijakan PSBB di Pekanbaru .

Polda Riau bersama jajaran TNI, juga sudah mendirikan dapur umum, dalam hal menyediakan makanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kita juga beri bantuan sembako kepada keluarga-keluarga yang terdampak secara langsung terkait pelaksanaan PSBB ini," yakinnya.

Disinggung soal keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya PSBB, mantan Deputi Bidang Intelijen Siber BIN ini, jajarannya sudah membagi tugas masing-masing.

Kata Agung, pihaknya sudah menyiagakan sekitar 1.600 petugas untuk pelaksanaan pengamanan PSBB di Pekanbaru .

450 personel diantaranya, standby di Polda Riau untuk sewaktu-waktu didorong untuk membantu Polresta Pekanbaru.

"Kita juga melakukan hal-hal yang kongkrit, dalam pelaksaan PSBB, agar pelaksanaannya tepat. Maka kita bekali petugas semacam buku saku panduan PSBB di Pekanbaru . Di sana dijelaskan apa yang harus dilakukan petugas di lapangan," terangnya.

"Supaya nantinya bisa mudah berkoordinasi, kemudian melaksanakan tugas-tugas yang terkait dengan pengamanan. Situasi keamanan saat ini belum ada yang menonjol yang kemudian terjadi di Kota Pekanbaru," pungkasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiAngkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
Gubernur Riau (Gubri) SyamsuarGubernur Riau: Penetapan Lokasi Jalan Tol Pekanbaru-Rengat Telah Diajukan ke Kementerian PUPR
Tol Pekanbaru - DumaiGubri dan Pangdam I BB Tinjau Tol Pekanbaru - Dumai Jelang Diresmikan Presiden
  Foto: AntaraAbaikan Protokol Kesehatan, 4 Tempat Perniagaan di Riau Bakal Dikenai Sanksi?
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir.Cegah Penyebaran, Diskes Minta Manajemen Mal Pekanbaru Gelar Rapid Tes
IlustrasiHari Ini, Sebagian Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan

 
Berita Lainnya :
  • Data Terkini Corona di Indonesia: 74.018 Positif, 34.719 Sembuh & 3.535 Meninggal
  • Distakan Pekanbaru Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup
  • Mahasiswa KKN Relawan Desa Lawan Covid-19 Unri Buat dan Bagikan Handsanitizer Gratis untuk Masyarakat Perawang
  • Kelurahan Tobek Godang Masuk Nominasi Proklim 2020
  • Viral Video Mobil Wapres Diisi Pakai Jeriken, Setwapres Ungkap Alasannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved