www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Gubri Diminta Contoh Sumbar Soal Hadapi Corona, Terapkan Kebijakan Lock Area
Senin, 30 Maret 2020 - 07:10:51 WIB
Gubri Syamsuar
Gubri Syamsuar

PEKANBARU - Tokoh Masyarakat Riau asal Kuansing, Aherson meminta Gubernur Riau Syamsuar membuat kebijakan lock area guna membatasi pergerakan masyarakat Riau.

Mantan anggota DPRD Riau ini menjelaskan, kebijakan lock area berbeda dengan lockdown, dimana pembatasan hanya dilakukan sebatas wilayah bukan masyarakatnya.

"Kalau lockdown itu kebijakan Pusat, kalau lock area bisa diatur oleh Pemda. Kalau lock area diberlakukan, penyebaran antar kabupaten bisa diantisipasi," kata Aherson, Minggu (29/3/2020).

Kebijakan ini sama persis dengan kebijakan Pemprov Sumbar yang sedang diterapkan, dimana setiap perbatasan kabupaten, akan ada tim yang melakukan seleksi kepada pendatang.

Karena jika pergerakan antar kabupaten kota dibuka begitu saja, ia khawatir akan menjangkiti 12 kabupaten kota yang ada di Riau. Oleh karena itu, kebijakan lock area harus segera diterapkan.

Nantinya, setiap kabupaten kota akan bertanggungjawab dengan keluar masuknya orang. Harapannya, virus ini tidak menyebarluas dan hanya akan menyebar di satu titik saja.

"Misalnya, ada yang tinggal di Pekanbaru, karena takut dia pergi ke kampungnya di Kuansing, ternyata dia membawa virus ini dan menulari orang di Kuansing," tuturnya, dikutip riauonline.

Disinggung dampak ekonomi dan ketahanan pangan, menurut Aherson, tidak akan terlalu berdampak karena mobilitas barang tidak ditutup namun hanya diseleksi saja.

"Orang Padang mau antar beras ke sini ya tidak dihalangi, karena mereka hanya bawa barang bukan dia tinggal disini. Kalau yang pindah ke kabupaten tanpa urgensi untuk sementara ditunda dulu," pungkasnya.

Ia melanjutkan, ketika setiap Pemda membuat batasan, Pemprov bisa melihat mana titik-titik yang tingkat penyebarannya tinggi dan kemudian memaksimalkan upaya pencegahan di titik tersebut.

Kalau dibiarkan seperti sekarang, Aherson khawatir penyebaran virus tidak terkontrol dan membuat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ataupun yang positif bertambah pesat.

Jika itu terjadi, Pemprov Riau akan kewalahan memberikan fasilitas isolasi karena keterbatasan tempat bahkan tenaga medis. Kondisi akan menjadi lebih parah lagi.

"Saya pernah jadi ketua Komisi V DPRD Riau membidangi kesehatan, kondisi sekarang ini sudah membuat kewalahan pihak rumah sakit karena rumah sakit kita punya keterbatasan, makanya kita harus mencari cara menekan penyebaran ini," jelas pengurus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) ini.

Kemudian yang kedua, ia berharap agar Pemda baik provinsi maupun kabupaten kota bisa mengawasi betul TKI-TKI yang masuk ke Indonesia, mereka jangan sampai berinteraksi dengan orang banyak, apalagi datang ke tempat keramaian sebelum 14 hari.

"Saya juga sudah komunikasikan masukan ini ke DPRD Riau, semoga nanti bisa diteruskan ke Pemprov," tutupnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Naik Drastis, Hotspot di Riau Hari Ini Capai 33 Titik
 Tim Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, Jim GafurJim Gafur: Masyarakat Jangan Terlena, Pilihan Terbaik Tetap di Rumah dan Hindari Keramaian
IlustrasiDampak Corona, Tiga Iven Pariwisata di Riau Tahun Ini Dibatalkan
  dr Indra Yovi saat konferensi pers. Satu Tambahan Kasus Positif di Riau Warga Rohul, Saat Ini di Jakarta, Satu Pasien Meninggal
Mimi Yuliani Nazir, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau.10 Pasien Covid-19 Riau Sehat, Termasuk Bayi 10 Bulan
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani NazirDua Warga Bengkalis Pasien Covid-19 Dinyatakan Sehat, di Riau Cuma Tambah Satu Positif

 
Berita Lainnya :
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  • Surat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
  • Dua Orang Warga Reaktif Saat Rapid Test Massal di Senapelan Pekanbaru
  • 7 Titik Blankspot, Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan Pembangunan BTS ke Kominfo
  • Sekdaprov Riau Kembali Diperiksa Kejati Terkait Mekanisme Anggaran di BKD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved