www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Trafik Melonjak, WhatsApp Batasi Video di Status Jadi 15 Detik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Bertambah, Ada 32.000 Kasus Baru Penderita TB di Riau
Jumat, 27/03/2020 - 07:08:47 WIB
dr Indra Yovi, Sp.P (K), dokter spesialis paru,.
dr Indra Yovi, Sp.P (K), dokter spesialis paru,.

PEKANBARU- Setiap 24 Maret, diperingati sebagai hari tuberkulosis sedunia.

Peringatan ataupun sebenarnya bertujuan mengingatkan kita semua tentang bagaimana pentingnya bersama-sama seiring sejalan mengeliminasi tuberkulosis terutama di Indonesia dan khususnya di Riau.

"Jumlah penderita tuberkulosis setiap tahun bertambah dengan cepat," ungkap dr Indra Yovi, Sp.P (K), dokter spesialis paru, anggota PDPI (perhimpunan dokter paru Indonesia) cabang Riau) l, dikutip tribun.

Katanya Tahun 2019 saja angka kasus baru di Indonesia mencapai 847.000 kasus, di provinsi Riau kurang lebih 32.000 kasus baru.

"Kita juga berhadapan dengan bertambahnya angka TB RO (TB Resisten Obat), yang pengobatan dan manajemen tatalaksana lebih kompleks," jelasnya.

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberkulosis yang bisa menyerang banyak organ tubuh, terutama paru.

Penyakit ini adalah penyakit yang dapat ditularkan dari manusia ke manusia (human transmision), sehingga strategi utama pemberantasan TB didasari dari penemuan kasus secepatnya, obati dengan regimen standar dan dilakukan terus-menerus sampai tuntas sembuh.

"Etika batuk yang baik, kesadaran mencuci tangan merupakan faktor-faktor yang akan menentukan keberhasilan perjuangan kita bersama menuju Indonesia bebas TB tahun 2030," kata dia.

"Dukungan kita bersama, motivasi terus-menerus terhadap pasien-pasien TB yang menjalani pengobatan merupakan faktor psikologis yang penting dalam menjaga keberlangsungan pengobatan pasien," imbuhnya.

Dukungan ini harus dimulai dari keluarga terdekat, teman, dokter dan perawat yang setiap hari berinteraksi dengan pasien.

Stigma negatif adalah penghambat kemauan dan kepatuhan pasien TB dalam menjalani pengobatan yang relatif lama.

"Bersama-sama, bahu-membahu kita akan bisa melewati badai Corona in dan selanjutnya kita juga bersama-sama berjuang menuntaskan permasalahan TB di negara dan negeri kita yang tercinta ini," tutupnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBelum Terobati, 20.000 Penderita Berpotensi Tularkan TBC ke Warga Riau
IKPTB Baksos ke Panti Tresna Werdha Khusnul KhotimahIKPTB Baksos ke Panti Tresna Werdha Khusnul Khotimah
Dapat Mosi Tak Percaya Dari Bawahan, Kepala Balitbang Riau Pilih Fokus Kerja
  Panitia baksos dari IKPTB, Yayasan Sumedha dan Vihara Dharma Loka foto bersama saat baksos sembako Imlek 2568 di Vihara Dharma LokaIKPTB Bagikan 600 Paket Sembako di Vihara Dharma Loka
IKPTB Kumpulkan 138 Kantong DarahIKPTB Kumpulkan 138 Kantong Darah
 4.000 Kasus TB Paru Terdata di Riau

 
Berita Lainnya :
  • Trafik Melonjak, WhatsApp Batasi Video di Status Jadi 15 Detik
  • Jika Pekanbaru Lockdown, Kebutuhan Pokok Dipastikan Aman
  • Beda Israf dan Tabdzir
  • PGN Pastikan Pasokan Gas ke Sektor Kelistrikan Aman
  • Azuan Helmi: Jika Diterapkan, Darurat Sipil Berpotensi Timbulkan Keributan dan Pelanggaran HAM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Polda Riau Semprot Disinfektan Kantor Halloriau.com
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved