www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Tinggal Berdesakan di Rumah Kontrakan, Yeni Tabah Jadi Kepala Keluarga
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ade Hartati: Perempuan Belum Mampu Berdaulat Atas Dirinya Sendiri
Senin, 09 Maret 2020 - 14:13:41 WIB
Diskusi memperingati  Hari Perempuan Internasional 2020.
Diskusi memperingati Hari Perempuan Internasional 2020.

PEKANBARU - Meski zaman terus berkembang ke arah kemajuan, tetapi ternyata hingga saat ini perempuan belum berdaulat atas dirinya sendiri, termasuk kedaulatan dalam hal berpolitik dan perencanaan anggaran pembangunan di pemerintahan.

"Perempuan lebih banyak tidak dilibatkan dalam perencanaan anggaran, sehingga pembangunan itu maskulin sifatnya. Yang diutamakan pembangunan jalan, jembatan," kata Ade Hartati, anggota DPRD Riau dalam acara diskusi yang ditaja Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) di Pekanbaru, Senin (9/3/2020).

Menurut Ade yang bicara dalam rangka diskusi memperingati  Hari Perempuan Internasional 2020, anggaran pemerintah hanya sedikit untuk kesehatan ibu dan anak,  penanggulangan kesehatan ibu hamil, penanggulangan angka kematian bayi, dll.

"Padahal peran perempuan sangat menentukan. Termasuk di desa-desa. Keluarga yang baik membangun masyarakat dan negara yang baik. Perempuanlah penentu kekuarga yang baik itu," kata Ade.

Karena itu kata Ade, saat ini perempuan-perempuan harus jadi agen perubahan untuk kedaulatan perempuan itu sendiri. Termasuk dalam bidang politik. Karena pemilih terbanyak adalah perenpuan.

"Saat ini partisipasi perempuan dalam politik masih soal apa yang akan dia dapat, belum soal apa yang harus diperbuat," kata Ade.

Akibatnya menurut Ade, posisi perempuan masih sebagai pelengkap, memenuhi kuota 30 persen tapi bukan sebagai ordinat utama. Akibatnya, meski partai politik memenuhi 30 persen caleg perempuan, yang duduk sebagai anggota parlemen jauh di bawah itu.

"Artinya, perempuan belum diberikan kursi jadi. Harusnya partai politik bertanggungjawab juga melahirkan perempuan berkualitas," kata Ade.

Menurut Ade, jika perempuan tidak berjuang, 10 sampai 15 tahun lagi kondisi perempuan masih akan begini terus, ganya jadi pelengkap dan tudak berdaulat untuk dirinya sendiri.

"Momen hari perempuan mari kita jadikan sebagai langkah untuk memperjuangkan kedaulatan perempuan," kata Ade.

Dalam acara diskusi yang dihadiri sekitar 50 perempuan dari berbagau kalangan ini, ikut jadi pembicara utusan Kakanwil Kemenag Provinsi Riau dan Risdayati, seorang akademisi.
 
PPSW sendiri adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) didirikan pada tahun 1986. Saat ini PPSW aktif mendampingi masyarakat basis di 6 propinsi, yaitu; Aceh, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Kalimantan Barat. (rilis)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kepala DP3AP2KB Provinsi Riau, Tengku Hidayati Elfiza Pandemi Covid-19, Tingkat Kekerasan Terhadap Perampuan dan Anak di Riau Turun
Robin Hutagalung saat reses di Rumbai Pesisir.Reses Terakhir, Anggota DPRD Riau Robin Ingin Rubah Nasib Nelayan di Rumpes Jadi Peternak Sapi
Foto bersama usai penandatanganan MoU dan MoA antara FJPI Riau dan UIR.Bedah RUU KUHP FJPI dan UIR, Hak Perempuan Terlindungi
  Diskusi memperingati  Hari Perempuan Internasional 2020.Ade Hartati: Perempuan Belum Mampu Berdaulat Atas Dirinya Sendiri
Anggota DPRD Riau KarmilaAnggota DPRD Riau Minta Bapenda Kejar Potensi Pajak dari Kendaaraan Plat Non BM
Kepala BPS Riau Aden Gultom BPS Riau Catat Ada Kesenjangan TPAK Perempuan dan Laki-laki

 
Berita Lainnya :
  • Tinggal Berdesakan di Rumah Kontrakan, Yeni Tabah Jadi Kepala Keluarga
  • Pemerintah China Klaim Temukan Virus Corona pada Sayap Ayam Impor dari Brasil
  • Kemendikbud Bantah Klaster Sekolah Penularan Covid-19
  • Sempat Terganggu, OJK: Layanan ATM Pekanbaru sudah Normal Kembali
  • Kabupaten Kepulauan Meranti Targetkan 1000 Warga yang Beresiko Ikut Swab Test
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    CEO Eka Hospital Buka Seminar Program Jaminan Kecelakaan Kerja
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved