www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Miris, Balita Positif Corona Usai Diajak Hadiri Kondangan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Bantu Penanggulangan Karhutla, 200 Personel Kostrad Mabes TNI Dikirim ke Riau
Jumat, 06/03/2020 - 21:24:49 WIB
Ilustrasi karhutla.
Ilustrasi karhutla.

PEKANBARU - Bantuan 200 pasukan Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) untuk membantu penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan ( karhutla ) yang semula dijadwalkan, Jumat (6/3/2020) dipastikan diundur.

Dijadwalkan 200 personil Kostrad tersebut akan tiba di Pekanbaru, Senin (9/3/2020) besok.

"Belum, insyallah hari senin," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Edwar Sanger, Jumat (6/3/2020) saat dikonfirmasi terkait jadwal kedatangan 200 personil Kostrad ke Riau.

Sejauh ini pemerintah pusat sudah mengirimkan dua helikopter untuk waterbombing dan patroli ke Riau. Dua heli bantuan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini dikirim ke Riau untuk memperkuat satgas udara dalam melakukan penanggulangan dan pencegahan karhutla di Riau.

"Dua heli bantuan dari KLHK dan BNPB jenis sama Bell 412. Dua-duanya sudah sampai di Pekanbaru," kata Edwar.

Sementara untuk pesawat untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) hingga saat ini belum sampai di Pekanbaru. Jika tidak ada kendala pesawat untuk TMC akan tiba di Pekanbaru, Senin besok bersamaan dengan 200 pasukan Kostrad dari Mabes TNI.

"TMC dipresidki hari senin baru sampai. Jenis pesawatnya kalau tidak Cassa biasanya CN 235 milik TNI AU," ujarnya.

Edwar mengungkapkan kondisi dilapangan saat ini sejumlah titik Karhutla sudah padam. Hujan lebat yang hampir merata turun di semua wilayah di Riau cukup membantu dalam proses pemadaman Karhutla di Riau.

"Allhamdulilah hujan semalam cukup membantu proses pemadaman, karena hujanya kan meraka di semua wilayah di Riau. Sudah banyak yang padam, paling tinggal pendinginan saja," katanya.

Saat ini sejumlah lokasi yang masih dalam upaya pemadaman dan pendinginan dan dibeberapa daerah. Yakni di Wilayah Dumai dan Rupat.

"Informasi yang kami dapatkan saat ini yang masih ada Kahutlanya itu di Dumai dan di Rupat," ujarnya dikutip dari tribunpekanbaru.

Seperti diketahui, sebanyak 200 personil Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) akan dikirim ke Riau. Mereka akan membantu proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang saat ini terjadi di sejumlah daerah di Riau.

"BNPB minta bantuan ke Mabes TNI dan Mabes TNI akan segera mengirim 200 personil Kostrad nya ke Riau," kata Edwar.

Pasukan Kostrad adalah bagian dari Komando Utama tempur yang dimiliki TNI Angkatan Darat. Kostrad memiliki jumlah pasukan yang dirahasiakan dan selalu siap untuk beroperasi atas perintah panglima TNI.

Pasukan Kostrad ini nantinya akan disebar di sejumlah lokasi yang saat ini masih ditemukan Karhutla. Diantaranya ada di wilayah Dumai, Bengkalis, Siak, Meranti, Rokan Hilir dan Indragiri Hulu.

Selain mengirim bantuan personil dari Kostrad, Satgas Udara Karhuta juga sudah mendapatkan bantuan dua unit heli ke Riau.

Yakni satu unit heli jenis Bell 412 bantuan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan satu unit heli jenis yang sama bantuan dari BNPB.

"Heli Bell 412 ini mampu mengangkut air untuk water bombing mulai dari 1500 hingga 3000 liter air," kata Radian Bagiyono, Kasubdit Penanggulangan Karhutla, Kementrian LHK, di Pekanbaru.

Ini merupakan heli pertama yang dikirim dari pemerintah pusat untuk membantu proses pemadaman Karhutla di Riau. Sebelumnya proses pemadaman melalui jalur udara dilakukan dengan hanya mengandalkan heli milik perusahaan saja.

"Untuk sementara kita kirim satu unit dulu, ini utuk mengisi sebelum heli bantuan dari BNPB masuk ke Riau. Karena selama ini kan heli yang ada baru heli milik swasta, dari pemerintah kan belum ada. Makanya sore ini kita kirimkan satu heli kesini," ujarnya.

Selain digunakan untuk water bombing, heli bantuan dari KLHK ini juga bisa dimanfaatkan untuk patroli dan pengawasan. Sehingga selain untuk pemadaman juga bisa dilakukan untuk pencegahan.

"Karena kita di KLHK ini sebenarnya fokusnya lebih ke pencegahan. Baik partorli darat maupun patroli udara itu merupakan salah satu upaya kita dalam melakukan pencegahan," kata Radian. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Waterboombing.Karhutla Rupat dan Dumai Jadi Sasaran Water Boombing Heli Kamov dan MI-17
Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.Upaya Pemadaman Api Lahan Terbakar di Riau Masih Terus Dilakukan
Video Conference​ Kapolri dengan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan.Kapolri Beri Reward Kapolsek Koto Gasib karena Kinerja Baik Padamkan Karhutla
  WaterboombingBPBD Riau Terus Pantau Karhutla, Lakukan TMC dan Waterboombing
Kesiapan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca di Pekanbaru, Provinsi Riau BPPT Mulai Operasi TMC Siaga Darurat Karhutla di Riau
Kepala BNPB Doni Monardo dalam pertemuan​ bersama Forkopimda, Senin (9/3/2020) sore di Ruang Melati Kantor Gubri.BNPB: TNI Rancang Program Water Container Boombing untuk Padamkan Karhutla

 
Berita Lainnya :
  • Miris, Balita Positif Corona Usai Diajak Hadiri Kondangan
  • INAgri Apresiasi Pemanfaatan Sumberdaya Lokal untuk Cegah Covid-19
  • Halte TMP Disemprot Disinfektan untuk Tekan Penyebaran Corona
  • Lima Alasan kenapa harus Rutin Konsumsi Jahe di Pagi Hari
  • Tabrakan Motor di Selatpanjang, Dua Pengemudi Wanita Kritis dan Dilarikan ke RSUD Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Cegah Virus Covid-19, halloriau.com Semprotkan Disinfektan
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved