www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
DPRD Siak Minta Evaluasi Program Tour de Kampung
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Agar Sesuai Standar, KLHK Awasi Pembangunan Terowongan Gajah di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:24:01 WIB
Sejumlah pekerja menggunakan alat berat untuk menyelesaikan pembangunan terowongan gajah di proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Foto: Antara
Sejumlah pekerja menggunakan alat berat untuk menyelesaikan pembangunan terowongan gajah di proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Foto: Antara

PEKANBARU - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, mengatakan pihaknya terus mengawasi pembangunan terowongan gajah di proyek tol Trans Sumatera seksi Pekanbaru-Dumai agar desain sesuai standar dan bisa dilalui oleh gajah sumatera liar.

“Tentulah, pengawasan dari KLHK (dengan) standar dari kita,” kata Siti Nurbaya saat kunjungannya ke Pekanbaru, Kamis (20/2/2020) dikutip dari antarariau.

Ia mengatakan KLHK sudah ada kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam pengerjaan proyek strategis nasional, yang masuk ke dalam kawasan hutan maupun habitat satwa dilindungi.

Khusus di Riau, pengerjaan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer harus aman dan tidak mengganggu pergerakan gajah sumatera (elephas maximum sumatrensis).

“Untuk proyek strategis nasional yang tak bisa dihindari harus belah kawasan maupun habitat satwa, harus ada terowongan atau underpass atau flyover. Malahan bila perlu ada yang dipagari juga,” katanya.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, mengatakan pada jalan tol yang akan dibangun, sebenarnya ada delapan titik potensi pertemuan dengan "homerange” gajah di sekitar kantong gajah Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja Kabupaten Bengkalis dan Giam Siak Kecil. Di Balai Raja ada enam gajah, sedangkan di Giam Siak Kecil ada 50 hingga 60 ekor gajah liar.

“Jarak terdekat rencana tol terhadap kawasan SM Balai Raja sekitar 65 meter, terdapat enam ekor gajah yang menetap di sana dan sedikitnya 42 ekor gajah yang bergerak secara rutin dari kantor SM Balai Raja ke kantong SM Giam Siak Kecil. Tapi akhirnya kita sepakati bersama Hutama Karya cukup dengan lima perlintasan gajah di daerah ini,” katanya.

Jalan tol itu dibagi menjadi enam seksi yang menghubungkan Pekanbaru, Kandis, Duri hingga Dumai. Tol tersebut memiliki fitur unik karena di dalamnya turut dibangun enam terowongan (underpass) untuk perlintasan kawanan gajah.

Perlintasan pertama berada di Sungai Tekuana yang lokasinya berdekatan dengan Jalan Tol Permai Seksi 2 (Minas-Kandis Selatan), yang mana posisinya tidak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak. Di kawasan itu terdapat sedikitnya 13 gajah sumatera liar.

Sedangkan lima perlintasan lainnya berada di Jalan Tol Seksi 4 (Kandis Utara-Duri Selatan), dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.

“Selain ada underpass untuk gajah, pembangunan Jalan Tol Permai juga memiliki tantangan lain karena di beberapa titik terdapat persinggungan dengan pipa minyak dan gas serta jaringan listrik milik PT Chevron Pacific Indonesia. Alhamdulillah, meski begitu, semua bisa berjalan lancar," ujar Dirut PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Aji Prasetyanti.

PT HKI selaku kontraktor pelaksana Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Dumai menyatakan sedikit lagi akan merampungkan konstruksi jalan tol sepanjang 131 kilometer tersebut.

Aji menyampaikan bahwa progress konstruksi Jalan Tol Permai secara keseluruhan sudah mencapai rata-rata 90 persen. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi. Foto: AntaraBantu Penanganan Karhutla, KLHK Tempatkan Satu Heli Bell di Riau
Presiden Joko Widodo menyerahkan SK Perhutanan Sosial untuk masyarakat Riau.Presiden Jokowi Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 41 Kelompok Masyarakat Riau
Hamparan tananam buah nanas pada area lahan gambut di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Dengan Program "Siak Hijau" inovasi untuk mengembangkan lahan gambut terus dilakukan oleh pemda setempat. FOTO: AntaraKLHK Targetkan Restorasi Gambut 2 Juta Hektare Bisa Capai 90 Persen
  Helikopter untuk water bombing di Riau.KLHK Kirim Helikopter ke Riau untuk Bantu Padamkan Karhutla
Sejumlah pekerja menggunakan alat berat untuk menyelesaikan pembangunan terowongan gajah di proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Foto: Antara Agar Sesuai Standar, KLHK Awasi Pembangunan Terowongan Gajah di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
Gubernur Riau SyamsuarGubri Dukung KLHK Segel 4 Korporasi Terlibat Kasus Karhutla

 
Berita Lainnya :
  • DPRD Siak Minta Evaluasi Program Tour de Kampung
  • Apel Pagi Pemkab Kepulauan Meranti Sudah Sesuai Protokol Kesehatan
  • PSBB, Akses Menuju Wisata Pantai Selatbaru Ditutup
  • Seluruh Anggota Dewan di Siak Diajak Pantau Data Penerima Bantuan Terdampak Covid-19
  • Fasilitas di Ruang Isolasi BLK Meranti Tidak Memadai, Ini Kata Jubir Gugus Tugas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Gubri Teken Sertifikat Serah Terima 2 Insinerator Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved