www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Keluhkan Nasib, Pedagang Tuntut Janji Gubri Bangun Pasar Cik Puan
Selasa, 28 Januari 2020 - 16:47:07 WIB
Pasar Cik Puan.
Pasar Cik Puan.

PEKANBARU - Pedagang Pasar Cik Puan protes dan sebut Gubernur Riau Syamsuar hanya memberikan janji palsu terkait akan dibangunnya Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Pasalnya Gubernur Riau Syamsuar pernah berjanji akan membangun pasar tersebut, tetapi kenyataannya sampai sekarang pembangunannya masih terbengkalai. Bahkan banyak pedagang yang khawatir akankah pembangunan tersebut dilanjutkan seperti janji Gubernur.

Lisna, salah satu pedagang sayur di pasar ini mengatakan Pemerintah Provinsi Riau hanya memberikan janji palsu saja.

"Dulu sewaktu kampanye Gubri sudah berjanji akan membangun pasar ini, tetapi gimana kenyataannya setelah menjadi Gubri sekarang, pasar ini tidak diperhatikan. Kebanyakan orang memang manis di depan, supaya mereka naik dan terpilih," cibirnya.

"Makanya mereka kasih janji-janji palsu. Supaya masyarakat banyak yang simpati, setelah naik malah berubah dan lupa akan janjinya. Jadi itu semua hanya pencitraan saja," ucap Lisna, Selasa (28/1/2020).

Lisna juga berharap supaya pembangunan Pasar Cik Puan yang masih terbengkalai itu bisa segera diselesaikan dan bisa difungsikan. "Kalau tidak mubazir bangunan itu, dan dengar-dengar dana buat pembangunannya ada yang mengkorupsi atau apalah," katanya menduga-duga.

"Dan untuk sekarang kami di sini sengsara, jam 9 malam sudah diusir, sudah disuruh ditutup dan disuruh pindah. Padahal dagangan kita belum habis. Artinya perencanaan pemerintah itu tidak sesuai dengan janjinya," lanjut Lisna.

Dia berharap semoga jeritan hati dari rakyat kecil seperti dirinya didengar oleh Pemprov Riau, dan pembangunan Pasar Cik Puan yang terbengkalai ini bisa segera dilanjutkan dan dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh pedagang kaki lima.

"Sampai sekarang kami masih gini-gini saja, nasib kami gak ada tepikirkan sama pemerintah. Yang penting bagi pemerintah mereka sudah naik, sudah duduk, sedangkan kami para pedagang dibiarkan begini saja," tuturnya.

Padahal, katanya, bila sudah dibangun, tentunya rakyat kecil akan terbantu. Bangunan itu juga tak akan usang karena bisa lebih terawat.

"Lagian kalau pembangunannya selesai akan dapat membantu rakyat kecil seperti kami. Jadinya kami juga tidak tidak selamanya berjualan di kaki lima begini. Yang jelas kalau di sana kita sudah tidak kena hujan, tidak kena panas, tapi sekarang sia-sia lah bangunan pasar ini dan akan lapuk kalau dibiarkan lama begini," pungkasnya.

Penulis: Rivo Wijaya
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Gubernur Riau Syamsuar.Keluarkan Surat Edaran Tidak Keluar Daerah, Gubri Ingatkan Disiplin Patuhi Prokes
Gubri SyamsuarGubri Ajak Masyarakat Cegah Kasus Covid-19 saat Libur Panjang
Demo tolak UU Cipta Kerja di DPRD Riau kemarin.Pengamat: Gubri Seharusnya Muncul di Tengah Ricuhnya Demonstrasi UU Cipta Kerja
  Gubri Syamsuar menyerahkan bantuan masker bersempena Hari Santri Nasional tahun 2020Serahkan 100 Ribu Masker, Gubri Ingatkan Santri Disiplin 3M
Mahasiswa kembali menggelar aksi di depan kantor Gubernur Riau menolak UU Cipta Kerja.Mahasiswa Minta Gubri Tegas Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Gubernur Riau Syamsuar.Pj dan Pjs Bupati Diminta Tidak Abaikan Tugasnya di Pemprov Riau

BERITA LAINNYA    
Mesut Oezil terbuang dari Arsenal karena salahnya sendiri 2020. Foto: Detik
Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
Tol PermaiMelintas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tak Lagi Gratis, Mulai 2 November Berbayar
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Ns Popy Yulia Santisa SkepPositif Covid-19 Tembus 800 Kasus, Masyarakat Diimbau Hindari Stigma Negatif
  IlustrasiPandemi Covid-19, Tempat Usaha dan Kegiatan Masyarakat di Meranti Dibatasi hingga 10 Malam
DPRD PekanbaruKomisi I DPRD Pekanbaru Sorot Konflik Kepemilikan Lahan Warga dengan PLTU
Protokol Kesehatan harus diterapkan di kampanye Pilkada.Kampanye Pilkada di Kepulauan Meranti Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Wajib Masker Saat Service Kendaraan di Astra Daihatsu
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved