www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Viral Video Mobil Wapres Diisi Pakai Jeriken, Setwapres Ungkap Alasannya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Gagas Pemantapan Metode Baru, Kapolda Riau Ingin 2020 Riau Bebas Asap
Rabu, 27 November 2019 - 08:22:05 WIB
Pertemuan Kapolda Riau dengan sejumlah wartawan di Kota Pekanbaru, Selasa (26/11/2019) siang, di Jalan Bima kantor Multimedia Bidhumas Polda Riau.
Pertemuan Kapolda Riau dengan sejumlah wartawan di Kota Pekanbaru, Selasa (26/11/2019) siang, di Jalan Bima kantor Multimedia Bidhumas Polda Riau.

PEKANBARU - Menyosong tahun 2020, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi telah menyiapkan rencana baru yakni mobilisasi, satukan pemikiran bersama, untuk pencegahan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. 

Keinginan yang kuat dan semangat rasa bertanggung jawab terhadap segala kemungkinan yang terjadi, menurut Agung, bisa sebagai wujud upaya pencegahan dini awal muncul terjadinya bencana Karhutla.

Belajar dari pengalaman, Agung melihat kondisi asap terjadi di awal 2019 hingga akhir musim kemarau panjang. Karhutla adalah musibah yang fokus upaya pencegahan dibebankan pada instansi pemerintah daerah, pusat serta aparat penegakan hukum, di luar warga. 

"Banyak hal diskusi masih jadi bahan perbincangan (upaya pencegahan) tidak serta merta ikut melibatkan masyarakat setempat. Awalnya kecil hingga larut menjadi besar, ujungnya tidak selesai," Agung menilai. 

Tanggung jawab itu milik bersama, katanya. Maka, jelang tahun 2020, Agung menuangkan pemikiran dalam kesiapan menghadapi musim kemarau agar Riau terbebas asap akibat kebakaran lahan. 

Keinginan itu disampaikan Agung dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan di Kota Pekanbaru, Selasa (26/11/2019) siang, di Jalan Bima kantor Multimedia Bidhumas Polda Riau. 

"Kesiapan kita di musim kemarau 2020 mendatang, kita ingin bangkitkan semangat warga Riau seluruhnya, agar bersama antisipasi munculnya kebakaran lahan. Upaya ini memang tugas aparat dan lainnya. Tapi  jumlah itu belum pantas padamkan api," ajak Agung. 

Agung ingin semua pihak jajarannya, TNI, instansi pemerintah daerah, vertikal dan pihak korporasi yang juga ikut merangkul warga Riau. Banyak hal yang perlu dilakukan, untuk menyatukan semangat mobilisasi, bangkitkan​ upaya pencegahan kebakaran lahan. 

"Inilah kita inginkan menyatukan semuanya, bangkitkan kembali semangat bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) di tahun mendatang. Nantinya dapat kita salurkan untuk pemadaman," terang Agung. 

Keinginan itu, tentunya dimulai sejak awal setiap adanya kemunculan titik-titik api di lokasi kebakaran. Agung mengatakan langsung diupayakan pemadaman. Intinya, jangan pernah sekali-kali meninggalkan sejumlah titik api di lokasi karhutla. 

"Sejak ini kita mulai bangun paradigma baru, bahwa kita tidak akan tinggalkan api yang masih terbakar di lahan begitu saja. Betul-betul kita upayakan melakukan pemadaman api. Kalau ada 10 titik api, semuanya dipadamkan, jangan 5 titik saja dipadamkan. Kita ingin semua padam," ucap Agung. 

Untuk itu, kata Agung, perlu dorongan dan dukungan semua pihak, bagaimana menciptakan mobilisasi dengan masyarakat dilibatkan dalam upaya pemadaman. Perlu pemikiran dan langkah kongkrit. 

"Karhutla ini juga bencana, harus kita kerahkan jiwa relawan kita dan semua masyarakat untuk mau menjadi bagian dalam proses pemadaman. Awal tahun 2020 ini, kita bisa kelola pemadaman ini agar tidak ada lagi bencana ini," ingin Agung. 

Penulis : Helmi 
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 Crew Leader melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla.Uniknya Cara Crew Leader Sosialisasi Karhutla di Masa Pademi
Foto bersama.Canangkan Program Kampung Tangguh Nusantara Serentak, Polda Riau Buka 200 Hektare Lahan
Komandan Korem 031/ Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed Bisa Turun Kapan Saja, 3.000 Personel TNI Siap Amankan Karhutla di Riau
  Gubernur Riau Syamsuar.Karhutla Riau Bisa Dikendalikan, Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Sangat Membantu
APP Sinar Mas biasanya juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam misi patroli berkelompok untuk cepat mengidentifikasi dan memadamkan titik api.Menjaga Hutan Kala Pandemi: Kisah Tim Reaksi Cepat APP Sinar Mas
Hingga Juli 2020, Lahan Terbakar di Riau Capai 1.251 Hektar

 
Berita Lainnya :
  • Viral Video Mobil Wapres Diisi Pakai Jeriken, Setwapres Ungkap Alasannya
  • Tahun Ajaran Baru, Siswa di Kepulauan Meranti Masih Belajar dari Rumah
  • Hujan Masih akan Guyur Riau di Akhir Pekan
  • Fatwa MUI, Salat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban di Tengah Pandemi harus Ikuti Ketentuan Ini
  • Depresi, Janda Muda Bunuh Diri Usai Digilir 8 Pemuda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved