www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Anggota DPRD Riau Pertanyakan Kesiapan Pemprov Terapkan New Normal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Satu Juta Lebih Warga Riau Tak Punya Jaminan Kesehatan
Senin, 21 Oktober 2019 - 21:44:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Masyarakat miskin dan tidak mampu yang sebelumnya jadi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) akan dialihkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Iurannya dibayar oleh pemerintah pusat. Sedangkan dari Pemerintah Provinsi Riau yang akan mencover masyarakat miskin dan tidak mampu di luar kuota PBI JKN KIS melalui program jaminan kesehatan daerah," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir disela Rapat Kordinasi bersama Wakil Gubernur Riau dan Bupati/Walikota se-Provinsi Riau dalam rangka mereview iuran budget sharing di Hotel Premiere, Senin (21/10/2019).

Mimi menjelaskan bahwa mulai tahun 2015 peserta jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu di Provinsi Riau secara bertahap sudah diintegrasikan ke program JKN KKS menjadi peserta PBI.

"PBI daerah itu iurannya dibayar oleh pemerintah daerah. Sistemnya budget sharing antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten kota," ujarnya, dikutip tribun.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar nasution mengatakan bahwa pelaksanaan program kesehatan telah berlangsung sejak 2014 hingga saat ini.

Sejauh ini, dukungan Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan salah satu program strategis nasional di bidang kesehatan ini telah implementasikan sejak tahun 2019 dengan cara menduplikasi peserta Jamkesmas ke dalam program JKN.

Edy menyebutkan bahwa jumlah penduduk Riau yang sudah didaftarkan ke dalam program JKN KIS secara budget sharing hingga Oktober 2019 berjumlah 620.037 jiwa.

Sedangkan data cakupan seluruh penduduk yang sudah memiliki jaminan kesehatan sejumlah 4.592.796 jiwa atau sebesar 75,61 persen.

"Jadi masih ada sekitar 1.481.272 jiwa lagi yang belum memiliki jaminan kesehatan," katanya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir.Nihil Penambahan Kasus Positif, 1 Lagi Pasien Covid-19 Riau Sembuh dan Boleh Pulang
Ilustrasi15.941 Orang di Riau Sudah Rapid Test, 221 Hasilnya Reaktif
Plt Kadispar Riau Raja Yoserizal Zen saat meninjau objek wisata Alam Mayang, Minggu (31/5/2020). Foto: RiauposPlt Kadispar Riau Tinjau Destinasi Wisata untuk Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan
  IlustrasiData Pasien Positif dan PDP Riau Sembuh Tinggi, Indra Yovi: Harus Tetap Waspada
Wagubri Edy Natar NasutionPSBB di Riau Berakhir, Wagubri: Tetap Jalankan Protokol Kesehatan
IlustrasiBMKG Pantau 103 Hotspot di Sumatera, 7 Titik Ada di Riau

 
Berita Lainnya :
  • Anggota DPRD Riau Pertanyakan Kesiapan Pemprov Terapkan New Normal
  • Imbas Corona, 2.226 Karyawan Distributor Nike Dirumahkan
  • Ada 18 PDP Baru di Riau, Tersebar di Beberapa Kabupaten/Kota, 9 Pria dan 9 Wanita
  • Ratusan Balita dan Anak-anak di Surabaya Terpapar Virus Corona
  • Walikota Pekanbaru Pantau Langsung Titik Keramaian di Hari Pertama Penerapan New Normal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Gubri Teken Sertifikat Serah Terima 2 Insinerator Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved