www.halloriau.com

BREAKING NEWS :
Pjs Bupati Rohul Sampaikan Sosialisasi dan Edukasi Melalui RSLL
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
PT Arara Abadi-SMF dan Pemuda Tempatan Kembangkan Taman Bunga Okura
Kamis, 21 Februari 2019 - 17:33:34 WIB
 Pimpinan DMPA PT AA-SMF Jose Rinaldi, Staf, Desi sertaHumas PT AA-SMF Ir. Nurul Huda, MH.,M.IKom Meninjau langsung pemasangan Ayunan Bantuan dari Perusahaan
Pimpinan DMPA PT AA-SMF Jose Rinaldi, Staf, Desi sertaHumas PT AA-SMF Ir. Nurul Huda, MH.,M.IKom Meninjau langsung pemasangan Ayunan Bantuan dari Perusahaan

RUMBAI-Berjarak lebih kurang 20 Km atau menempuh perjalanan selama 30 menit dari Pusat Kota Pekanbaru, hamparan taman bunga, tepatnya di Desa Okura Kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru terasa Indah. Tampak Bunga-bunga yang sedang mekar, jauh dari kebisingan kota dan berada di bibir sungai terdalam di Indonesia, Sungai Siak.

Sekelompok pemuda ramai-ramai bergotong royong sedang mendirikan mainan ayunan besi yang disekelilingnya terlihat Bunga Matahari dan Bunga lainnya sedang mekar, seolah-olah bukan berada di Pekanbaru-Riau. Rasa penasaran tersebut membuat bertanya lebih jauh kepada pemuda-pemuda tersebut. Salah satunya Muslim (38), yang didampingi Tenaga Pendamping Desa Putra daerah Okura, Sarjana Tamatan Universitas Lancang Kuning, Toto Edi penduduk asli Okura. 

Ketika dicoba mendekati sekumpulan pemuda-penuda tersebut dan bertanya kepada Muslim, dia mengatakan bahwa Desa Okura oleh pemerintah Kota Pekanbaru dijadikan menjadi Desa Wisata Unggulan Pekanbaru, karena selama ini ada beberapa kali para wisatawan lokal dan mancanegara seperti dari Malaysia, Thailand kunjungan Wisata ke Okura.

"Karena mungkin mereka tertarik dengan nama Kampung Okura dari berbagai sumber seperti internet, karena bagi wisatawan nama kampung Okura ini unik seperti Bahasa Jepang. Menurut ceritanya nama Okura ini nama kampung yang diberikan oleh orang Jepang, karena menurut sejarahnya Okura ini tempat jajahan Jepang dahulunya," kata Muslim.
 
Muslim menambahkan: para wisatawan melihat Okura di Internet, mungkin mereka lihat cantik, namun setelah para wisatawan itu datang, ternyata mereka kecewa, dan mengatakan Okura tidak ada apa-apanya, tidak sesuai dengan harapan mereka.

"Akhirnya timbul pemikiran bagi saya untuk membuat tempat wisata dan saya melihat potensi alam yang ada di sini, jadi saya harus menciptakan tempat wisata yang alamnya sudah ada sekaligus dengan melihat “pasarnya”, dan saya melihat pasarnya sekarang adalah orang-orang suka selfie (swafoto). Maka terfikirkan untuk membuat taman bunga, karena semua kalangan dari anak-anak sampai orang dewasa bisa masuk (manfaatkan). Akhirnya saya ajak 20 orang pemuda-pemuda disini untuk mewujudkan ide ini dengan memanfaatkan dan meminjam lahan kosong yang semak belukar milik orang. Saya meyakinkan pemilik lahan agar bersedia meminjamkan demi untuk mensejahterakan masyarakat Okura, pemilik lahan mengizinkan karena pemilik lahan juga berkeinginan lahannya akan dijadikan tempat wisata," bebernya.
 
Mereka juga mendapatkan bantuan dari pemerintah juga mendapatkan bantuan PT Arara Abadi-Sinarmas. "Saya tidak membayangkan sebelumnya, begitu mudahnya bantuan yang kami perlukan secepatnya dibantu oleh Arara Abadi-Sinarmas, misalnya mainan ayunan ada 3 buah, barang-barang bekas dari industri, misalnya drum, ban. Arara Abadi juga membantu membuatkan Nursery untuk pengembangan biakan bibit bunga. Ke depannya kita juga akan membuat Jembatan apung dan Gajebo apung," katanya lagi.
 
Untuk mendapatkan bibit jenis-jenis bunga yang ditanam Muslim menambahkan awalnya minta kepada rumah-rumah orang, lalu dikembangbiakan, tapi ada juga yang beli dari luar daerah, seperti dari Bandung. Ada 10 jenis bunga yang ditanam dalam taman bunga. Dan jumlah pengunjung pada hari libur pada saat bunga mekar, perhari tersebut mencapai 1.000 orang pengunjung. Biasanya pada saat-saat Bunga Matahari Mekar yang selama 3 Minggu, pengunjungnya banyak.
 
Sementara itu, Tenaga Pendamping Toto menambahkan, sebagai tenaga pendamping DMPA (Desa Makmur Peduli Api) PT Arara Abadi, yang mana dalam program DMPA diharapkan agar masyarakat dalam pengolahan lahan tidak membakar, dan program taman ini kita juga mengharapkan agar masyarakat tidak membakar, dan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Program taman bunga ini awalnya tidak masuk dalam program DMPA perusahaan, tapi saya mengajak Pak Jos (pimpinan DMPA Arara Abadi) untuk melihat prospek taman bunga ini. Akhirnya perusahaan tertarik membantu dan memasukan ke dalam Program DMPA" ujarnya.
 
Menurut Kepala Program DMPA (Desa Makmur Peduli Api) dan Kepala CSR PT Arara Abadi-Sinar Mas Forestry Jos Rinaldi didampingi Humas PT AA-SMF Nurul Huda kepada media menjelaskan, pada saat FGD (Focus Group Discution) dengan masyarakat Okura, awalnya taman Bunga ini tidak ada dalam pembicaraan, di FGD lebih fokus pada kegiatan Holtikultura dan Kegiatan Perekonomian lainnya yang diselaraskan dengan program DMPA Perusahaan yang di Okura ini sejak tahun 2017 lalu.

"Tapi beberapa waktu kemudian, karena kita melihat potensi dan niat pemuda-pemuda okura ini cukup kuat, maka berdasarkan masukan sarjana tenaga pendamping desa yang ditempatkan perusahaan di Okura, akhirnya perusahaan  membantu pemuda-pemuda Okura ini. Ke depannya kita juga sudah menyiapkan membangun Nursery untuk tempat pembibitan. Karena tanaman bunga disini banyak jenis tanaman semusim yang setiap saat bibit tersebut perlu dikembangkan dan ditanam menggantikan Bunga yang harus diganti. Bantuan yang diberikan perusahaan, di samping barang-barang dari perusahaan, juga berbentukan bantuan dana hibah dana untuk modal pengembangan, termasuk bantuan berbentuk pelatihan dan pengembangan bibit di Nursery nantinya," kata Jos. (rilis)
 
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

 
Berita Lainnya :
  • Pjs Bupati Rohul Sampaikan Sosialisasi dan Edukasi Melalui RSLL
  • Pjs Bupati Rohil Puji Ketegasan Satgas Covid-19 dalam Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan
  • PGN Jaga Kinerja Operasional Positif Selama Masa Covid-19
  • Program Polri Peduli, Kapolres Inhu Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batang Cenaku
  • Total Pasien Positif Hampir 8.000, Berikut Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19 di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    "Ngopi Coi" Bersama BNPT dan FKPT Riau
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved