www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
170 Pasien Covid-19 di Riau Sembuh, 2 Orang Meninggal Dunia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Dari Sasaran 1,9 Juta Anak, Vaksinasi MR di Riau Capai 37.3 Persen
Rabu, 24 Oktober 2018 - 12:56:43 WIB
Foto : Antara Riau
Foto : Antara Riau

PEKANBARU - Pencapaian vaksinasi campak atau measles dan rubella (MR) hingga 23 Oktober 2018 di Provinsi Riau baru sekitar 37,3 persen dari jumlah sasaran 1,9 juta anak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau seperti dikutip dari antarariau.com, Rabu, (24/10/2018) Riau kini masih dalam peringkat tiga terbawah dari 28 provinsi di luar Jawa yang serentak melaksanakan program imunisasi MR. Pencapaian Riau hanya lebih baik dari Provinsi Aceh yang hanya 8,9 persen dan Sumatera Barat dengan realisasi 35,5 persen.

Kementerian Kesehatan sudah memperpanjang program vaksinasi MR selama sebulan atau hingga 31 Oktober. Hal itu dilakukan karena munculnya pro dan kontra tentang kehalalan vaksin yang digunakan sejak awal program diluncurkan pada 1 Agustus.

Hal tersebut yang turut membuat pencapaian di Riau rendah karena ada sejumlah pemerintah kabupaten dan kota menghentikan pemberian vaksin kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir menyatakan untuk mencapai target 95 persen dari jumlah sasaran 1,95 juta anak usia sembilan hingga 15 tahun di Riau akan sulit diwujudkan dengan waktu sudah sangat mepet. Pencapaian yang realistis untuk bisa dicapai maksimal hanya sebesar 50 persen.

"Kalau dilihat dari capaian rata-rata per hari, kemungkinan sampai akhir Oktober sekitar 45 sampai dengan 50 persen," katanya.

Daerah yang paling rendah dalam pencapaian vaksinasi MR adalah Kota Dumai karena hanya lima persen. Kemudian Kota Pekanbaru 23,06 persen dan Kabupaten Siak 26,38 persen.

Kepulauan Meranti pencapaiannya sudah 28,16 persen, Kampar 33,13 persen, Indragiri Hilir 33,43 persen, Rokan Hulu 35,29 persen, Bengkalis 43,91 persen, Pelalawan 51,48 persen, Indragiri Hulu 52,98 persen, Rokan Hulir 55,07 persen dan paling tinggi adalah Kuantan Singingi dengan pencapaian 63,26 persen.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau Nazir Karim menyatakan lembaga ulama membolehkan umat Islam melakukan imunisasi MR karena dengan berbagai pertimbangan akhirnya menyatakan hukumnya mubah, atau boleh meski ada kandungan haram dalam vaksin tersebut.

"Memang vaksin itu hasil pemeriksaan (kandungannya) memang haram. Tapi dalam agama Islam, ada ketentuan yang sangat terpaksa, darurat dan tak ada yang lain, maka hal-hal yang haram zatnya bisa digunakan. Jatuhnya hukumnya mubah," kata Nazir Karim pada diskusi publik situasi penyakit campak & rubella di Kota Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat hingga di Riau sudah bertemu dengan berbagai pihak, mulai dari kalangan pemerintah hingga lembaga PBB Unicef untuk membahas pro dan kontra imunisasi MR.

Ia meminta agar persoalan MUI Riau yang sebelumnya tidak menyarankan umat Muslim imunisasi MR sebelum ada kepastian kehalalan vaksin tersebut, jangan disalahartikan bahwa MUI menolak adanya imunisasi.

Ia menjelaskan, hukum mubah atau boleh untuk imunisasi MR dilatarbelakangi sejumlah pertimbangan. Pertama, hingga kini belum ditemukan vaksin yang halal, kedua kondisi memang sudah darurat, dan ketiga berdasarkan testimoni ahli bahwa kedaruratan bukan hal yang dibuat-buat.

"Justru kalau tak diimunisasi akan berdampak bahaya untuk anak," katanya.

Karena itu, MUI Pusat juga sudah mengeluarkan Fatwa Nomor 33 tahun 2018 tentang penggunaan vaksin MR. Fatwa tersebut menjadi dasar bagi MUI Riau untuk mengeluarkan komitmen bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk melanjutkan program imunisasi MR. (*)



 

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani NazirMalam Ini, 24.640 Vaksin Covid-19 Tahap III Tiba di Riau
Husaimi HamidiPemilihan Direksi BUMD Diminta Libatkan DPRD Riau
Wagubri Edy Natar Nasution2021, Pemprov Riau Siap Gelontorkan Rp115 Milliar untuk Bansos Pendidikan
  IlustrasiTurun Drastis, Hari Ini Kasus Baru Covid-19 di Riau Tambah 44 Positif
Kepala BPS Riau Misparuddin2020, Jumlah Penduduk Laki-laki di Riau Lebih Banyak dari Perempuan
Pelantikan pengurus JMSI Riau. Foto: MatapersPelantikan Pengurus, JMSI Diharapkan Beri Kontribusi Positif untuk Riau

BERITA LAINNYA    
Ilustrasi170 Pasien Covid-19 di Riau Sembuh, 2 Orang Meninggal Dunia
Tokoh pemuda Pelalawan, Dwi Surya Pamungkas 
DLH Diminta Profesional Tangani Sampah di Pangkalankerinci
Selebaran yang beredar di media sosial dan aplikasi chating.IPMK2M menduga ada penyimpangan
yang melibatkan Bupati Irwan Nasir.IPMK2M Tuntut Bupati Meranti di Kasus JSR, Irwan Nasir: Sangat Tendensius dan Sarat Kepentingan
  Walikota Pekanbaru, H FirdausWako Pekanbaru: Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari di Zona Kuning
Ilustrasi APAR di mobil SuzukiMobil Suzuki 2021 Sudah Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani NazirMalam Ini, 24.640 Vaksin Covid-19 Tahap III Tiba di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved