www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Mahasiswa KKN Relawan Desa Lawan Covid-19 Unri Buat dan Bagikan Handsanitizer Gratis untuk Masyarakat Perawang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Buka 400 Hektar Lahan Sawit Tanpa Izin, KLHK Sita Dua Unit Alat Berat
Senin, 22 Oktober 2018 - 16:18:58 WIB
Dua Ekskavator yang diamakan KLHK.
Dua Ekskavator yang diamakan KLHK.

PEKANBARU - Tim Satgas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Riau mendapat perlawanan dari sekelompok orang di daerah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (20/10/2018) sore.

Perlawanan ini terjadi setelah petugas berhasil mengamankan 2 unit alat berat jenis Ekskavator yang digunakan untuk membersihkan lahan yang masih berada dalam kawasan hutan, diduga belum mendapatkan izin dari kementerian.

Kepala Seksi Wilayah II Gakkum KLHK Riau Eduward Hutapea, Senin (22/10/2018) sore mengatakan, kejadian itu terjadi ketika pihaknya menyita alat berat yang diduga digunakan untuk menggarap hutan lindung di wilayah Rohul.

"Saat itu tim Satgas kita melakukan penyitaan dua unit alat berat jenis Ekskavator. Namun dalam perjalanan, petugas dihadang sekelompok orang di simpang TB Tandun, Rohul," ujar Eduward.

Upaya perlawanan yang dilakukan sekelompok orang ini diperkirakan berjumlah 50 orang. Mereka menggunakan 4 unit mobil mencoba menghadang petugas di lapangan saat membawa alat berat.

"Waktu keributan menjelang Magrib, mereka mencoba menghentikan petugas. Setelah adanya peringatan dari petugas, sekelompok orang membubarkan diri," ucap Eduward

Eduward menjelaskan, kejadian ini berawal ketika pihaknya mendapatkan laporan adanya kegiatan pembersihan lahan dalam kawasan hutan oleh pihak-pihak lain tnpa adanya izin dari kementerian.

Pada Sabtu (20/10/2018) pihaknya turun ke lokasi dan melihat dua Ekskavator membersihkan kawasan dalam hutan. Dalam operasi ini, kata Eduward, pihaknya berhasil mengamankan alat berat, operator, pembantunya dan pekerja.

"Dua unit Ekskavator, 1 operator dan pembantunya, serta dua orang pekerja di lapangan. Mereka ini sebagai saksi dalam kasus ini, gunanya untuk dimintai keterangan," sambung Eduward.

Sementara itu, dalam pengamatannya di lapangan yang diyakini oleh tim, lokasi yang dibersihkan ini rencananya untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit dengan luas lahan lebih kurang 400 hektare.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat mengevakuasi dua unit alat berat ini mendapatkan kendala di lapangan. Karena medan yang ditempuh sangat terjal, sehingga susah ditempuh dengan cepat oleh kendaraan.

"Kendala tim di lapangan, lebih pada medan yang cukup sulit dijangkau. Jaraknya yang ditempuh untuk membawa alat berat ini 8 km dan waktunya pun 4 jam," pungkas Eduward.

Eduward meyakinkan, kalau terbukti ada pihak-pihak yang berupaya menggagalkan petugas melakukan penyelidikan dan penyidikan, bisa saja pihak tersebut dipandang telah melanggar peraturan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Helmi
Editor  : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiCegah Karhutla, Perusahaan Sawit di Riau Proaktif Ambil Langkah Preventif dengan Masyarakat
Heli Water Bombing bantuan dari PT Arara Abadi-APP Sinar Mas.BPBD Riau Apresiasi Bantuan Heli dan Alat Berat dari PT Arara Abadi-APP Sinar Mas
IlustrasiAkibat 1,4 Juta Hektar Kebun Sawit di Riau Tanpa Izin, Pemprov Kehilangan Pendapatan Rp107 Triliun
  Ilustrasi. Foto: AntaraBantu Penanganan Karhutla, KLHK Tempatkan Satu Heli Bell di Riau
Gubernur Riau Syamsuar.Jangan Tergantung pada Sawit, Gubri Minta Seluruh Bupati Kembangkan Tanaman Pangan di Riau
Banjir di Rohul.Banjir Ancam Tiga Kabupaten di Riau di Musim Penghujan Begini

 
Berita Lainnya :
  • Mahasiswa KKN Relawan Desa Lawan Covid-19 Unri Buat dan Bagikan Handsanitizer Gratis untuk Masyarakat Perawang
  • Kelurahan Tobek Godang Masuk Nominasi Proklim 2020
  • Viral Video Mobil Wapres Diisi Pakai Jeriken, Setwapres Ungkap Alasannya
  • Tahun Ajaran Baru, Siswa di Kepulauan Meranti Masih Belajar dari Rumah
  • Hujan Masih akan Guyur Riau di Akhir Pekan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Serahkan Figura Gerakan 1.000 Kantong Darah Relawan Peduli Covid-19
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved