JAKARTA – PT Chery Sales Indonesia (CSI) sukses mencatat pencapaian impresif di ajang GIIAS 2025 dengan perolehan 2.153 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
Angka ini melonjak 113 persen dibandingkan dengan GIIAS 2024, membuktikan daya tarik produk-produk Chery di pasar otomotif Indonesia.
Sales Director CSI, Budi Darmawan, mengungkapkan bahwa hingga tanggal 31 Juli 2025, perusahaan telah mengantongi 1.405 SPK.
Menurut Budi, pengalaman menunjukkan bahwa tiga hingga empat hari terakhir GIIAS adalah periode puncak, di mana jumlah SPK bisa lebih dari separuh total perolehan.
Data penjualan menunjukkan, model Chery Super Hybrid (CSH) menjadi yang paling laris, menyumbang 44 persen dari total SPK.
Diikuti oleh model kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dengan kontribusi 35 persen, dan model berspesifikasi New Energy Vehicle (NEV) sebesar 21 persen.
Secara rinci, Chery Tiggo 8 CSH mencatat kontribusi terbesar dengan 24 persen dari total SPK, menjadikannya SUV 7-seater PHEV terlaris di GIIAS 2025.
Posisi kedua ditempati oleh Chery J6 dengan 22 persen, diikuti Chery Tiggo Cross CSH Hybrid dengan 16 persen, dan Chery E5 sebesar 12 persen.
Head of Brand & Marketing Department CSI, Rifkie Setiawan, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pencapaian signifikan ini adalah bukti bahwa inovasi teknologi Chery sesuai dengan permintaan pasar otomotif Indonesia.
Rifkie juga menyebut Chery Tiggo Cross CSH Hybrid sebagai produk inovatif yang dapat diakses oleh lebih banyak kalangan, dengan harga yang kompetitif, mulai dari Rp299.900.000 (OTR Jakarta), demikian dilansir dari Otodriver.com. (*)