Otomotif
BREAKING NEWS :
23 UMKM Riau Ikuti Pameran Karya Kreatif Indonesia 2022
 
Jelang Waisak, Kemenkumham Riau Usulkan 79 Napi Buddha Terima Remisi
Sabtu, 14 Mei 2022 - 17:36:24 WIB
Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd Jahari Sitepu
Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd Jahari Sitepu

PEKANBARU - Hari raya keagamaan memang selalu ditunggu-tunggu karena kedatangannya membawa kebahagiaan. Tak terkecuali bagi warga binaan pemeluk agama Buddha yang menjalani hukuman di lapas dan rutan di Riau.

Sebanyak 79 narapidana beragama Buddha diusulkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau mendapatkan remisi atau potongan masa hukuman pada Hari Raya Waisak 2566 BE yang akan jatuh pada 16 Mei 2022 nanti.

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd Jahari Sitepu menyebutkan 79 WBP yang diusulkan menerima remisi Waisak tersebut, terdiri dari 78 napi dewasa dan 1 orang anak pidana yang menghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pekanbaru di Rumbai.

"Remisi yang diperoleh nanti jumlahnya bervariasi. Ada 6 napi mendapatkan remisi selama 15 hari, 55 napi mendapatkan 1 bulan, 9 napi mendapatkan 1 bulan dan ada juga 9 napi yang mendapatkan 2 bulan," kata Jahari Sabtu (14/5/2022) dilansir dari Media Center Riau.

Menurut Jahari besaran Remisi Khusus (RK) Hari Raya Keagamaan adalah 15 hari bagi yang telah menjalani pidana selama 6 sampai 12 bulan, dan 1 bulan bagi yang telah menjalani pidana selama 12 bulan atau lebih, dan seterusnya di mana maksimal didapat adalah selama 2 bulan.

"Untuk Hari Raya Waisak tahun ini, tidak ada yang mendapatkan RK II atau langsung bebas setelah mendapatkan remisi. Semua hanya dapat RK I (pemotongan masa hukuman biasa)," tambahnya lagi.

Selain ke 79 WBP tadi, terdapat 2 WBP beragama Buddha yang tidak bisa kita usulkan mendapatkan remisi karena mereka tidak membayar denda dan uang pengganti, keduanya merupakan napi kasus korupsi.

Pemberian remisi merupakan hak bagi WBP yang memenuhi syarat. Kakanwil memastikan dalam pengusulan remisi dilaksanakan penuh transparansi serta bebas dari suap dan pungli karena dilaksanakan secara online.

"Seluruh lapas dan rutan di Riau sedang berproses dalam mewujudkan satuan kerja yang bebas dari korupsi serta bersih melayani. Untuk itu, kami harapkan masyarakat dapat mendukung niat baik tersebut serta ikut mengawasi seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi pada lapas dan rutan," tandasnya. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • 23 UMKM Riau Ikuti Pameran Karya Kreatif Indonesia 2022
  • Inflasi dan Kekurangan Komponen Paksa Samsung Pangkas Produksi Smartphone Hingga 30 juta unit
  • Seorang Remaja Palestina Kembali Ditembak Mati Pasukan Israel
  • Penerapan KTP Digital, Disdukcapil Pekanbaru Perlu Peningkatan Perangkat
  • Gencarkan Sosialisasi, Disperindag Pekanbaru Gesa Pemindahan Pedagang BRPS ke Pasar Induk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     

    Suzuki.
    Emisi Gas Buang Suzuki
    Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
     
     
     
    MobiL
    Agung Toyota Serahkan Santunan ke Panti Asuhan Fajar Harapan
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved