Otomotif
BREAKING NEWS :
Cegah Karhutla, Pemerintah Rekayasan Hujan untuk Basahi Gambut Riau Saat Idul Fitri
 
Bahaya Cairan Disinfektan pada Kendaraan Bermotor
Senin, 30 Maret 2020 - 20:06:32 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA - Untuk menekan penyebaran virus corona atau covid-19, berbagai upaya dilakukan, salah satunya dengan penyemprotan cairan disinfektan di fasilitas umum. Selain itu, penyemprotan juga dilakukan oleh sebagian warga, bahkan sampai di komplek perumahan pada berbagai wilayah Ibu Kota.

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan juga pada beberapa kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Sebab, menurut penelitian, virus Corona bisa bertahan hidup di benda mati selama beberapa jam.

Penyemprotan ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti di Jawa Tengah, penyemprotan cairan disinfektan di lakukan menggunakan kendaran water canon Brimob.

Sementara untuk di Ibukota Jakarta, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan mengunakan drone dan spray darat yang dilaksanakan oleh personel gabungan Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, para pemilik kendaraan juga mulai banyak yang melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada interior mobil demi mencegah penyebaran virus covid-19.

Interior Mobil

Namun apakah hal tersebut sebenarnya aman dilakukan, baik untuk kendaraan maupun pemilik mobil sendiri?

Dokter Rumah Sakit Pertamina Bina Medika, Daniel Bramantyo, menjelaskan, cairan disinfektan itu berbahaya bagi tubuh manusia jika terkena langsung.

“Bahan-bahan yang digunakan untuk disinfektan itu adalah senyawa karsinogenik, dan sejauh ini belum ada cairan lain yang bisa menggantikan (disinfektan), jadi pengggunaannya sangat berbahaya dan tidak disarankan,” ujar Daniel, Minggu (29/03/2020), seperti yang dilansir dari kompas.

Daniel menambahkan, efek yang didapat dari terkena cairan disinfektan secara langsung kepada manusia berbeda-beda tergantung daya tahan tubuhnya masing-masing.

“Kalau yang hipersensistif, terkena sedikit saja bisa sesak dan batuk, gangguan salur pernafasan bahkan sampai intoksikasi (keracunan), namun untuk orang yang normal mungkin efeknya tidak akan sejauh itu,” ujar Daniel.

Efek pada Mobil

Sementara itu, penggunaan cairan disinfektan juga tidak disarankan untuk kendaraan roda empat baik pada bagian eksterior maupun interior.

“Segala cairan yang mengenai bodi mobil pasti akan menimbulkan waterspot ( jamur). Simplenya, jika kita semprotkan air keran ke bagian mobil dan tidak langsung di lap pasti akan menimbulkan waterspot, apalagi menyemprotkan cairan disinfektan yang bersifat korosif ke bahan metal,” ujar Owner 28 Autodetailing, Bintaro, Adhimasya Trinanda kepada Kompas.com.

Untuk bagian interior juga tidak boleh sembarang di semprot disinfektan, terutama untuk yang berbahan leather atau kulit, karena standarnya leather atau bahan kulit emang tidak boleh terkena alkohol.

“Lebih baik konsultasi kepada salon mobil yang lebih memahami bahan dan cairan apa yang cocok digunakan untuk menghilangkan bakteri dan virus, yang tentunya sudah pasti aman dan tidak akan meninggalkan bercak atau efek-efek lainnya,” ujar Adhi.

Poles mobil

Sementara itu, Christopher Sebastian, Presiden Direktur XTO Car Care, mengatakan, cairan disinfektan tidak berbahaya bagi mobil, baik untuk interior maupun bagian bodi.

"Tapi, tetap tidak boleh terlalu sering. Sebab, jika dilakukan terus menerus, pasti berdampak kepada kerusakan," ujar Christopher, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Christopher menambahkan, kerusakan memang bisa terjadi pada bagian cat mobil. Sebab, cairan disinfektan mayoritas mengandung alkohol tinggi.

Baiknya, setelah mengalami penyemprotan cairan disinfektan, bodi mobil disiram air bersih sehingga tidak mengering. Kalau sampai mengering dan terlalu sering bisa menimbulkan kerak atau kerusakan pada permukaan cat. *



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
ilustrasi Bahaya Cairan Disinfektan pada Kendaraan Bermotor
 



 
Berita Lainnya :
  • Cegah Karhutla, Pemerintah Rekayasan Hujan untuk Basahi Gambut Riau Saat Idul Fitri
  • Hadapi New Normal, Pemerintah Wajibkan Pedagang Batasi Akses Keluar Masuk Pengunjung
  • Sebagian Wilayah Riau Hari Ini Bakal Diguyur Hujan
  • Harga Ayam di Pasar Tradisional Pekanbaru Melonjak Akibat Tradisi Masak Opor Saat Lebaran
  • PLN Sambung Aliran Listrik 7 Desa Terpencil di Riau Jelang Lebaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     

    Suzuki.
    Emisi Gas Buang Suzuki
    Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
     
     

    <br>
    15 Tips & Trik Perawatan Mobil Honda yang Bisa Dilakukan di Rumah
    Tips Memanaskan Mobil
     
    MobiL
    Motivation Training PT Kertajaya Utama Group
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved