www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Gawat! Corona Riau Pecah Rekor 1.215 Kasus Positif
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kisah Para Atlet Mualaf, Ada yang Masuk Islam karena Lihat Rekan Salat
Minggu, 18 Juli 2021 - 09:16:03 WIB
Lindswell Kwok
Lindswell Kwok

JAKARTA - Sejumlah atlet Indonesia memilih menjadi mualaf. Beberapa di antaranya memutuskan berpindah keyakinan saat mencapai puncak karier. Namun, ada juga sebagian atlet lainnya yang hijrah saat sudah pensiun.

Berikut lima atlet Indonesia yang menjadi mualaf dilansir dari okezone:

1. Maria Febe Kusumastuti

Maria Febe Kusumastuti adalah salah satu atlet bulu tangkis putri terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia, Maria memutuskan menjadi mualaf pada 2017, atau setahun setelah ia pensiun.

Maria mengumumkan pindah keyakinan via telekonferensi dari Ortario, Kanada. Setelah itu menjadi seorang muslimah, ia menikah dengan mantan pebulu tangkis Indonesia, Andrei Adistia, pada tahun yang sama. Sejak itu, Maria mengenakan hijab sebagaimana ajaran dalam Islam.

2. Markus Horison

Markus Horison cukup dikenal di masyarakat Indonesia karena rambutnya yang selalu botak. Dia merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Markus Horison memeluk Islam pada 2004 silam. Usai menjadi muslim, Markus memiliki nama Muhammad Haris Maulana. Keputusan Markus berpindah keyakinan sempat mendapatkan penolakan dari keluarga. Akan tetapi, Markus mampu melewati berbagai masalah yang timbul dari keputusannya menjadi mualaf. Dia pun tampak taat menjalani perintah Allah SWT.

3. Diego Michiels

Pemain ini terkenal dengan tato yang hampir memenuhi sekujur tubuhnya. Dia sudah lama mempelajari Islam sejak asih tinggal di Belanda.


Diego Michiels, pemain naturalisasi Tim Nasional (Timnas) Indonesia, ini resmi berpidah keyakinan pada 2013 lalu. Dia memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Setelah menjadi mualaf, Diego pun mengubah namanya menjadi Diego Muhammad Bin Robbie Michiels.

2. Cristian Gonzales

Siapa yang tak mengenal Cristian Gonzales? Mantan striker Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Keputusan itu diambil mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu setelah menikahi perempuan bernama, Eva Nurida Siregar. Gonzales pun memiliki nama Islam, yakni Mustafa Habibi.

Gonzales sendiri memiliki karier yang gemilang meningkat pesat usai menjadi mualaf. Penyerang kelahiran Uruguay itu tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006, dan 2007-2008. Di kancah tim nasional (timnas), Gonzales membantu Indonesia menyabet status runner-up di Piala AFF 2010.

1. Lindswell Kwok

Lindswell Kwok merupakan atlet wushu yang berasal dari Sumatera Utara. Ia atlet yang kaya prestasi baik di tingkat nasional dan internasional.

Dia meraih lima medali emas di kejuaran dunia wushu (2009, 2013, 2015, 2015 dan 2017). Lindswell juga menyumbang medali emas di Asian Games 2018 Jakarta.

Lindswell Kwok diketahui telah mempelajari Islam sejak 2015. Ia semakin tertarik pada Islam saat melihat rekannya sesama atlet wushu, Juwita Niza Wasni, salat. Lindswell pun memantapkan diri untuk berpindah keyakinan dengan memeluk agama Islam.

Kendati begitu, Lindswell baru mempublikasikannya kepada publik soal agamanya usai gelaran Asian Games 2018. Lalu, pada akhir 2018, Lindswell memutuskan menikah dengan Hulaefi, tepatnya pada 9 Desember 2018. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
IlustrasiGawat! Corona Riau Pecah Rekor 1.215 Kasus Positif
Dinas Perikanan Bengkalis8 ASN Diskan Bengkalis Positif Covid-19, Kadis Pertimbangkan untuk WFH Sebagian ASN
Kepala Rutan Rengat Refin Tua Simanullang FGD Kanwil Kemenkumham Riau, Kepala Rutan Rengat: Kami Rutin Razia
Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka sempat berkerumun, namun sempat dibubarkan petugasAntusias, Vaksinasi Massal di Kepulauan Meranti Menimbulkan Kerumunan
IlustrasiCerita Pasien Kritis Covid-19 Selamat dari Kematian Setelah Bersedekah Tiap Hari
  dokumentasiHari Ini, Nihil Warga Pambang yang Diswab Antigen
(foto: cnn indonesia) Dokter: Setelah Isoman 10 Hari Tak Perlu Lagi Tes Covid-19, Virus Sudah Mati
Polsek Bangko adakan patroli gabungan berskala besar pada Jumat (23/7/2021) malam. Polsek Bangko Patroli Gabungan PPKM dan Bagikan Semboko ke Warga yang Isoman
(Istimewa) Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat
Rakor Camat Bunut dengan kades dan lurah. Rakor Bersama Kades, Camat Bunut: Tak Ada Alasan Tolak Vaksin
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved