PEKANBARU – PSPS Pekanbaru menghadapi ujian penting saat bertandang menghadapi Persikad Depok pada pekan ketujuh Liga 2 Championship, Sabtu (24/10/2026).
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan momentum bagi Askar Bertuah untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Grup A sekaligus memperlebar jarak dari pesaing terdekatnya.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas menegaskan, timnya telah memusatkan perhatian pada pertandingan tersebut.
Ia menyadari Persikad merupakan salah satu pesaing langsung dalam perebutan posisi teratas.
"Pemain tentu saja fokus untuk pertandingan besok. Karena kita ketahui, Persikad adalah pesaing kita," ujar Akhyar, Jumat (23/10/2026).
PSPS saat ini memimpin klasemen sementara Grup A dengan koleksi 15 poin, sedangkan Persikad menempati peringkat kedua dengan 12 poin.
Selisih tiga angka membuat hasil pertandingan berpotensi memengaruhi peta persaingan di papan atas.
Kemenangan akan memperkuat posisi PSPS sekaligus menjaga jarak dari tekanan Persikad.
Sebaliknya, kegagalan membawa pulang poin maksimal dapat membuka peluang bagi pesaingnya untuk memangkas ketertinggalan dalam persaingan menuju fase berikutnya.
Kepercayaan diri PSPS tidak terlepas dari hasil pertandingan sebelumnya. Pada pekan keenam, tim asal Pekanbaru itu sukses mengalahkan Persiku Kudus dengan skor telak 4-1.
Hasil tersebut membawa PSPS naik ke puncak klasemen setelah sebelumnya memiliki jumlah poin yang sama dengan Persikad, yakni 12 poin.
Di sisi lain, Persikad justru kehilangan kesempatan menambah angka setelah takluk 1-2 dari Sumsel United. Perbedaan hasil itu membuat PSPS kini memiliki keunggulan tiga poin atas lawannya.
Meski demikian, posisi klasemen dan hasil pertandingan sebelumnya tidak otomatis menjamin kemenangan.
Persikad memiliki kepentingan besar untuk bangkit, terlebih pertandingan ini mempertemukan dua tim yang bersaing langsung di papan atas.
Situasi tersebut membuat PSPS dituntut menjaga konsistensi permainan. Keunggulan poin perlu diikuti performa yang solid agar tidak berubah menjadi tekanan ketika menghadapi lawan yang memiliki motivasi tinggi untuk memangkas jarak.
Selain menghadapi tekanan persaingan klasemen, PSPS juga harus mengelola kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang berdekatan.
Akhyar menyebut timnya memiliki kedalaman skuat yang cukup untuk menghadapi agenda tersebut.
Menurut dia, seluruh pemain memiliki kesiapan untuk mendapatkan kesempatan bermain sesuai kebutuhan tim.
"Semua pemain siap diturunkan kapanpun. Karena kita punya 29 pemain yang akan memberikan yang terbaik bagi tim," ucap Akhyar.
Ketersediaan 29 pemain menjadi modal bagi tim pelatih untuk mengatur komposisi pemain, terutama apabila intensitas pertandingan berdampak pada kondisi fisik skuad.
Namun, kedalaman skuat tetap harus dibuktikan melalui kontribusi nyata di lapangan. Rotasi pemain, pemulihan kebugaran, dan konsistensi performa akan menjadi faktor penting bagi PSPS untuk menjaga hasil positif dalam rangkaian pertandingan mendatang.
Setelah menghadapi Persikad Depok, PSPS Pekanbaru dijadwalkan bertemu Adhyaksa Bekasi City pada 1 November 2026.
Dua hari kemudian, tepatnya 3 November 2026, PSPS juga dijadwalkan tampil dalam kompetisi League Cup di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.