NORTHAMPTON – David Almansa memang menjadi nama yang paling bersinar dalam Moto3 Inggris 2026. Namun, dari sisi perjuangan, Veda Ega Pratama juga mencatat hasil penting di Sirkuit Silverstone.
Pebalap Indonesia tersebut mampu menutup balapan Moto3 Inggris 2026, Minggu (9/8/2026), di posisi kesembilan. Hasil itu terbilang positif karena Veda harus mengawali balapan dari grid ke-16.
Artinya, Veda berhasil memperbaiki posisi sebanyak tujuh tingkat sepanjang balapan.
Sementara itu, David Almansa tampil sebagai pemenang setelah melewati pertarungan sengit di rombongan depan. Pebalap asal Spanyol tersebut mampu mempertahankan kecepatannya hingga bendera finis dikibarkan.
Balapan di Silverstone berlangsung ketat sejak lap pertama. Almansa langsung mengambil posisi terdepan selepas start dan mendapat tekanan dari Alvaro Carpe.
Di sisi lain, Veda menunjukkan respons positif. Berangkat dari posisi ke-16, pebalap Indonesia itu mampu memperbaiki posisinya dan masuk ke persaingan sepuluh besar.
Pergerakan tersebut menjadi salah satu catatan penting bagi Veda sepanjang balapan. Ketika persaingan di barisan depan berlangsung agresif, Veda secara bertahap menjaga posisinya di kelompok tengah.
Pada lima lap terakhir, Veda sempat berada di posisi ke-10 sebelum akhirnya kembali naik satu tingkat hingga finis di urutan kesembilan.
Di depan, Almansa tidak sepenuhnya menjalani balapan dengan mudah.
Ia sempat kehilangan posisi pertama setelah disalip Brian Uriarte. Namun, Almansa mampu merespons dan kembali merebut pimpinan balapan dari Uriarte.
Persaingan semakin menarik setelah Uriarte kemudian terlibat insiden pada lap terakhir. Sebelumnya, pebalap Malaysia Hakim Danish juga harus mengakhiri balapan lebih awal setelah mengalami crash pada lap keenam.
Almansa terus berada di posisi terdepan hingga memasuki fase akhir balapan.
Memasuki lima lap terakhir, Alvaro Carpe terus memberikan tekanan kepada Almansa. Sementara itu, Veda masih berusaha mempertahankan posisinya di kelompok sepuluh besar.
Uriarte kemudian menyalip Carpe untuk mengambil posisi kedua. Namun, persaingan podium kembali berubah setelah Adrian Fernandez berhasil melewati Carpe.
Dengan tiga lap tersisa, Almansa, Carpe, dan Fernandez terlibat persaingan ketat untuk menentukan komposisi podium.
Almansa kemudian mampu menciptakan jarak yang lebih aman dari para rivalnya. Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk mengamankan kemenangan.
Drama kembali terjadi pada lap terakhir ketika Uriarte mengalami crash.
Almansa akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang Moto3 Inggris 2026. Carpe finis kedua setelah memenangkan pertarungan dengan Fernandez.
Fernandez sempat berada di posisi ketiga, tetapi kembali kehilangan posisi menjelang finis setelah disalip Valentin Perrone. Perrone pun berhak mengisi podium ketiga.
Bagi Indonesia, perhatian tertuju pada hasil Veda Ega Pratama.
Memulai balapan dari posisi ke-16, Veda mampu mengakhiri lomba di urutan kesembilan. Perolehan tersebut menunjukkan kemampuan Veda untuk memperbaiki posisi di tengah persaingan ketat Moto3 di Silverstone.
Dari posisi start ke-16 menjadi finis kesembilan, Veda berhasil memangkas tujuh posisi dalam satu balapan.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Veda dalam melanjutkan persaingannya di Moto3 2026, terutama setelah mampu menjaga konsistensi hingga fase akhir balapan.