PELALAWAN – Perguruan Pencak Silat (PS) Sinkay Kabupaten Pelalawan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Championship 2026, kontingen PS Sinkay sukses membawa pulang 13 medali, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan.
Kejuaraan yang digelar oleh Unit Kegiatan Pencak Silat Tribela UNP tersebut berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang, Kampus Air Tawar, Padang, pada 25–28 Juni 2026, dan secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy. Pembukaan juga dihadiri sejumlah pimpinan perguruan silat dari berbagai daerah, termasuk Tuan Guru PS Sinkay, Irmai Hendri Tanjung.
Di tengah persaingan yang diikuti sekitar 1.600 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia, para atlet PS Sinkay mampu tampil impresif, baik pada nomor tanding maupun seni.
Kepala Pelatih PS Sinkay, Irfan Fuadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari latihan dan persiapan yang matang. Kontingen Pelalawan berhasil meraih tujuh medali emas, lima medali perak, dan satu medali perunggu.
Tujuh medali emas dipersembahkan oleh Naura, Nabila, Dhirga Yufria Putra, Latifa (nomor tanding), serta Vebby Natasya Putri, Zakki Rafa Putra, dan Viona Aprilia.
Sementara lima medali perak diraih oleh Maliqsyah Arkhananta, Carissa, dan Fadhil pada kategori tanding, serta Latifa Zakiyya dan Agha Danish Fahrezi pada nomor jurus tunggal.

Perwakilan Pengurus PS Sinkay Kabupaten Pelalawan, Budhi Firmansyah, yang juga menjabat Ketua PS Sinkay Unit Riau Komplek PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet dan tim pelatih.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras para atlet dan pelatih yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada sekolah, pengurus, serta para orang tua atlet yang terus memberikan dukungan penuh selama proses pembinaan. Semoga prestasi ini menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan berikutnya," ujarnya.
Menurut Budhi, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia muda yang dilakukan PS Sinkay berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Ia berharap prestasi ini mampu memotivasi semakin banyak generasi muda untuk menekuni olahraga pencak silat sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Pelalawan di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi di Kejurnas UNP Championship 2026 sekaligus mempertegas potensi Kabupaten Pelalawan sebagai daerah yang mampu mencetak pesilat berkualitas melalui sinergi antara pelatih, pengurus, sekolah, serta dukungan penuh dari para orang tua atlet.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan, Indra Kurniawan, mengatakan kompetisi tersebut dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang persaingan sehat bagi pesilat muda dari seluruh Indonesia.
Menurutnya, selain meningkatkan prestasi olahraga, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.(Rls)