MUGELLO - Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima kenyataan mengawali balapan dari baris kelima pada race Moto3 Italia 2026.
Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung sengit di Sirkuit Mugello pada Sabtu (30/5/2026) petang WIB, Veda mengamankan posisi start ke-13.
Kendati tidak berada di barisan depan, pencapaian Veda menembus babak Kualifikasi 2 (Q2) secara langsung membuktikan konsistensi performanya.
Modal apik ini didapat setelah ia tampil impresif sepanjang sesi free practice dan practice sebelumnya.
Sesi Q2 berjalan sangat ketat di bawah langit Mugello. Rider asal Malaysia, Hakim Danish, sempat menggebrak di awal sesi dengan menjadi yang tercepat lewat torehan waktu 1 menit 54,880 detik.
Pada putaran pertama ini, Veda yang masih mencari ritme terbaiknya tertinggal 0,686 detik dan tertahan di peringkat ke-13.
Menjelang akhir sesi, intensitas persaingan semakin memuncak. Pembalap asal Spanyol, David Almansa, melakukan flying lap fantastis dan merebut posisi puncak dengan catatan waktu 1 menit 54,862 detik.
Hingga bendera finish dikibarkan, waktu Almansa gagal dipatahkan oleh pembalap lain.
Hakim Danish harus puas di tempat kedua, diikuti oleh Joel Kelso yang mengamankan urutan ketiga.
Di sisi lain, Veda Ega Pratama terus berupaya mempertajam catatan waktunya.
Namun, rapatnya jarak antar-pembalap membuat posisinya tidak bergeser dari urutan ke-13 dengan torehan waktu terbaik 1 menit 55,548 detik.
Melihat hasil ini, pengamat balap motor nasional menilai bahwa peluang Veda untuk merangsek ke zona poin atau bahkan top 10 masih terbuka sangat lebar.
Karakteristik Sirkuit Mugello yang memiliki trek lurus panjang (mencapai 1,1 km) sangat memungkinkan terjadinya aksi slipstream yang masif khas kelas Moto3.
Dengan modal kecepatan yang ia tunjukkan sejak latihan bebas, publik tanah air kini menantikan aksi comeback impresif dari sang "Wonderkid" Indonesia pada balapan utama esok hari.