JAKARTA – Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, berhasil meraih kemenangan dramatis di MotoGP Inggris 2025. Balapan yang digelar di Sirkuit Silverstone pada Minggu (25/5/2025) ini penuh insiden dan kejutan, menandai kemenangan pertama bagi Aprilia musim ini.
Kemenangan Bezzecchi menjadi sorotan utama setelah serangkaian drama yang terjadi sepanjang balapan.
Balapan ini memang tak berjalan mulus. Sejumlah insiden, mulai dari kecelakaan, oli yang tercecer, hingga bendera merah yang menghentikan jalannya lomba, menambah ketegangan di lintasan.
Kondisi trek yang sempat tidak aman memaksa race director untuk melakukan start ulang, memberikan kesempatan kedua bagi beberapa pembalap yang sebelumnya terjatuh.
Momen-momen krusial ini mengubah dinamika balapan dan membuat persaingan semakin tidak terduga.
Saat membalap di Sirkuit Silverstone, Bezzecchi menjadi yang tercepat dalam 19 lap dengan catatan waktu 38 menit 16,037 detik.
Johann Zarco kembali naik podium dengan torehan waktu 4,088 detik lebih lambat dari Bezzecchi. Podium MotoGP Inggris dilengkapi oleh pembalap Ducati, Marc Marquez. Lima besar dilengkapi oleh Franco Morbidelli dan Alex Marquez.
Dengan hasil ini, Marc Marquez kini mengoleksi 196 poin dan masih menempati posisi teratas klasemen MotoGP 2025.
Sementara itu, Alex Marquez berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 172 poin, dan Bezzecchi mengumpulkan 69 poin.
Drama di Lintasan Silverstone
Drama dimulai sejak awal balapan ketika Alex Marquez langsung tergelincir, menyebabkan motornya hancur dan sempat membuatnya diperkirakan tak bisa melanjutkan balapan.
Pembalap Ducati, Marc Marquez, langsung mengambil keuntungan dari kejadian itu, memimpin di posisi terdepan diikuti Fabio Quartararo.
Namun, di lap kedua, giliran pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, yang terjatuh.
Tak lama berselang, Marc Marquez juga terjatuh. Alhasil, Fabio Quartararo pun mengambil alih posisi terdepan.
Meski terjatuh, Marc Marquez masih bisa melanjutkan balapan. Sesaat kemudian, race diputuskan dihentikan sementara pada lap kedua karena trek tidak aman.
Oli yang berceceran dari motor pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team menjadi penyebab utama dihentikannya balapan. Race director memutuskan untuk mengibarkan bendera merah dan melakukan start ulang.
Keputusan ini memungkinkan Alex Marquez, Aleix Espargaro, dan Franco Morbidelli untuk kembali ikut balapan karena balapan belum genap tiga lap saat dihentikan.
Setelah start ulang, Quartararo sempat menjadi pembalap terdepan dalam dua lap awal.
Namun, di sektor 4 pada lap keempat, pembalap Ducati Francesco Bagnaia terjatuh hingga tak bisa melanjutkan balapan. Saat itu, Bagnaia sudah tercecer di posisi ke-13.
Quartararo yang sempat dominan di posisi terdepan, malah mengalami masalah pada motornya di lap ke-12 dan gagal menyelesaikan balapan.
Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Bezzecchi yang kemudian menjadi pembalap terdepan di sisa balapan.
Pembalap Aprilia itu sukses memenangi balapan penuh drama ini. Podium akhirnya dilengkapi oleh Johann Zarco dan Marc Marquez.