www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Laga Perdana Piala AFF U-19 2022, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam 0-0
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Bonus Atlet Indonesia Bikin Negara Tetangga Terkejut dan Tergiur
Rabu, 25 Mei 2022 - 08:20:30 WIB
Atlet Indonesia
Atlet Indonesia

JAKARTA - Bonus untuk kontingen Indonesia yang meraih medali SEA Games membuat sejumlah atlet negara tetangga terkejut. Bahkan, mereka tergiur untuk membela Indonesia.

Hal ini merujuk hadiah uang yang diberikan pemerintah Indonesia untuk atlet berprestasi pada SEA Games 2019 di Filipina. Para peraih medali untuk nomor perorangan mengantongi uang dengan jumlah besar.

Kala itu, peraih medali emas memperoleh Rp500 juta. Peraih medali perak diganjar uang Rp300 juta sedangkan peraih perunggu mendapatkan Rp150 juta.

Nah, bagaimana dengan para peraih medali pada SEA Games 2021 di Vietnam? Pemerintah belum menentukan besaran bonusnya, tetapi apa yang dilakukan tiga tahun lalu bisa menjadi rujukan.

Soal besarnya bonus atlet Indonesia ini membuat para atlet negara tetangga terkejut. Demikian menurut laporan kantor berita Antara, yang sempat berbincang dengan sejumlah atlet Asia Tenggara dalam SEA Games 2021.

Mereka memberikan reaksi yang sama ketika mengetahui bonus yang diterima atlet Indonesia dalam SEA Games 2019.

"Wow, mereka bisa langsung menjadi jutawan!" ujar atlet taekwondo Malaysia, Jason Loo Jun Wei, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (25/5/2022).

Pernyataan ini tak berlebihan karena bonus yang diterimanya sangat jauh dibandingkan para atlet Indonesia. Jason Loo, peraih medali emas taekwondo kategori poomsae ganda campuran SEA Games 2019 hanya memperoleh 20.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp66 juta).

Nominal yang tak jauh berbeda diterima atlet Filipina, Jeordan Dominguez. Peraih medali emas kategori gaya bebas poomsae hanya menerima bonus 300.000 peso (sekitar Rp83 juta).

"Wah banyak sekali. Kalau begitu saya juga mau menjadi atlet Indonesia," ujar Dominguez

Dikatakannya, pemerintah Vietnam mengguyur bonus 30 juta dong Vietnam (sekitar Rp18 juta) untuk peraih emas, 20 juta dong (sekitar Rp12 juta) untuk perak dan 10 juta dong (Rp6 juta) untuk perunggu.

Untuk SEA Games 2021, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali, sudah memastikan para peraih medali akan mendapatkan bonus dari pemerintah.

Meski demikian, dia belum dapat menyebutkan nominal bonus yang akan diterima atlet atau cabang olahraga penyumbang medali pada pesta olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Indonesia menempati peringkat ketiga SEA Games Vietnam 2021. Tim Merah-Putih pulang membawa 69 keping medali emas, 91 perak dan 81 perunggu.

Juara umum SEA Games 2021 adalah Vietnam selaku tuan rumah dengan raihan 205 emas, 125 perak dan 116 perunggu. Thailand ada di urutan kedua (92 emas, 103 perak, 136 perunggu).(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Timnas Indonesia menjamu Vietnam dalam laga perdana Piala AFF U-19 2022Laga Perdana Piala AFF U-19 2022, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam 0-0
PT PHE Kampar bersama sejumlah kader posyandu Desa Talang Sungai LimauCegah Stunting, PHE Kampar Gelar Pelatihan Olah MPASI di Desa Talang Sungai Limau Inhu
Head of Sales XL Axiata Greater Medan, Horas Lubis (tengah) bersama dengan KMI Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Muhammad Ilyas (ketiga dari kanan) pada saat acara penyerahan donasi laptop di Medan, Sumatera Utara, belum lama ini.Dukung Digitalisasi di Pedesaan, XL Axiata Donasi Laptop ke Puluhan Ponpes di 7 Provinsi
IlustrasiKeterbatasan Anggaran, Dishub Pekanbaru Tetap Lakukan Peremajaan PJU
Plt Kadisdik Riau M Job KurniawanUsai PPDB Online, Disdik Riau Bakal Lantik 40 Kepsek SMA/SMK se-Riau
  IlustrasiCapai 625 Kasus, Ini Langkah Pemprov Riau Atasi Wabah PMK
Pasangan tim ganda putri Indonesia Apriyani dan FadiaKandaskan Korsel, Ganda Putri Indonesia Apriyani-Fadia Rebut Tiket ke Final Malaysia Open 2022
Sejumlah owner Coffee shop, barista, dan penggiat kopi di Kepulauan Meranti saat mengikuti Coffee Talk yang ditayangkan oleh Dikopi Coffee shop selatpanjang.Coffee Talk Bersama Dikopi Selatpanjang, Mengangkat Cita Rasa Kopi Liberika Meranti
IlustrasiPemprov Riau Kembali Buka Seleksi Beasiswa Prestasi dan Bidikmisi 2022, Ini Caranya
Kaban Kesbangpol Pekanbaru, Zulfahmi AdrianPilkada 2024 di Pekanbaru Bakal Habiskan Anggaran Rp100 Miliar
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penandatanganan MoU dan Penghargaan Desa Bebas Api Asian Agri
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved