Pemkab Meranti akan menganggarkan beasiswa yang belum tersalurkan di APBD 2016 Pemkab Meranti akan menganggarkan beasiswa yang belum tersalurkan di APBD 2016
  www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Beasiswa Meranti 2015 Dianggarkan di APBD 2016
Selasa, 12 Januari 2016 - 06:31:15 WIB

SELATPANJANG - Setelah beasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2015 sempat dibatalkan penyalurannya, kini pemerintah daerah berinisiatif untuk menganggarkan beasiswa tersebut di APBD 2016.

Hal ini terungkap dalam audiensi pemerintah daerah dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti (IPM2KM) Pekanbaru, Ikatan Pelajar Mahasiswa Selatpanjang (IPMS) Pekanbaru dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kepulauan Meranti, di ruang rapat Melati, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (11/1/2016) sore.

Dalam audiensi tersebut perwakilan mahasiswa tersebut melakukan tuntutan, diantaranya beasiswa tahun 2015 wajib dikeluarkan, keterbukaan informasi publik terkait penyebab kekosongan kas daerah, meminta penjelasan terkait sistem pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan serta meminta ketentuan biaya operasional perjalanan SKPD.

Dari perwakilan pemerintah daerah diwakili Sekretaris daerah, Iqaruddin, Kepala Bappeda, Azza Fahroni dan Kepala Seksi Bantuan Tidak Langsung (BTL) Mubaraq Alamsyah serta dua anggota komisi C DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah dan Edy Mashudi.

Sekretaris daerah, Iqaruddin mengatakan adapun dibatalkannya penyaluran beasiswa 2015 dikarenakan kekosongan kas daerah. Kekosongan ini disebabkan lambatnya pusat mentransferkan dana ke rekening kas daerah, dana transfer pusat diasumsikan mencapai Rp 57 miliar dari sektor sumber daya alam (SDA) dan Rp 25 miliar dari sektor pajak.

"Kas daerah itu bukan kosong melompong, masih ada sekitar Rp12 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi. Saat ini pemerintah daerah berhutang sebanyak Rp67 miliar diantaranya kepada rekanan kontraktor sebanyak Rp50 miliar. Sementara Rp17 miliar lagi terdiri dari utang satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti tukar uang (TU) dan ganti uang (GU) termasuk untuk satu desa yakni, Desa Permai yang Alokasi Dana Desa (ADD) nya belum dicairkan, jadi kita dahulukan yang wajib baru yang pilihan," kata Sekda.

Sementara itu anggota komisi C DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardiansyah yang juga anggota Banggar DPRD mengatakan mereka telah rapat bersama tim TAPD Pemda Meranti, untuk membicarakan masalah pembayaran hutang tahun 2015 akibat belum diterimanya dana bagi hasil dari pusat.

Dari rapat itu, tambah Politisi PAN ini lagi, antara Banggar dan TAPD Meranti sepakat memasukkan hutang pemda Rp67 miliar ke APBD murni 2016. Dari dana Rp67 miliar itu pula, telah termasuk pembayaran beasiswa tahun 2015 sebesar lebih kurang Rp6 miliar.

"Komisi C mendukung penuh agar pembayaran beasiswa itu tetap dilakukan dan akan dimasukkan kedalam APBD murni 2016. Ini sudah disepakati dalam rapat bersama TAPD, jadi mahasiswa tidak perlu cemas," kata Ardiansyah.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Hasil Swab Nyatakan Warga Jalan Belanak Meranti Negatif Terpapar Covid-19
Guru terjun ke laut agar perahu mereka tidak tenggelam dalam perjalanan menuju sekolah terisolir di SDN 10 Lukun, Dusun Keridi Desa Bathinsuir, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Meranti, Riau.Viral, Perahunya Dihantam Gelombang, Guru di Meranti Nekat Terjun ke Laut
Ketua IDI Wilayah Riau, dr Zul Azdi SpB.IDI Riau Galang Dana untuk Suku Akit Meranti
  Ilustrasi6 Tambahan Pasien Baru Corona di Riau dari Meranti, Total 117 Kasus
Tumpukan kayu bakau yang sudah dipotong dan siap dimasukkam kedalam panglong, tempat arang dipanggangEskploitasi Mangrove di Kepulauan Meranti Tak Sebanding dengan Kontribusi kepada Negara
Scale Up Jadi Saksi Kesepakatan 14 Warga Teluk Meranti dengan PT. Arara Abadi

BERITA LAINNYA    
Baksos donor darah yang akan diselengarakan pada hari Sabtu tanggal 16 Januari 2021 di Plaza Senapelan lantai II, mulai pukul 11.000 sampai 17.00 WIB.Sabtu, Panitia Bersama Baksos Sembako Imlek 2572 Gelar Baksos Donor Darah
Foto bersama.Pemerintah Pusat Melalui MIB Bantu Alat Prokes untuk Pesantren di Rohil
IlustrasiBertambah Lagi, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Inhu Jadi 1.106 Kasus
  Deputy Chairman MarkPlus, Taufik Survei MarkPlus: Masyarakat Beri Nilai Positif Pelayanan dan SDM Bareskrim Polri
DR Achmad MSiTerkait Vaksin Covid 19, Achmad Minta Pemerintah Bangun Kepercayaan Masyarakat
Kepala Diskominfotik Riau Chairul RiskiRegulasi Baru, Diskominfotik Riau Sebut 2021 Semua Kerja Sama Lewat Satu Pintu
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Dinas ESDM Riau Serahkan Masker untuk PWI Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved