www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Besok Malam Pj Wako Pekanbaru Gelar Nobar Semifinal AFC U-23 2024, Parkir Gratis!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Singkirkan 76 Pemakalah dari 11 Negara, Anak Kepulauan Meranti ini Sabet Medali Emas di Korea Selatan
Selasa, 20 Februari 2024 - 20:02:50 WIB

SELATPANJANG - Bagus Duhan Irfandy namanya. Lahir 28 Agustus 2002 dari pasangan Muhammad Khumeri, S.Ag dan Kasianti. Anak bungsu dari tiga bersaudara.

Dia tidak lahir di Kepulauan Meranti, tapi di Kota Pekanbaru. Namun sejak sekolah dasar, ia bersama dua saudaranya sudah bersekolah di Meranti. Tepatnya di SD Negeri 10 Desa Maini Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Desa Maini adalah tanah kelahiran ayahnya, yang sekitar tahun 2010 harus pulang kampung untuk bersama-sama sejumlah warga merintis SMAN 2 Tebingtinggi Barat.

Bagus mulai menunjukkan ketertarikan belajar dan gemar mengikuti kompetisi sejak sekolah dasar. Olimpiade Sains Nasional (OSN) sudah menjadi langganannya hingga di SMPN 3 Desa Maini.

Bahkan waktu di kelas XI MIA SMAN 2 Tebingtinggi Barat, Bagus mewakili Provinsi Riau dalam ajang Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2019.

Saat itu produk inovasi kerupuk sagu rendang hasil kreasinya, berhasil menjuarai ajang apresiasi dan kompetisi ide bisnis kreatif bagi anak muda itu.

Tahun 2020, Bagus diterima jalur prestasi tanpa tes lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), di Jurusan Ilmu Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Riau.

Menyandang gelar mahasiswa semakin membakar semangat dalam dirinya. Semester 2 di bangku perkuliahan, Bagus mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Kementerian Pendidikan tahun 2021.

Bersama timnya, Bagus melakukan penerapan ilmu dan teknologi untuk alat pengering gula sagu di Desa Sungaitohor Kecamatan Tebingtinggi Timur. Pada kompetisi itu, timnya mendapat medali perak atau peringkat kedua nasional.

Hasil dari kompetisi itu juga, mengantarkan Bagus untuk mengikuti International Alumni Convention and Inovation Exhibition 2021 di Universitas Teknologi Malaysia (UTM).

"Tahun 2022 saya fokus dulu kuliah," kata Bagus saat ditemui bersama ayahnya, Selasa (13/2/2024) di Selatpanjang, usai bersilaturahmi dengan Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar.

Kehidupan kampus Bagus sehari-hari tidak hanya berkutik dengan buku dan laboratorium. Ia juga bergabung dalam organisasi kemahasiswaan. Dia tercatat sebagai pengurus di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), UKMI Darul Hijrah FT Unri, dan Universitas Riau Cendekia (URC).

Selain itu, Bagus juga bergabung dalam Masyarakat Sagu Indonesia (MASSI) dan termasuk dalam mahasiswa yang melakukan penelitian di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) 2023-2024.

Sebagai anak yang besar di kabupaten penghasil sagu terbesar di Indonesia, membuat Bagus menaruh perhatian dengan tanaman pangan itu. Bahkan sejak sekolah, ia sudah mulai melek dengan permasalahan limbah sagu yang saat ini belum mampu dikelola dengan maksimal.

Berkat dari pengalaman, ilmu dan jejaring yang sudah terbangun sebelumnya, Bagus menjadi delegasi Unri untuk berangkat ke Jepang. Dia mempresentasikan pengolahan limbah ampas dan kulit sagu menjadi arang briket dalam Event Sago Symposium di Tokyo, Juli 2023 lalu.

Masih di tahun yang sama, Desember 2023, lelaki berkacamata ini kembali mengikuti International Academy Writing Competition (IAWC). Karya ilmiahnya yang bertema Pengembangan Bio Energi Ampas Sagu, berhasil merebut medali perunggu alias peringkat ketiga. Kompetisi itu sendiri diikuti peserta dari negara-negara Asean, termasuk Cina dan Taiwan.

Awal tahun 2024 ini suatu prestasi baru kembali ditoreh. Bagus menjadi satu-satunya dari Indonesia yang mengikuti International Creative Papers Conference (ICPC) and Olympic di Seoul, Korea Selatan.

Dia memaparkan makalah tentang Pemanfaatan Mikroba Lokal sebagai Penghasil Enzim Pengembangan Sago Base Natural Sweetener (SBNS). Dan, putra Kepulauan Meranti ini menyabet medali emas mengalahkan 76 pemakalah dari 11 negara.

Harapkan Dukungan dari Pemerintah Daerah

Kesibukan Bagus bolak balik ke luar negeri, belum lagi menyiapkan materi dan penelitian untuk kompetisi, ternyata tak membuat dia melupakan tanggung jawab utamanya. Yakni selesai kuliah strata satu tepat waktu.

Jika tidak ada aral melintang, bulan Maret ini Bagus akan menyelesaikan kuliahnya. 3 tahun 8 bulan targetnya, dengan lulus predikat cumlaude. Tentu ini hal yang tidak biasa. Apalagi untuk jurusan Teknik Ilmu Lingkungan.

"Insyaallah, bulan Maret ini selesai, doakan saja," katanya.

Tapi, lagi-lagi di tengah kesibukan itu semua, laki-laki yang hobi main rubik ini kembali mendapat undangan kompetisi internasional. Kali ini, Bagus bersama tim diundang mengikuti World Invention Creativity Olympic and Conference (WICO) di Seoul, Korea Selatan, akhir Juli 2024 ini.

Dia juga sudah menyiapkan materi tentang Bio Energi Pelet Bio Massa dari Limbah Kulit Batang Sagu dengan Teknologi Torefaksi (treatment termal).

"Makanya kita bertemu dengan Bapak Bupati Asmar, berharap ada dukungan moril dan materil dari pemerintah daerah," ungkap Bagus.

Muhammad Khumeri, ayah Bagus mengaku senang dan bangga dengan prestasi yang berhasil diraih itu. Bahkan, sejumlah kompetisi tersebut bukan hanya diikuti oleh Bagus, tapi juga Agung anak tertuanya yang saat ini sedang menyelesaikan studi Ilmu Pangan di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Bagus dan Agung merupakan rekan satu tim dalam menjuarai berbagai kompetisi. Uniknya lagi, dalam kompetisi PKM Kemendikbud 2021, kakak Bagus yang bernama Rani mahasiswi Teknologi Industri Pertanian Unri juga ikut bergabung.

"Sebagai orang tua, tentu merasa bangga. Saya tidak pernah takut kesibukan mereka ikut kompetisi itu akan menghambat kuliah. Selagi yang dilakukan itu hal baik, ya ikuti saja," kata Khumeri.

Apalagi dia menilai berbagai kompetisi dan simposium itu, menjadi kesempatan bagi anaknya untuk mempromosikan potensi sagu yang ada di Meranti.

Ia juga berpesan kepada anak-anaknya, dan seluruh anak Kepulauan Meranti untuk membawa nama daerah sejauh dan sekuat mungkin. Jalin kerja sama dengan berbagai pihak, untuk mengembangkan nama baik dan potensi yang ada di Meranti.

"Menuntut ilmu itu tiada batasnya, tapi sebagai orang beragama, harus lah dibarengi dengan akhlakul karimah," pesan Khumeri yang juga alumni IAIN Pekanbaru itu.

Dia menyampaikan harapan dukungan dari pemerintah daerah terhadap anak-anak Kepulauan Meranti.

"Jika boleh kami mengundang dan mengajak Bapak Bupati untuk bersama nanti ke Korea melihat serta memberikan dukungan langsung kepada anak Meranti yang akan bertanding di sana," ungkapnya.

Pemkab Meranti Selalu Berikan Dukungan

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan rasa bangganya atas prestasi dan pengalaman yang berhasil didapat Bagus.

"Tentunya ini kebanggaan bagi kita semua, khususnya masyarakat Kepulauan Meranti," kata Asmar.

Dia menegaskan pemerintah daerah akan selalu memberikan dukungan kepada anak-anak Kepulauan Meranti. Apalagi yang telah berhasil memperkenalkan potensi sagu daerah ke kancah internasional.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bagus dan tim yang selama ini fokus melakukan penelitian dan pengembangan sagu serta pemanfaatan limbahnya," sebut Asmar.

Plt Bupati Meranti itu juga mendoakan kompetisi yang akan diikuti Bagus di Korea bulan Juli mendatang, bisa berjalan dengan lancar dan membawa hasil terbaik.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk ikut mendoakan, semoga anak kita ini diberikan kemudahan nantinya," ajak purnawirawan perwira polisi itu.

Cita-cita Sandang Gelar Doktor di Usia 25 Tahun

Usai menyelesaikan S1 nanti, Bagus berencana untuk mengikuti Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Program dari pemerintah itu merupakan beasiswa bagi sarjana unggul untuk melakukan percepatan pendidikan menjadi lulusan doktor pada usia muda.

"Itu plane pertama, jika tidak lulus saya akan mencoba LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) untuk kuliah di Kyoto University," harap Bagus.

Anak Desa Maini Tebingtinggi Barat ini bercita-cita bisa menyandang gelar doktor di umur 25 tahun. Setelahnya menjadi peneliti, dosen atau tim ahli di bidang pengelolaan limbah agroindustri, khususnya sagu dan konversi bioenergi baru dan terbarukan.

Semoga kedepan akan lahir Bagus-bagus lainnya dari Kepulauan Meranti, si tanah jantan penghasil sagu terbesar di Indonesia.

Penulis. : Ali Imroen

   


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pj Walikota Pekanbaru gelar Nobar Piala Asia U-23 2024.(foto: dini/halloriau.com)Besok Malam Pj Wako Pekanbaru Gelar Nobar Semifinal AFC U-23 2024, Parkir Gratis!
Kafilah Bengkalis di MTQ ke-42 Riau.(foto: zulkarnaen/halloriau.com)Bengkalis Ditunjuk jadi Tuan Rumah MTQ ke-43 Riau 2025
Warga RT 08/11 Jalan Raja Pelalawan gotong royong.(foto: andi/halloriau.com)Jaga Kekompakan, Warga RT 08/11 Jalan Raja Pelalawan Bersihkan Lingkungan
Pengunjung Mal Living World Pekanbaru sambangi event Honda at Family Day 2024.(foto: istimewa)Ada EM1, Pengunjung Living World Pekanbaru Antusias ke Pameran Honda at Family Day
Pemkab Rohil kerjasama dengan PT Asuransi Jiwa Taspen.(foto: afrizal/halloriau.com)Pemkab Rohil Gandeng PT Asuransi Jiwa Taspen untuk Perlindungan ASN
  Pameran Honda Arista Sudirman di Mal SKA Pekanbaru.(foto: meri/halloriau.com)Hadir di Mal SKA Pekanbaru, Honda Arista Ada Promo DP Rendah
Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto saat konferensi pers jelang Gernas BBI-BBWI Riau.(foto: sri/halloriau.com)Digelar 3 Hari, Gernas BBI-BBWI Riau Dimeriahkan Virgoun Hingga Angel Karamoy
Bawaslu Rohil rekrutmen ulang anggota Panwaslu Kecamatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Bawaslu Rohil Mulai Rekrutmen Ulang Anggota Panwaslu Kecamatan Jelang Pilkada 2024
Kafilah Pelalawan Juara 5 MTQ ke-42 Riau 2024.(foto: andi/halloriau.com)Raih Juara 5 MTQ ke-42 Riau 2024, Ini Harapan Bupati Pelalawan
Pengerusi Jawatankuasa Pelancongan, Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Negeri Kelantan, Datuk Kamarudin Md Nor bersama Astindo Riau dalam B2B di Pekanbaru (foto/ist)Perkenalkan Wisata Unggulan, Kelantan Malaysia Gelar B2B Bersama Travel Agent di Pekanbaru
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Sepanjang Jalan Rajawali Rusak Parah
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2024 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved
500 Internal Server Error

Internal Server Error

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.

Please contact the server administrator at [email protected] to inform them of the time this error occurred, and the actions you performed just before this error.

More information about this error may be available in the server error log.