www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, Tapi Menghapus Pahala Berpuasa
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Karhutla di Rangsang, Kabut Asap Selimuti Sebagian Wilayah Kepulauan Meranti
Minggu, 28 Februari 2021 - 10:52:40 WIB
Kabut asap tebal yang menyelimuti membuat Pulau Rangsang yang dilihat dari Pantai Dorak tidak kelihatan
Kabut asap tebal yang menyelimuti membuat Pulau Rangsang yang dilihat dari Pantai Dorak tidak kelihatan

SELATPANJANG - Kabut asap terlihat menyelimuti hampir seluruh wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (28/2/2021) pagi. Kabut asap ini merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dari pantauan, asap itu membuat jarak pandang di Kota Selatpanjang hanya sejauh tiga kilometer. Kabut asap mulai terlihat parah sejak pukul 06.00 WIB. Akan tetapi, kondisi itu tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat yang telah merasakan udara segar sejak sepekan ini.

Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, BPBD Kepulauan Meranti, Ekaliptus mengatakan kabut asap yang menyelimuti Pulau Tebingtinggi khususnya di Kota Selatpanjang dan beberapa pulau lainnya diakibatkan kebakaran yang terjadi di Pulau Rangsang. Menurutnya, kabut asap ini terjadi karena arah angin yang berhembus ke wilayah perkotaan. Namun kondisi itu diprediksi tidak berlangsung lama.

"Kabut asap ini terjadi akibat karhutla yang terjadi di Pulau Rangsang, ada enam desa yang mengalami kebakaran disana. Sementara angin utara yang berhembus kencang membawa asap menyelimuti beberapa pulau. Dan kebakaran di Kampung Balak tentunya akan membawa kabut asap ke Kabupaten Pelalawan," kata Ekaliptus, Minggu (28/2/2021).

Untuk luas kebakaran, dikatakan Ekaliptus pihaknya belum menghitung secara keseluruhan karena saat ini sedang fokus melakukan upaya pemadaman dan proses pendinginan.

"Saat ini kami belum menghitung secara keseluruhan luas kebakaran yang terjadi karena masih dalam proses pemadaman dan pendinginan. Kebakaran di Rangsang belum padam, namun di Pulau Tebingtinggi tepatnya di Desa Tanjung Peranap api kembali membara dan kami menggeser sebagai anggota disana," ujar Ekaliptus.

Dikatakan potensi kebakaran di Kepulauan Meranti cukup tinggi lantaran wilayah tersebut tidak lagi diguyur hujan dalam sebulan terakhir.

"Memasuki musim kemarau ini mengakibatkan lahan dan hutan menjadi kering ditambah angin cukup kencang sehingga, rawan terjadi kebakaran. Maka dari itu, siapapun warga agar tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan," kata Eka.

Sementara itu Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Jika memang ditemukan atau ditangkap ada pelaku pembakaran hutan dan lahan, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Penegasan Kapolres tersebut, terkait dengan terpantaunya beberapa titik api di daerah itu. Titik api tersebut muncul diduga akibat masyarakat melakukan pembakaran hutan dan lahan memasuki musim kemarau sekarang.

"Kita tidak main-main soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Siapapun pelakunya bila terbukti membakar hutan dan lahan pada musim kemarau akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," kata Eko Wimpiyanto, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, dampak karhutla sangat merugikan, baik terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian. "Karena itu, jangan coba-coba untuk membakar hutan dan lahan memasuki musim kemarau sekarang ini," ujarnya.

Eko Wimpiyanto menjelaskan, pada Sabtu 27 Februari 2021, titik api terpantau di tujuh desa wilayah Pulau Rangsang. Yakni, Desa Tenggayun Raya, Desa Sungai Gayung Kiri, Desa Citra Damai, Desa Sungai Tanjung Gemuk, Desa Sendaur, Desa Tanah Merah, dan Desa Tanjung Kedabu.

"Saat ini personel gabungan masih standbye di TKP dan melakukan upaya pendinginan. TKP juga sudah dipasang police line," jelasnya.

Penulis : Ali Imroen


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Showroom Honda Soekarno Hatta di PekanbaruPenjualan Honda Melejit, HR-V Tertinggi
ShioRamalan Shio Hari Ini, Orang-orang yang Lahir di Tahun Ini Bakal Beruntung
Tak Hanya Kaya Vitamin, Nanas Sangat Baik untuk Kecantikan Kulit
Puluhan Orang Terjaring Razia Prokes Covid-19 di Rohil
Ditpolair Polda Riau Turunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir
  ilustrasiBegini Nikmat Dahsyatnya Bersedekah
ilustrasiTips Menjalani Ibadah Ramadan di Tengah Pandemi
Habib Rizieq Emosi Pertanyaannya Dipotong Jaksa: Saya Bertanya Fakta!
Polres Pelalawan Gulung Sindikat Pembobol Brankas Antar-Provinsi dan Kabupaten
Radhar Panca DahanaInnalillah, Budayawan Radhar Panca Dahana Tutup Usia di Umur 56

BERITA LAINNYA    
ilustrasiHal yang Tidak Membatalkan Puasa, Tapi Menghapus Pahala Berpuasa
ilustrasiBegini Nikmat Dahsyatnya Bersedekah
ilustrasiTips Menjalani Ibadah Ramadan di Tengah Pandemi
Habib Rizieq Emosi Pertanyaannya Dipotong Jaksa: Saya Bertanya Fakta!
Polres Pelalawan Gulung Sindikat Pembobol Brankas Antar-Provinsi dan Kabupaten
  Showroom Honda Soekarno Hatta di PekanbaruPenjualan Honda Melejit, HR-V Tertinggi
ShioRamalan Shio Hari Ini, Orang-orang yang Lahir di Tahun Ini Bakal Beruntung
Tak Hanya Kaya Vitamin, Nanas Sangat Baik untuk Kecantikan Kulit
Puluhan Orang Terjaring Razia Prokes Covid-19 di Rohil
Ditpolair Polda Riau Turunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved