www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Gubernur Riau Dukung Kolaborasi Para Pihak, API Riau Dongkrak 23 UKM Fesyen di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kejari Sita Ribuan Alat Rapid Test di Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti
Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:08:57 WIB
Ribuan alat Rapid Test di Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti disita Kejaksaan Negeri
Ribuan alat Rapid Test di Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti disita Kejaksaan Negeri

SELATPANJANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti tengah fokus menyelesaikan tahapan penyidikan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pungutan biaya rapid diagnostic test antibody tahun 2021 oleh Dinas Kesehatan (Diskes).

Dalam penyidikan tersebut, pihak Kejari pun telah menyita ribuan alat rapid diagnostic test antibody di Kantor Diskes Kepulauan Meranti. Terdapat dua merek alat rapid dalam penyitaan itu yakni, Whole Power sebanyak 560 unit dan Promeds Diagnostic 1.120 unit.

"Tim penyidik masih fokus menyelesaikan tahapan penyidikan. Saat ini sedang menunggu hasil penghitungan kerugian negara (PKN) dari pihak Inspektorat Meranti," ungkap Kasi Intel Kejari Kepulauan Meranti Hamiko, Jumat (14/1/2022).

Proses PKN dilakukan oleh Inspektorat. Setelah rampung, maka akan dilakukan gelar perkara (ekspos) untuk menentukan apakah dapat diteruskan ke tahapan selanjutnya.

"Dalam waktu dekat infonya sudah hampir selesai, namun belum pasti berapa hari," kata Hamiko.

Ditambahkan Hamiko, alat rapid test antibody yang disita pada Kamis (13/1/2021) kemarin, diduga ada kaitannya dengan perkara yang sedang ditangani pihaknya.

Di situ penyidik telah mengantongi identitas tersangka utama atau dalang dari dugaan korupsi tersebut. Ketika kasus ini mencuat, dr Misri Hasanto berposisi sebagai kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti.

Nama Misri pun berpotensi kuat mengarah ke status tersangka. Apalagi dia yang bertanggung jawab atas semua alat rapid yang didistribusikan oleh KKP Kelas II Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Untuk tersangka akan ditetapkan setelah penyidik memegang hasil audit PKN nantinya," pungkas Hamiko.

Sebelumnya, Kejari Meranti menilai ada kebocoran atau kerugian negara yang ditimbulkan oleh pelaksana. Hasil pendapatannya tidak jelas alias tidak masuk ke kas daerah setempat. 

Selain itu terhadap landasan tarif yang ditetapkan oleh pelaksana juga masih didalami. Peraturan Bupati Nomor 91 Tahun 2020 tentang tarif pelayanan rapid test yang dijadikan landasan dan dasar disinyalir palsu.

"Untuk kegiatan tersebar, mulai rapid tes massal kepada penyelenggara Pilkada 2020, bahkan umum. Seluruhnya berbayar," ungkap Hamiko.

Hingga saat ini, penyidik juga sudah memanggil belasan saksi termasuk Misri beserta jajarannya. Tak hanya itu, pihaknya juga telah memanggil jajaran instansi lain mengenai hal tersebut.

Seperti yang diketahui, dalam kasus berbeda Polda Riau resmi menahan tersangka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti dr Misri Hasanto pada 17 September 2021 lalu. 

"Objeknya berbeda. Di sini tentang pelaksanaan rapid tes berbayar yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan atas perintah kepala dinasnya. Namun, yang pasti tidak akan menghambat proses penyidikan walau pun saksi juga telah menjadi tahanan Polda," tutup Hamiko.

Penulis : Ali Imroen


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebanyak 23 pelaku UKM Fesyen di Riau mengikuti pelatihan desain fesyen kerjasama API Riau, Wiyasa dan PT APR, Rabu (19/1/2022), di Pekanbaru.Gubernur Riau Dukung Kolaborasi Para Pihak, API Riau Dongkrak 23 UKM Fesyen di Riau
Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum Riau melakukan aksi unjuk rasa di Kejati Riau.Kejati Riau Didesak Ungkap Aktor Intelektual Korupsi RSUD Bangkinang
Ilustrasi.Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Ludes di Toko-toko Ritel Pekanbaru
Tim gabungan Satnarkoba dan Polsek Bangko.Tim Gabungan Sat Narkoba dan Polsek Bangko Sweeping Tempat Karaoke
Ilustrasi.Belum Semua Pasar Modern Pekanbaru Ikut Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga
  Ilustrasi.BPS Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat, Cek Kualifikasinya!
Ketua Komisi V DPRD Riau Eddy YatimEddy Yatim Soal Minyak Goreng Subsidi: Jangan Ada yang 'Bermain'!
Pameran Alfa Scorpii di Pasar Fajar Jalan Fajar, Pekanbaru.Pameran di Pasar Fajar, DP Yamaha Gear 125 Cuma Rp2 Jutaan
Pedagang STC Pekanbaru melakukan aksi di depan Gedung STC.Ratusan Pedagang STC Pekanbaru Minta Pengelola Turunkan Service Charge
Vaksinasi boosterMasyarakat Riau Sudah Bisa Vaksin Booster, Ini Ketentuannya
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Jasa Raharja Riau Kunjungi Metro Riau Group
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved