Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:15 - Terkontak Langsung dengan ...
22:27 - PSBM Tanjung Peranap Berak...
21:37 - 31 Desa di Meranti Raih Pe...
17:37 - Bupati Meranti Raih Pengha...
16:03 - BPPRD Tolak Setoran Pajak ...
12:53 - APBD Kepulauan Meranti 202...
17:51 - Anggaran Defisit, Sekda Me...
17:31 - Festival Perang Air 2021 T...
14:12 - Bupati Kepulauan Meranti T...
10:33 - Resahkan Warga, Polisi Ter...
07:27 - Festival Perang Air Imlek ...
19:55 - PT RAPP Serahkan Ratusan B...
16:05 - Kepedulian di Tengah Pande...
11:19 - Antisipasi Banjir, Bupati ...
19:15 - Ratusan Hektar Padi Musim ...
14:06 - Ratusan Rumah di Desa Deda...
21:34 - Terkait Ucapan 'Meranti Bo...
20:42 - Tanjak Sebagai Jati Diri ...
18:43 - Resmi! Kemenhub Serahkan O...
11:40 - Banjir Rendam Puluhan Ruma...
15:12 - Bupati Tidak Setuju dan Be...
11:34 - Bupati Sampaikan Nota Keua...
17:28 - Polisi Pantau Protokol Kes...
10:10 - Gelar Giat Penling, Tim Ga...
10:33 - Hari Keempat PSBM Tanjung ...
20:03 - Bidan di Desa Tanjung Pera...
10:26 - Banjir Rob Genangi Jalan, ...
07:39 - Babinsa Koramil 02 Tebing ...
19:28 - Dinilai Masih Lemah, KPID ...
16:20 - Antisipasi Penularan Covid...
14:34 - Motivasi Peserta MTQ Nasio...
20:42 - Desa Tanjung Peranap Diter...
16:13 - Cegah Penyebaran Covid-19,...
05:54 - HUT ke-9, DPD NasDem Kepul...
20:20 - Bupati dan Kapolres Merant...
09:36 - Kesadaran Masyarakat Kepul...
09:20 - Pandemi Covid-19, Polsek T...
21:05 - Anak Kuli Bangunan di Kepu...
20:25 - Ngamuk di RSUD Kepulauan M...
15:48 - Pohon Tumbang Timpa Rumah ...
20:27 - Sejarawan Setuju Jika Man...
08:42 - Resahkan Warga, Petugas BP...
15:08 - Hari Kesehatan Nasional, P...
08:54 - Camat Rayan Tinjau Progres...
20:36 - Pemkab Kepulauan Meranti B...
18:58 - Tak Pakai Masker, 2 Orang ...
14:16 - Optimalkan Pencegahan Covi...
13:00 - Program Liberika, Polres M...
22:18 - Hasil Lomba Virtual Karang...
19:55 - Dua Hari Menghilang, Nelay...
 
Nunggu Cair, BLT-DD di Kepulauan Meranti Tetap Dicairkan Sampai Tahap Enam
Minggu, 11 Oktober 2020 - 14:21:09 WIB
Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, Darwis S.IP MM.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, Darwis S.IP MM.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) diperpanjang pemerintah pusat untuk tahap 4, 5, dan 6. Bantuan tersebut akan dibagikan pada Juli, Agustus, hingga September dengan besaran Rp300.000 setiap bulannya. 

Memasuki bulan Oktober, banyak desa di Kabupaten Kepulauan Meranti yang belum menyelesaikan penyaluran BLT-DD tambahan tersebut, bahkan untuk tahap 6 baru satu desa yang menyalurkannya.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, Darwis S.IP MM mengatakan perpanjangan BLT-DD tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2020 tentang pembagian DD dan Permendes Nomor 7 Tahun 2020.

Dikatakan Darwis, sebelumnya setiap KPM mendapatkan Rp 600 ribu selama tiga bulan pertama dan kemudian ditambah lagi Rp 300 ribu untuk tiga bulan kedua.

"Untuk BLT-DD tahap 4 sampai dengan tahap 6 sebesar Rp 300 ribu perbulan direncanakan akan disalurkan setelah desa selesai melaksanakan APBDes Perubahan. Namun hingga saat ini desa yang belum menyalurkan itu belum ada dananya," kata Darwis.

Dikatakan Darwis, penyaluran BLT DD tahap I, II dan III sudah selesai dilakukan di 96 desa di Kepulauan Meranti. Ada sebanyak 10.485 KPM yang terbantu dengan menyedot total anggaran desa sebesar Rp 18.867.000.000. Sementara itu BLT-DD tahap 4 baru 53 desa, tahap 5 ada 13 desa dan tahap 6 baru 1 desa.

"Alhamdulillah Desa Mekarsari menjadi desa pertama di Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah menyelesaikan kewajiban menyalurkan BLT-DD tahap 1 sampai dengan tahap 6. Hal itu dikarenakan dana desanya masih cukup untuk mengakomodir hal itu, sementara desa lain sudah menggunakan untuk kegiatan lain, ketika BLT mau disalurkan dananya sudah habis," kata Darwis lagi.

Disampaikannya bahwa sesuai Permendes no 13 tahun 2020 dana desa itu memang diprioritaskan untuk BLT. Jika tidak menyalurkan maka akan dikenakan sanksi yang berlaku.

"Sesuai dengan Permendes, dana desa itu diprioritaskan untuk BLT, jika sudah disalurkan barulah dananya digunakan untuk kegiatan lain. Ini wajib disalurkan sampai tahap akhir, jika tidak desa akan dikenakan sanksi. Saat ini sedang dalam proses pengajuan proposal dan BLT akan segera disalurkan. Karena sudah memasuki penghujung tahun, pembagiannya akan dijarakkan seminggu yang sebelumnya sebulan sekali dan aturannya tidak boleh dirapel," pungkasnya.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Merawat Mobil di Musim Panas
  • Sambut Akhir Tahun, Toyota Hadirkan Program Safe December
  • Siap Tancap Gas, Suzuki Sudah Siapkan Dua Produk Baru untuk 2021
  • Zakat 2,5 Persen, Raih Keberkahan dan Kebersihan Harta 100 Persen
  • Paslon Rajut Semakin Banyak Raih Dukungan Masyarakat di Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved