www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Kapolri Minta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Terus Jaga Kondusifitas Papua
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Antisipasi Chaos dalam Unjuk Rasa, KNPI Kepulauan Meranti Bentuk Tim Advokasi
Jumat, 09 Oktober 2020 - 14:34:56 WIB
Unjuk rasa untuk menolak UU Cipta Kerja digelar hari ini.
Unjuk rasa untuk menolak UU Cipta Kerja digelar hari ini.

 SELATPANJANG - Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar) di Kepulauan Meranti memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja hari ini, Jumat (9/10/2020).

Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak dan penahanan peserta massa aksi oleh pihak kepolisian, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Kepulauan Meranti telah membentuk tim advokasi memberikan bantuan untuk mendampingi proses hukum bagi peserta demonstrasi dan menjamin agar tidak ada penahanan oleh pihak Kepolisian RI.

Wakil Ketua Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia DPD KNPI Kepulauan Meranti, Dasuki SH menyatakan sikap dukungan penuh kepada massa aksi yang akan turun menolak UU Omnibus Law.

Hal tersebut sesuai dengan instruksi DPP KNPI nomor : 0516/DPP KNPI/X/2020 tertanggal 08 Oktober 2020, yang dikeluarkan oleh DPP KNPI ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sektetaris Jenderal DPP KNPI.

"Kita tidak ingin hal-hal yang tak diinginkan seperti daerah lain terjadi di Kepulauan Meranti, untuk itu kami mengimbau kepada kawan-kawan yang melaksanakan aksi siang ini agar tertib, dan diminta pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan secara humanis, jangan ada yang disakiti oleh pihak keamanan. Musuh kita bukan aparat penegak hukum. Tapi musuh nyata kita adalah mereka yang tidak berpihak kepada hak rakyat kecil," kata Dasuki. 

Selanjutnya, sikap DPD KNPI Kepulauan Meranti terhadap UU Cipta Kerja ini mendukung penuh langkah yang di lakukan DPP KNPI untuk menggugat undang undang Cipta Kerja ke MK.

Sementara itu Sekretaris Ketua DPD KNPI Kepulauan Meranti, Wan Firmansyah juga menuturkan hal yang sama.

"Kami menilai DPR lebih mementingkan kepentingan konglomerat daripada rakyat, ditambah memutuskan dalam situasi covid-19, dan kita sangat menyayangkan hal ini terjadi. Kami berharap pemerintah mengambil keputusan yang tegas dengan segera," kata Wan Firmansyah.

Senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Harian KNPI Kepulauan Meranti Muhammad Basiruddin, dia juga mengatakan akan mengawal penuh perjuangan mahasiswa dan rakyat dalam menolak UU omnibus law tersebut. Menurutnya kehadiran UU yang menyengsarakan rakyat harus ditolak. 

Dan yang terpenting menurutnya adalah bagaimana sikap tegas pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti hadir bersama rakyat baik itu DPRD maupun Bupati . 

"Insyallah kita sudah siapkan tim advokasi jika ada hal-hal yang perlu kita perjuangkan atas nama rakyat," pungkasnya.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Sekda Abdul Haris didampingi Kapolres Taufiq Lukman Nurhidayat dan Forkompinda, bacakan delarasi Ormas pemuda, mahasiswa menolak aksi unjuk rasa anarkis anti pelanggaran Prokes .Deklarasi Tolak Aksi Unjuk Rasa Anarkis, Kapolres Rohul Imbau Masyarakat Terapkan Prokes
Novel BaswedanPenyerang Novel Divonis 2 Tahun dan 1,5 Tahun, Dianggap Skenario Sempurna
Foto: DetikDua Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, Pengacara Tuntut Ini
Tampak massa yang berunjuk rasa.ABK Ditangkap Polisi Malaysia, Ratusan Massa di Rohil Unjuk Rasa Tuntut Hak dan Pembebasan
Ilustrasi.Mahasiswa Siang Ini Unjuk Rasa di Istana, 1.500 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan
  Unjuk rasa untuk menolak UU Cipta Kerja digelar hari ini.Antisipasi Chaos dalam Unjuk Rasa, KNPI Kepulauan Meranti Bentuk Tim Advokasi
Aksi unjuk rasa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menolak kedatangan TKA China. Foto: DetikTolak Kedatangan TKA China, Massa Ancam Blokade Bandara Haluoleo Kendari
Massa aksi demonstrasi.Tak Dapat Solusi, Aksi Demo Bela Kamarek di Inhil Ancam Nginap hingga Esok Hari
Kementerian Luar Negeri. Rusuh Unjuk Rasa Libanon dan Chile, WNI Diimbau Waspada
Ilustrasi aksi demonstrasi mahasiswa. Tuntaskan Reformasi, Besok Mahasiswa Akan Unjuk Rasa Depan Istana Bertepatan Berlakunya UU KPK

BERITA LAINNYA    
Kapolri Jenderal Listyo Sigit PrabowoKapolri Minta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Terus Jaga Kondusifitas Papua
Bupati Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad AdilPemborosan Anggaran, H Adil Akan Rampingkan OPD dan Singkirkan Ratusan Pejabat Struktural
IlustrasiKemenkes: Tarif Maksimal Pelayanan Vaksinasi Gotong Royong Segera Ditetapkan
Hadirkan Kemudahan Akses Internet Selama #DiRumahAja
IlustrasiRiau Sumbang 69, Ini Sebaran 8.232 Kasus Baru COVID-19 Hari Ini
  Petugas Satpol PP Kota Pekanbaru, Jumat (26/2) pagi, tertibkan pedagang kaki limaSatpol PP Tertibkan PKL di Dua Lokasi
Honda JazzHatchback Mulai Bangkit, Honda Jazz Jadi Paling Laris
IlustrasiMakin Menggunung, Utang Pemerintah RI Kini Tembus Rp 6.233 Triliun
intJelang Chelsea Vs MU: Setan Merah Jangan Remehkan The Blues
Polda Riau Sosialisasikan Tilang ElektronikPolda Riau Sosialisasikan Tilang Elektronik ke Hakim PN Pekanbaru
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved