Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:21 - Libur Cuti Bersama, Sekda ...
20:15 - Cegah Covid-19, Satpolair ...
19:45 - Menolak Didata, Oknum Angg...
23:12 - Kapolres Ajak Wartawan Per...
15:11 - Kian Banyak Pejabat Rangka...
20:45 - Presentasi di HKTI, Bupati...
20:01 - Baznas Riau Salurkan Bantu...
15:17 - Edukasi Warga Meranti Soal...
09:57 - Tim Yustisi Meranti Kembal...
17:39 - Genjot Perhutanan Sosial, ...
12:39 - Dibuka Pemilik, Satpol-PP...
19:17 - Bank Riau Kepri Serahkan C...
13:51 - BRK Selatpanjang Serahkan ...
22:19 - Kolaborasi RCommunity, PWI...
14:35 - Pawai Budaya di Kepulauan ...
18:30 - Cegah Covid-19, Satlantas ...
19:41 - Berhasil Tekan Angka Stunt...
18:27 - Ada Dua Pegawai Terkonfirm...
17:00 - Sumpah Pemuda ke-92, Karan...
20:02 - Draft SK Sudah Diajukan, K...
18:56 - Berhasil Kurangi Risiko Ka...
15:21 - Mau Adopsi Bayi yang Dibua...
20:44 - Rumahnya Dibedah Polres Ke...
19:34 - BLT-DD Sampai Desember, Ba...
14:54 - Pemcam Tebingtinggi Serahk...
18:34 - Proyek Pengerjaan Puskesma...
14:21 - Nunggu Cair, BLT-DD di Kep...
21:15 - Pengurus Hipma-KPM Pekanba...
20:09 - Kepala Satpol PP Kepulauan...
14:34 - Antisipasi Chaos dalam Unj...
22:30 - Bersinergi dengan TNI AL, ...
21:25 - Pemkab Meranti Salurkan Be...
11:53 - Serahkan BSB PKH di Selatp...
22:12 - Haru, Jenguk Natasha Bocah...
20:29 - Bupati Serahkan Dana Progr...
19:17 - Bupati Irwan Resmikan Pusk...
11:10 - Speedboat Kepau Jaya Kemas...
19:41 - BPN Kepulauan Meranti Sedi...
17:17 - Dituntut Mundur, Kades di ...
18:52 - Antisipasi Aksi Mogok Kerj...
08:12 - Camat Salurkan Beras kepad...
20:11 - Terlibat Politik Praktis, ...
19:02 - Jumlah Pasien Corona Meled...
11:01 - Roro Insit - Pecah Buyung ...
18:19 - Diisolasi Akibat Covid-19,...
09:15 - KUA-PPAS APBD Perubahan 20...
19:57 - Karang Taruna Kepulauan M...
19:05 - HUT Karang Taruna, Bupati ...
22:11 - Tak Makan Berhari-hari, Ca...
20:23 - Kapolres Meranti Imbau War...
 
Pemkab dan DPRD Kepulauan Meranti Tidak Jamin Mujiman Bisa Bebas
Senin, 31 Agustus 2020 - 21:28:02 WIB
Massa Aksi bertemu pihak DPRD dan Pemkab Kepulauan Meranti.
Massa Aksi bertemu pihak DPRD dan Pemkab Kepulauan Meranti.
TERKAIT:

SELATPANJANG -  Setelah melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres dan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, massa yang membela keadilan bagi Mujiman, terduga kasus yang dituduh membakar lahan miliknya mengadu ke wakil rakyat di DPRD dan pejabat setempat di Kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Setibanya di Kantor Sekretariat DPRD, massa diterima langsung oleh ketua DPRD, Ardiansyah. Massa mengadukan jika proses penanganan kasus Mujiman terkesan dipaksakan dan terindikasi dikriminalisasi.

"Kami minta pak Mujiman dibebaskan dan kasus ini diusut tuntas, karena kami menilai ada banyak kejanggalan dalam penanganannya. Disini kami menghadirkan langsung saksi yang dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian. Dia menyampaikan yang sejujurnya jika dirinya ada tekanan dari oknum penyidik," kata koordinator aksi, Waluyo.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah mengatakan pihaknya merasa prihatin terhadap apa yang menimpa Mujiman. Jack panggilan akrabnya, DPRD dalam hal ini akan mengawal kasus tersebut ke pengadilan.

"Sampai disini saya bisa menangkap apa yang disampaikan. Untuk itu kita DPRD akan kawal kasus ini ke Pengadilan dengan menyanyikan fakta yang sebenarnya di persidangan nanti," kata Ardiansyah.

Setelah terjadi perdebatan yang sangat panjang, akhirnya ketua DPRD berlalu pergi meninggalkan kerumunan massa karena pada saat itu massa menyatakan misi tidak percaya.

"Nanti kita sampaikan saja fakta di persidangan dan itu lebih bagus jika kita harus berdebat kusir seperti ini. Dan jika kalian menyatakan mosi tidak percaya, saya serahkan mau berjuang sendiri atau kita berjuang bersama-sama," ujar Ardiansyah.

Setelah melakukan perundingan sesaat,  pihak massa aksi kembali meminta ketua DPRD itu hadir untuk menemui mereka.

"Perlu saya tegaskan, saya tidak bisa menjamin pak Mujiman bisa bebas, karena yang menentukan itu adalah fakta di persidangan nantinya. Satu kata, demokrasi tidak ada unsur pemaksaan dan pengadilan pasti akan bersikap seadil-adilnya dan upaya hukum bukan upaya untuk memaksaksn kehendak, jadi jangan berburuk sangka dulu," pungkas Ardiansyah.

Beralih ke Kantor Bupati Kepulauan Meranti, mereka mendapatkan jawaban yang sama. Disana massa ditemui oleh Kepala Kantor Kesbangpol, Tasrizal Harahap.

"Jawaban kita sama dengan DPRD tadi, dimana kita tidak bisa intervensi terhadap hukum yang jelas kita akan kawal ini," kata Tasrizal Harahap.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sudah 48 Orang Meninggal setelah Disuntik Vaksin Flu di Korea Selatan
  • Dunia Pers Riau Berduka, Wartawan Berdedikasi Itu Mendahului Kita
  • Tegakkan Disiplin Prokes Covid-19, Polsek Tanah Putih dan Koramil 02 Terus Lakukan Operasi Yustisi
  • Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
  • Dari 294 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, Pekanbaru Sumbang 121
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved