Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

10:24 - Masuk Mako Polres Meranti ...
08:47 - Pos AL Selatpanjang Berbag...
20:21 - Libur Cuti Bersama, Sekda ...
20:15 - Cegah Covid-19, Satpolair ...
19:45 - Menolak Didata, Oknum Angg...
23:12 - Kapolres Ajak Wartawan Per...
15:11 - Kian Banyak Pejabat Rangka...
20:45 - Presentasi di HKTI, Bupati...
20:01 - Baznas Riau Salurkan Bantu...
15:17 - Edukasi Warga Meranti Soal...
09:57 - Tim Yustisi Meranti Kembal...
17:39 - Genjot Perhutanan Sosial, ...
12:39 - Dibuka Pemilik, Satpol-PP...
19:17 - Bank Riau Kepri Serahkan C...
13:51 - BRK Selatpanjang Serahkan ...
22:19 - Kolaborasi RCommunity, PWI...
14:35 - Pawai Budaya di Kepulauan ...
18:30 - Cegah Covid-19, Satlantas ...
19:41 - Berhasil Tekan Angka Stunt...
18:27 - Ada Dua Pegawai Terkonfirm...
17:00 - Sumpah Pemuda ke-92, Karan...
20:02 - Draft SK Sudah Diajukan, K...
18:56 - Berhasil Kurangi Risiko Ka...
15:21 - Mau Adopsi Bayi yang Dibua...
20:44 - Rumahnya Dibedah Polres Ke...
19:34 - BLT-DD Sampai Desember, Ba...
14:54 - Pemcam Tebingtinggi Serahk...
18:34 - Proyek Pengerjaan Puskesma...
14:21 - Nunggu Cair, BLT-DD di Kep...
21:15 - Pengurus Hipma-KPM Pekanba...
20:09 - Kepala Satpol PP Kepulauan...
14:34 - Antisipasi Chaos dalam Unj...
22:30 - Bersinergi dengan TNI AL, ...
21:25 - Pemkab Meranti Salurkan Be...
11:53 - Serahkan BSB PKH di Selatp...
22:12 - Haru, Jenguk Natasha Bocah...
20:29 - Bupati Serahkan Dana Progr...
19:17 - Bupati Irwan Resmikan Pusk...
11:10 - Speedboat Kepau Jaya Kemas...
19:41 - BPN Kepulauan Meranti Sedi...
17:17 - Dituntut Mundur, Kades di ...
18:52 - Antisipasi Aksi Mogok Kerj...
08:12 - Camat Salurkan Beras kepad...
20:11 - Terlibat Politik Praktis, ...
19:02 - Jumlah Pasien Corona Meled...
11:01 - Roro Insit - Pecah Buyung ...
18:19 - Diisolasi Akibat Covid-19,...
09:15 - KUA-PPAS APBD Perubahan 20...
19:57 - Karang Taruna Kepulauan M...
19:05 - HUT Karang Taruna, Bupati ...
 
Turap Pelabuhan Camat Ambruk Lagi, Ini Kata Kepala Dishub Kepulauan Meranti
Minggu, 26 Juli 2020 - 20:30:42 WIB

SELATPANJANG - Turap Pelabuhan Camat Selatpanjang ambruk untuk keempat kalinya pada Sabtu (25/7/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Robohnya jembatan panjang yang dibangun pada zaman Bengkalis itu, disinyalir karena tidak sesuai dengan peruntukannya. Karena turap itu dialihfungsikan penggunaannya menjadi tempat sandaran kapal dan aktifitas bongkar muat barang.

Dari pantauan awak media di lokasi, tidak ada korban jiwa, dan lebih kurang sepanjang 10 meter turap tersebut terjun ke laut.

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Dr H Aready mengatakan sejak roboh yang ketiga kalinya pada Juli 2019 pihaknya sudah menutup akses dan operasional di Pelabuhan tersebut, bahkan retribusi disana pun sudah tidak dipungut lagi.

"Tak dapat nak cakap lagi, sejak roboh pada bulan Juli 2019 lalu kita melakukan rapat bersama KSOP, pihak kepolisian, operator kapal dan pihak terkait lainnya semua sepakat untuk menutup akses dan operasional di Turap Pelabuhan Camat itu. Kita sudah beberapa kali menghimbau dan melarang aktifitas disana, bahkan kita juga sudah menghentikan pungutan retribusinya," kata Arready, Minggu (26/7/2020) sore.

Dikatakan, berdasarkan pengamatan pihaknya bahwa kontruksi turap tersebut sudah tidak layak dan tidak aman untuk dijadikan sebagai tempat bongkar muat, sehingga tempat bongkar muat barang dialihkan ke tempat lain.

"Berdasarkan hasil evaluasi visual kita kontruksinya memang sudah tidak layak lagi dan dikhawatirkan roboh dan bisa menyebabkan korban jiwa. Waktu itu memang kita arahkan bongkar muat ke pelabuhan lain seperti Pelindo, Polairud, Posal dan pelabuhan Perikanan.Tetapi didalam prakteknya tidak bisa tertampung juga, sementara kebutuhan pokok kita kan sangat banyak, suplai logistik kita dari situ jadi mau tak mau kita pakai juga," ungkap Aready.

Untuk alternatif lainnya, Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dinas Perhubungan juga telah menggesa KSOP untuk menyegerakan pembangunan pelabuhan di Dorak.

"Kita juga sudah minta ke KSOP untuk menyegerakan pembangunan pelabuhan di Dorak untuk bongkar muat. Di satu sisi kita melarang, namun di sisi lain kita tak punya alternatif, semua pelabuhan yang kita tunjuk juga sudah padat dan operator kapal tidak menunggu terlalu lama," kata Arready.

Walaupun terkesan membiarkan karena tidak memiliki alternatif, petugas Dinas Perhubungan juga tetap ditugaskan untuk memantau kondisi pelabuhan tersebut.

"Kita sudah lakukan rapat bersama dan juga sudah dialihkan, ternyata pelaksanaan di lapangan tak bisa. Mau tak mau dengan kerelaan hati dan tutup mata kita biarkan saja dulu. Yang penting petugas kita standby disana dan memantau jika ada gambaran akan roboh," katanya lagi.

Diungkapkan bahwa turap tersebut dibangun sejak zaman Kabupaten Bengkalis dan saat ini sudah menjadi aset Kabupaten Kepulauan Meranti yang diperuntukkan sebagai turap pemecah gelombang dan konsep pembangunan Water Front City, namun dalam perjalanannya malah dijadikan sebagai sandaran kapal dan tempat bongkar muat barang.

"Itu fungsi turap dalam rangka pembangunan Water Front City oleh Pemkab Bengkalis waktu Selatpanjang masih masuk dalam kawasannya sehingga setelah Kepulauan Meranti mekar, maka aset diserah terima menjadi aset Meranti," kata Arready.

"Tetapi pencatatannya itu karena dokumen-dokumen nya sebagian besar tidak kita miliki, sehingga pencatatan nilai buku asetnya agak susah kita menghitungnya. Secara de facto memang menjadi aset kita, tetapi secara de jure belum bisa kita melakukan penghitungan nilai evaluasi nya," pungkasnya.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bioskop Dibuka Lagi, Epidemiolog Uraikan Aturan yang Wajib Dipatuhi
  • Wapres Sebut Banyak Orang Terjebak Mental Pencitraan agar Terkenal
  • Operasi Yustisi Berlanjut, 23 Warga Rumpes Terjaring Langgar Protokol Kesehatan
  • Diusulkan Ada TPS Keliling Pilkada 2020 untuk Penyandang Disabilitas
  • Ops Zebra Lancang Kuning 14 Hari, Berikut Jenis Pelanggaran yang Bakal Ditindak Polres Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved