Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:52 - Setiap Desa Dikurangi Rp 1...
21:39 - Kunjungi Korban Kebakaran,...
19:12 - Wajib Pajak Kucing-kucinga...
20:28 - 459 Kg Sarang Walet Diperi...
19:05 - Siap-siap, Masyarakat Kepu...
11:51 - Korsleting Listrik, Rumah ...
08:55 - Antisipasi Karhutla, Ini y...
19:55 - Tapal Batas 93 Desa di Kep...
19:50 - Butuh Bantuan, Kapolres Ke...
13:57 - BPN Kepulauan Meranti Sera...
10:34 - Sejumlah Kendaraan Dinas P...
10:18 - Pasien Positif Covid-19 ya...
17:23 - Lima Desa di Kepulauan Mer...
13:17 - Kapolres Kepulauan Meranti...
19:48 - Kembangkan Potensi Kopi Li...
12:37 - 18 Usulan Perhutanan Sosia...
18:36 - YFMM Konsisten Tiap Tahun ...
16:40 - Terpantau Satu Hotspot di ...
19:21 - Pasien Positif Kabur dari ...
10:43 - Gawat, Pasien Positif Covi...
16:32 - DKPTPP Kepulauan Meranti P...
14:48 - Polres Meranti Siagakan 96...
21:38 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
14:04 - Kabar Gembira, BLT DD Dipe...
18:52 - Operator dan Penumpang Kap...
12:21 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
16:25 - Mengira SK nya Sudah Kadal...
12:19 - Bansos Tahap II Meranti Su...
19:41 - Biaya Rawat Pasien Positif...
17:24 - Kabel Tower Sutet PLN Putu...
20:30 - Turap Pelabuhan Camat Ambr...
19:49 - Pembayaran BPHTB Terpaksa ...
10:39 - Lezatnya Sempolet Kepulaua...
17:36 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
20:28 - Mesin Rusak, Speed Boat Pe...
19:41 - Akibat Covid-19, Tunjangan...
18:26 - Usulan Bupati Meranti Jadi...
17:11 - Laporan dr Aisyah Bee ke K...
19:47 - Tampung Produksi Sagu Kepu...
13:31 - Di Balik Opini WTP 8 Kali,...
21:13 - Kabupaten Kepulauan Merant...
20:24 - Abrasi di Kepulauan Merant...
19:56 - Gamali Tuntut Janji DPRD K...
17:44 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:43 - Jika Sembako Tidak Disalur...
17:57 - Moratorium Gambut, Masyara...
18:38 - Minta Keadilan Agar Rustam...
18:22 - Pemuda Pulau Merbau Minta ...
16:31 - Atap Dermaga Pelabuhan Sem...
12:16 - Waspadai Karlahut, Camat T...
 
Setiap KK Hanya Dijatah 1 Kilo, Warga Desa Bandul Meranti Tolak Bantuan Beras dari Pemkab
Selasa, 07 Juli 2020 - 17:19:59 WIB
Beras bantuan Pemkab Kepulauan Meranti untuk masyarakat Desa Bandul masih tertumpuk di Kantor Camat Tasik Putripuyu.
Beras bantuan Pemkab Kepulauan Meranti untuk masyarakat Desa Bandul masih tertumpuk di Kantor Camat Tasik Putripuyu.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Masyarakat Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putripuyu,  menolak bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti.

Hal itu dikarenakan bantuan yang diberikan dianggap tidak memadai. Dimana setiap kepala keluarga (KK) hanya mendapatkan jatah 1 kilogram (Kg) beras.

"Beras bantuan untuk masyarakat tersebut sebanyak 1 ton 70 kilo, sementara Desa Bandul ada 700 KK. Jika dibagikan, maka setiap keluarga hanya mendapatkan 1 kilogram beras. Sehingga daripada kami bagikan menjadi masalah lebih baik tidak kami bagi," kata Kepala Desa Bandul, Zahari beberapa waktu lalu.

Dikatakan, sambil menunggu kuota tambahan beras tersebut tertumpuk di Kantor Camat Tasik Putripuyu sudah hampir dua bulan, dikhawatirkan beras akan menjadi busuk dan tidak bisa dikonsumsi.

"Beras itu saat ini berada di Kantor Camat Tasik Putripuyu dan sudah dari kemarin kami minta solusinya untuk ditambah, sementara sampai sekarang sudah satu bulan lebih belum ada nampak penambahannya," ujar Zahari.

Lebih lanjut dikatakan, beras tersebut disalurkan kepada rumah tangga miskin (RTM) yang terdampak pandemi Covid-19. Hal itu akibat diberlakukannya status pembatasan sosial skala tertentu (PSST) di desa tersebut.

"Bantuan itu memang diperuntukkan bagi RTM yang terdampak Covid-19 dimana itu merupakan usulan kami akibat dari perpanjangan PSST kemarin, sehingga daripada bantuan itu kami bagikan jadi masalah maka ditangguhkan dulu lah sambil menunggu kebijaksanaan Pemda terhadap hal ini," ujarnya lagi. 

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Pemkab Kepulauan Meranti untuk menambah kuota beras tersebut. 

"Kami berharap agar bantuan tersebut bisa ditambah, karena tujuan kita membagikan bantuan ini tentu untuk menyelesaikan masalah kalau beginikan menambah masalah. Hampir satu bulan lebih kami yang terdampak PSST ini berharap bantuan, namun nyatanya yang turun bantuan seperti itu mau diapakan, tentu kami minta ditambah," pungkasnya.

Sementara itu Camat Tasik Putripuyu, Sugiati ketika dikonfirmasi  membenarkan adanya permasalahan tersebut.

"Memang waktu itu ada pembagian secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada Pemdes Bandul pada saat pencabutan PSST di Desa Bandul, cuma mereka tidak mau terima karena menurutnya belum cukup dan takut untuk dibagikan, jadi ibaratnya dititipkan sementara berasnya di kantor ini," kata Sugiati.

“Yang jelas beras itu menumpanglah disini, orang itu belum mau terima. Kita sudah upayakan membujuk pihak desa untuk menerimanya, tetapi menurut mereka gunakan azas keadilan lah, karena inikan untuk lockdown. Saya sebagai Camat kan cuma memfasilitasi saja, ketika masyarakat melalui Kades maunya seperti itu ya apa boleh buat, tidak mungkin kita antarkan," ungkap Sugiati.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Akibat Gedung Telkomsel Terbakar, Pencairan Gaji ke-13 ASN Pemprov Riau Ditunda
  • Masih Menunggak Iuran? Segera Ikuti Program Relaksasi BPJS Kesehatan
  • Rohul Miliki IPLT di Tanjung Belit dengan Kapasitas 10 Meter Kubik Per Hari
  • Dari Tambahan 32 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, 16 Warga Pekanbaru
  • Program Sanitasi Nasional Agar Covid - 19 Berakhir, 65 Petugas TFL dan KSM Ikuti Pelatihan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved