Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:36 - YFMM Konsisten Tiap Tahun ...
16:40 - Terpantau Satu Hotspot di ...
19:21 - Pasien Positif Kabur dari ...
10:43 - Gawat, Pasien Positif Covi...
16:32 - DKPTPP Kepulauan Meranti P...
14:48 - Polres Meranti Siagakan 96...
21:38 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
14:04 - Kabar Gembira, BLT DD Dipe...
18:52 - Operator dan Penumpang Kap...
12:21 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
16:25 - Mengira SK nya Sudah Kadal...
12:19 - Bansos Tahap II Meranti Su...
19:41 - Biaya Rawat Pasien Positif...
17:24 - Kabel Tower Sutet PLN Putu...
20:30 - Turap Pelabuhan Camat Ambr...
19:49 - Pembayaran BPHTB Terpaksa ...
10:39 - Lezatnya Sempolet Kepulaua...
17:36 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
20:28 - Mesin Rusak, Speed Boat Pe...
19:41 - Akibat Covid-19, Tunjangan...
18:26 - Usulan Bupati Meranti Jadi...
17:11 - Laporan dr Aisyah Bee ke K...
19:47 - Tampung Produksi Sagu Kepu...
13:31 - Di Balik Opini WTP 8 Kali,...
21:13 - Kabupaten Kepulauan Merant...
20:24 - Abrasi di Kepulauan Merant...
19:56 - Gamali Tuntut Janji DPRD K...
17:44 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:43 - Jika Sembako Tidak Disalur...
17:57 - Moratorium Gambut, Masyara...
18:38 - Minta Keadilan Agar Rustam...
18:22 - Pemuda Pulau Merbau Minta ...
16:31 - Atap Dermaga Pelabuhan Sem...
12:16 - Waspadai Karlahut, Camat T...
11:33 - Sakit, Pengawal Pribadi Bu...
19:27 - Pemkab Kepulauan Meranti K...
10:12 - Tarif Penyeberangan Kempan...
18:41 - Tingkatkan Ketahanan Panga...
16:13 - Moratorium Gambut, Izin Ki...
09:47 - Warga Desa Dedap Temukan I...
20:10 - 7 Titik Blankspot, Pemkab ...
17:19 - Setiap KK Hanya Dijatah 1 ...
15:12 - Petugas Berhasil Padamkan ...
16:32 - Pasca New Normal, Tiket Ka...
09:11 - Kesal Dicopot hingga Meras...
16:27 - Dicopot dari Jabatan Kasi ...
14:44 - Masyarakat Meranti Sulap S...
22:15 - Pekan Depan, Transportasi ...
18:45 - 'Damar' Si Bayi Gajah Bina...
15:06 - AKP Prihadi Tri Saputra Ja...
 
Tidak Ada Penumpang Sejak Covid-19, Ratusan Tukang Becak Selatpanjang Ngadu ke Bupati
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:46:52 WIB
Ratusan tukang becak di Selatpanjang, Kepulauan Meranti yang tergabung kedalam Perkumpulan Becak Motor Meranti (PBMM) melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti.
Ratusan tukang becak di Selatpanjang, Kepulauan Meranti yang tergabung kedalam Perkumpulan Becak Motor Meranti (PBMM) melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Ratusan tukang becak di Selatpanjang, Kepulauan Meranti yang tergabung kedalam Perkumpulan Becak Motor Meranti (PBMM) melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dengan mendatangi kantor Bupati, Rabu (1/7/2020) siang.

Mereka mengeluhkan tidak adanya penumpang yang naik sejak wabah pandemi Covid-19.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap pekerja di sektor informal sangatlah besar. Para pekerja yang hidup dari menjual jasanya ini, termasuk tukang becak, harus bertahan sekuat mungkin dari kondisi yang ada.

Pembina PBMM, Zulkifli mengatakan pada masa pandemi wabah Covid-19, penumpang yang masih menggunakan jasa becak bak pelita dalam kegelapan. Dia juga menuturkan bahwa penghasilan para tukang becak di Kota Selatpanjang itu menurun drastis semenjak ada pandemi Covid-19

"Dampak dari adanya Covid-19 ini banyak dari kami yang tidak dapat narik becak. Bahkan ada yang sampai mau menjual becaknya karena sepinya penumpang. Akibat Covid-19 ini semua job mati, seperti antar anak sekolah, bawa penumpang ke Pelabuhan, ke pasar semuanya sepi. Macam gini kami tak dapat makan. Untuk itu kami berharap dapat solusi program dari pemda, dimana kami ini merupakan tulang punggung keluarga dan istri tidak banyak yang bekerja," kata Zulkifli alias Jon.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti diwakili asisten II, Drs Asrorrudin yang didampingi Kepala Dinas Sosial, Agusyanto Bakar dan Kepala Bidang Dinas Perhubungan, Azwan mengatakan akibat pandemi Covid-19 ini tidak hanya tukang becak, namun semua sektor lumpuh.

"Akibat adanya pandemi Covid-19 ini semua sektor lumpuh, tidak hanya tukang becak, semuanya menyeluruh. Namjn kami sangat berterimakasih kepada para tukang becak yang berkeinginan menyampaikan isi hati. Terkait hal ini akan kami bicarakan dengan Bupati sebagai pemangku kebijakan," kata Asrorrudin.

Selain itu, Asrorrudin juga menyampaikan akan berencana melakukan pengaturan pembagian mangkal di Pelabuhan yang selama ini didominasi oleh anggota Becak Ojek Terminal (BOT).

"Terkait hal ini pula kita juga akan berkoordinasi dan duduk bersama  dengan perkumpulan becak lainnya untuk membagikan atau mengatur jadwal mangkal di pelabuhan, semoga saja masih bisa jika rezekinya ada disana," ujarnya.

Sementara itu untuk bantuan yang disalurkan, Asrorrudin mengatakan jika hal itu dilakukan selektif agar bantuan yang diberikan tidak terjadi tumpang tindih.

"Jika mengharapkan bantuan, ini harus jelas dan selektif. Karena penerima bantuan ini banyak macamnya dan tidak boleh ganda, seperti jika ada masyarakat  mendapatkan program PKH maka dia tidak bisa mendapatkan Bansos," pungkasnya.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hari Ini Riau Diguyur Hujan Seharian Tapi tidak Merata
  • Jelang Peresmian, 248 Titik CCTV Dipasang di Sepanjang Tol Pekanbaru-Dumai
  • Tas Mahal Seharga Rp29 Juta Ini Dibilang Mirip Kantong 'Pup' Anjing, Menurutmu?
  • Pemko Isolasi Pasien Positif OTG Covid-19 di Rusunawa Rejosari
  • Plat di Dalam Lengan Rusak, Marquez Dioperasi Lagi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved