Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:10 - 7 Titik Blankspot, Pemkab ...
17:19 - Setiap KK Hanya Dijatah 1 ...
15:12 - Petugas Berhasil Padamkan ...
16:32 - Pasca New Normal, Tiket Ka...
09:11 - Kesal Dicopot hingga Meras...
16:27 - Dicopot dari Jabatan Kasi ...
14:44 - Masyarakat Meranti Sulap S...
22:15 - Pekan Depan, Transportasi ...
18:45 - 'Damar' Si Bayi Gajah Bina...
15:06 - AKP Prihadi Tri Saputra Ja...
21:55 - Komisi I DPRD Kepulauan Me...
22:46 - Tidak Ada Penumpang Sejak ...
16:28 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
11:44 - Dinilai Sangat Efektif, Bu...
22:02 - 10 Desa di Kabupaten Kepul...
21:56 - Kehadiran HNSI Kepulauan M...
18:46 - Aksi Damai Terkait Covid-1...
19:26 - Kecamatan 3T Meranti Seger...
10:10 - Bantah Ada Perdebatan deng...
15:36 - Sembako Bansos Covid-19 Ke...
20:17 - Polres Kepulauan Meranti G...
12:04 - PDP di Meranti Meninggal D...
14:19 - Karantina Selatpanjang Hib...
16:35 - Dugaan Penyalahgunaan Dana...
18:56 - Menuju New Normal, Pemkab ...
12:02 - Gubri Minta Rencana Masuk ...
19:22 - Pasir dari BumDes di Meran...
14:38 - Hanya 4 Pejabat yang Dafta...
15:50 - Belum Resmi Mendaftar, Ada...
10:54 - Bumdes Puteri Panglima Des...
10:20 - Sempat Terjadi Kekosongan,...
09:30 - HUT Bhayangkara, Polres Ke...
22:38 - Belum Dibayar, Supplier An...
21:43 - Jelang Penutupan, Lelang J...
19:41 - Bupati Kepulauan Meranti K...
10:56 - Hari Bhayangkara, Polres K...
09:58 - Warga Rangsang Barat Tewas...
09:49 - Tiga Hari Hilang, Jupri Wa...
19:03 - Danrem 031/WB Kunjungi Kep...
17:47 - Direktur Bumdes Hasrat Des...
17:33 - Telur, Kacang, dan Cabai I...
10:55 - Empat Program Berkorelasi,...
08:35 - Dilantik Jadi Pejabat Pemp...
20:35 - RSUD Kepulauan Meranti Buk...
16:04 - Tuntut Transparansi Dana C...
19:32 - BLT Dana Desa di Kepulauan...
09:22 - Setelah 28 Hari, Akses Ter...
17:11 - Desak Kadiskes Kepulauan M...
17:51 - Dimediasi HNSI, Konflik An...
09:12 - Terinspirasi Tradisi Kuno ...
 
RSUD Kepulauan Meranti Penuh, Pasien Baru Terduga Corona Dialihkan ke Puskesmas Selatpanjang
Minggu, 31 Mei 2020 - 17:59:49 WIB
Puskesmas Selatpanjang dijadikan tempat rawat pasien terduga corona.
Puskesmas Selatpanjang dijadikan tempat rawat pasien terduga corona.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Akibat melonjaknya penambahan kasus positif Corona virus disiase (covid-19) di Kepulauan Meranti, tim gugus tugas harus berjuang keras untuk menyediakan tempat bagi para pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Muhammad Fahri Minggu (31/5/2020) mengatakan bahwa saat ini fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ada 10 orang pasien yang dirawat, dimana 9 orang positif Covid dan 1 PDP dirawat di sana.

"Dari awal itu tim rumah sakit melaporkan bahwa penambahan positif dan PDP kita bertambah, jadi rumah sakit melaporkan perubahan ruang isolasi antara PDP dengan positif itu terbatas, jadi kekurangan tempat," ujar Fahri.

Selain itu ada 4 orang lainnya dirawat di Puskesmas Selatpanjang dimana 1 orang Positif Covid 19 dan 3 orang PDP. Sebelumnya penggunaan Puskesmas Selatpanjang hanya ditetapkan untuk isolasi bagi pasien PDP.

"Setelah berjalannya waktu ada penambahan 6 positif, karena kapasitas di rumah sakit saat ini belum siap, maka yang positif juga kita tempatkan di Puskesmas," ujar Fahri.

Dikatakan Fahri, sebenarnya Puskesmas Selatpanjang tidak bisa dijadikan tempat isolasi pasien positif karena statusnya rawat jalan, namun karena kondisi darurat maka itu dijadikan isolasi sementara.

"Selain alasan Puskesmas Selatpanjang dekat dengan RSUD, kondisi ini sangat darurat, kita tidak siap tempat dan tenaga, makanya Bupati instruksikan Puskesmas itu dijadikan isolasi pasien positif sementara," kata Fahri.

Dirinya juga menjelaskan bahwa adanya pasien positif yang dirawat di Puskesmas karena pertimbangan kondisi pasien. 

"Yang dirawat di sana pasien di bawah 30 tahun karena gejalanya minim dan kedaruratannya tidak seperti yang di rumah sakit, maksudnya di atas umur 30 tahun, jadi kita barter dengan yang positif," ujar Fahri.

Untuk PDP yang dirawat di RSUD Kepulauan Meranti dikatakan Fahri saat ini memiliki kondisi fisik yang lemah. 

"PDP yang bermasalah maksudnya yang ditakutkan pihak rumah sakit adalah tiba-tiba terjadi keadaan darurat tentunya ada tindakan langsung dari rumah sakit," ujar Fahri.

Fahri menambahkan bahwa ada juga penambahan Orang Tanpa Gejala (OTG) dari kluster Desa Bandul yang diisolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kepulauan Meranti. Nantinya dari 9 orang tersebut ada 3 orang masih di bawah umur dan nantinya keseluruhan akan dilakukan test.

Dengan penambahan tersebut saat ini ada 15 orang yang ada di BLK. 

"Hasil tracing kemarin di Desa Bandul ada 9 orang yang kita bawa, itu dari dua keluarga, mereka kontak erat dengan pasien positif sebelumnya dan diisolasi di BLK," ujarnya.

Seperti diketahui saat ini ada 12 orang yang tercatat positif Covid-19, dimana 2 orang sudah dinyatakan sembuh. Sementara PDP ada 26, dimana 13 di  antaranya sudah diperbolehkan untuk pulang. Untuk jumlah ODP dalam pemantauan saat ini berjumlah 682. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tak Kantongi Izin Pemko Pekanbaru, Layanan Rapid Test Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan
  • Brio Laku Keras, Kontribusi 53 Persen, Penjualan Honda Naik 93 Persen Per Juni 2020
  • Pendaftar Webinar Komunikasi Kesehatan Lebih 500 Peserta
  • PT Gagas Energi Indonesia Bagikan Sembako untuk Pelanggan Gasku Terdampak COVID-19 di Batam
  • Sosialisasi Pemantau Pemilihan Pilkada 2020, KPU Bengkalis Paparkan Mekanisme Masyarakat Berpartisipasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved