Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:41 - Tingkatkan Ketahanan Panga...
16:13 - Moratorium Gambut, Izin Ki...
09:47 - Warga Desa Dedap Temukan I...
20:10 - 7 Titik Blankspot, Pemkab ...
17:19 - Setiap KK Hanya Dijatah 1 ...
15:12 - Petugas Berhasil Padamkan ...
16:32 - Pasca New Normal, Tiket Ka...
09:11 - Kesal Dicopot hingga Meras...
16:27 - Dicopot dari Jabatan Kasi ...
14:44 - Masyarakat Meranti Sulap S...
22:15 - Pekan Depan, Transportasi ...
18:45 - 'Damar' Si Bayi Gajah Bina...
15:06 - AKP Prihadi Tri Saputra Ja...
21:55 - Komisi I DPRD Kepulauan Me...
22:46 - Tidak Ada Penumpang Sejak ...
16:28 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
11:44 - Dinilai Sangat Efektif, Bu...
22:02 - 10 Desa di Kabupaten Kepul...
21:56 - Kehadiran HNSI Kepulauan M...
18:46 - Aksi Damai Terkait Covid-1...
19:26 - Kecamatan 3T Meranti Seger...
10:10 - Bantah Ada Perdebatan deng...
15:36 - Sembako Bansos Covid-19 Ke...
20:17 - Polres Kepulauan Meranti G...
12:04 - PDP di Meranti Meninggal D...
14:19 - Karantina Selatpanjang Hib...
16:35 - Dugaan Penyalahgunaan Dana...
18:56 - Menuju New Normal, Pemkab ...
12:02 - Gubri Minta Rencana Masuk ...
19:22 - Pasir dari BumDes di Meran...
14:38 - Hanya 4 Pejabat yang Dafta...
15:50 - Belum Resmi Mendaftar, Ada...
10:54 - Bumdes Puteri Panglima Des...
10:20 - Sempat Terjadi Kekosongan,...
09:30 - HUT Bhayangkara, Polres Ke...
22:38 - Belum Dibayar, Supplier An...
21:43 - Jelang Penutupan, Lelang J...
19:41 - Bupati Kepulauan Meranti K...
10:56 - Hari Bhayangkara, Polres K...
09:58 - Warga Rangsang Barat Tewas...
09:49 - Tiga Hari Hilang, Jupri Wa...
19:03 - Danrem 031/WB Kunjungi Kep...
17:47 - Direktur Bumdes Hasrat Des...
17:33 - Telur, Kacang, dan Cabai I...
10:55 - Empat Program Berkorelasi,...
08:35 - Dilantik Jadi Pejabat Pemp...
20:35 - RSUD Kepulauan Meranti Buk...
16:04 - Tuntut Transparansi Dana C...
19:32 - BLT Dana Desa di Kepulauan...
09:22 - Setelah 28 Hari, Akses Ter...
 
Mahalnya Tarif Ambulance, Puskesmas Alai Meranti Sebut Sudah Berdasarkan Perda
Rabu, 29 April 2020 - 15:49:49 WIB

SELATPANJANG - Terkait kisruh mahalnya tarif ambulans Puskesmas Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti hingga Rp270.000 tergantung jarak yang ditempuh langsung ditanggapi pihak Puskesmas.

Puskesmas Alai dr Farid Moses A Yudhistira menjelaskan bahwa hal itu sudah berdasarkan tarif yang tercantum di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2018 tentang retribusi.

Dimana, setiap perkilometer jarak yang ditempuh dikenakan tarif untuk pasien sebesar Rp8.000. Sementara ketika membawa jenazah, perkilometer dikenakan tarif Rp9.000.

"Tarif itu berdasarkan yang tercantum di dalam Perda retribusi tinggal dikalikan saja dengan jarak yang ditempuh dan tarif itu berlaku hanya untuk sekali angkut. Adapun jarak kilometernya kita cantumkan itu untuk menghindari adanya pungli yang dilakukan sopir," kata Farid Moses, saat ditemui di Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Rabu (29/4/2020) pagi.

Dikatakan bahwa tarif tersebut dikenakan ke pasien umum yang akan dirujuk ke RSUD Kepulauan Meranti. Sementara untuk pasien yang memiliki BPJS akan diklaim kemudian. Sementara itu jika pasien BPJS dijemput tidak melalui fasilitas kesehatan maka tarifnya ditetapkan sama dengan pasien umum.

"Tarif itu berlaku untuk pasien umum, sementara itu bagi pasien BPJS akan diklaim kemudian hari dengan syarat dia dijemput dari fasilitas kesehatan seperti Puskemas ke puskesmas dan Puskesmas ke RSUD. Jika pasien dijemput dari rumah maka tarifnya disamakan dengan pasien umum," ujar Moses.

Dijelaskan hasil pungutan retribusi dari tarif Ambulance tersebut disetorkan ke Kas Daerah. 

"Terhadap tarif Ambulance yang ditarik itu ada karcisnya dan itu langsung dicetak oleh BPKAD dan uangnya tiap hari kita setorkan ke sana," ujarnya.

Terlepas adanya pungutan yang disetorkan ke kas daerah, pihak Puskesmas punya kebijakan sendiri dalam menentukan pungutan itu, dimana ada keringanan dalam membayar bahkan sampai digratiskan bagi masyarakat yang kurang mampu.

"Dalam melakukan pemungutan tarif untuk Ambulance ini kami berikan keringanan untuk menunda pembayaran sampai 1x 24 jam, dan jika masyarakat susah dan tidak sanggup membayar maka itu akan kita gratiskan, bahkan ini sangat sering kami berikan. Jangankan untuk menggratiskan tarif mobil yang tidak sampai Rp 500 ribu, untuk biaya bersalin sampai Rp 800 ribu pun pernah kami gratiskan," ujar Moses lagi.

Moses tidak menampik jika terjadinya kebocoran terhadap PAD, dimana banyaknya tarif yang tidak disetorkan ke kas daerah, hal ini dikarenakan kondisi masyarakat yang tidak sanggup membayar.

"Banyak juga tarif yang tidak kami setor, hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak sanggup membayar dan itu juga kami laporkan namun tidak menggunakan karcis yang dikeluarkan oleh BPKAD," kata dia.

Terakhir dikatakan, pihaknya tidak begitu menerapkan aturan dalam hal pemungutan tarif, namun lebih fleksibel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Awalnya dulu kita menerapkan aturan, selesaikan administrasi terlebih dahulu baru pasien kita antar, namun kita lebih fleksibel, kita antarkan dulu baru nanti pembayarannya dilakukan kemudian di IGD Puskesmas," pungkas Moses. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia







Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Akibat Abrasi, 4 Pulau di Riau Terancam Tenggelam
  • SKK Migas dan KKKS Serahkan Paket Sembako ke PWI Riau
  • Gagasan Webinar Komunikasi Kesehatan: Kreativitas, Sesuaikan Aktor hingga Gunakan Pantun
  • Direktur PT DSI Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembakar Lahan di Riau
  • Soal Petugas PPDP Reaktif Rapid Test, KPU Bengkalis Tunggu Hasil Swab
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved