Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:15 - Forum Puspa Sagu Kepulauan...
18:37 - Kepulauan Meranti Zona Mer...
16:19 - Kapolres Kepulauan Meranti...
11:14 - PT RAPP Serahkan Ratusan P...
15:53 - 145 CJH Kepulauan Meranti ...
16:49 - Indra Yovi: Penanganan Cov...
14:27 - Penerapan New Normal, Polr...
17:59 - RSUD Kepulauan Meranti Pen...
16:00 - Status PSST Desa Bandul Di...
09:29 - Tokoh Masyarakat Riau: Ane...
20:04 - Kadiskes Meranti Berkoar-k...
17:56 - Enam Kasus Baru Corona di ...
16:34 - Sidak ke Kepulauan Meranti...
21:20 - Sempat Ditemukan Belatung,...
15:38 - Waduh, Ikan Kaleng Bantuan...
20:03 - Pingsan di Rumah, Warga Se...
06:32 - FPI Bersama YFM Kepulauan ...
21:54 - Apel Pagi Pemkab Kepulauan...
20:23 - Fasilitas di Ruang Isolasi...
17:45 - Wakil Bupati Said Hasyim K...
15:18 - Miris, Pasien Covid-19 yan...
11:35 - Jadi Tempat Isolasi PDP, ...
16:24 - PT RAPP Serahkan Ratusan P...
13:46 - SKK Migas – EMP Malacca ...
16:38 - Ribut-ribut Pakai Hazmat S...
20:47 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
20:22 - 17 Desa di Kepulauan Meran...
18:18 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:39 - Satu Pasien Positif Covid-...
18:35 - Kasus Corona di Kepulauan ...
14:21 - Inflasi Tinggi, Pemkab Kep...
16:17 - Pemkab Kepulauan Meranti T...
12:24 - Dua Desa di Tebingtinggi T...
17:05 - Camat Tebingtinggi Galang...
06:24 - Pejabat Humas Pemkab Kepul...
19:30 - Desa Bandul Blocking Area,...
19:07 - Hasil Tracing Terhadap PD...
15:26 - Bupati Meranti Sempat Kont...
19:42 - Bank Riau Kepri Selatpanja...
17:46 - Dua Warga Meranti Sudah Po...
16:32 - Hasil Swab Keluar, Satu PD...
11:32 - Ringankan Beban Nelayan Ak...
17:28 - Dua Positif Rapid Test, Ti...
22:27 - Masuk Daftar Susulan Pener...
16:44 - Tidak Ada Izin, Cucian Mot...
22:08 - Jelang Berbuka Puasa, FPI ...
22:11 - Nekad Masuk Wilayah Kepula...
05:13 - Pendapatan Nol Akibat Coro...
22:12 - Bupati Irwan Tegaskan Pega...
17:00 - Pindah Domisili Tidak Mela...
 
Hentikan 'Pembuangan' TKI ke Kepulauan Meranti, Bupati Irwan Desak Buka Jalur Melaka-Dumai
Minggu, 29 Maret 2020 - 11:08:14 WIB
Para TKI yang pulang ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang.
Para TKI yang pulang ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Kembali telantarnya ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang semakin membuat geram Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir. 

Dia mendesak Gubernur Riau kembali membuka jalur pelayaran Melaka-Dumai dan Melaka-Bengkalis untuk kepulangan TKI tersebut, agar tidak setiap hari telantar di Meranti akibat tidak mendapatkan kapal pulang ke daerah masing-masing.

Seperti diketahui Sabtu (28/3/2020) sebanyak 142 TKI kembali telantar di Selatpanjang. Mereka tiba dari Tanjungbalai Karimun menumpang feri MV Batam Jet dan MV Dumai Line Sabtu sore. 

Para TKI ini tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kapal tujuan Dumai, Bengkalis dan Buton sudah tidak tersedia lagi. Sehari sebelumnya 123 TKI juga bernasib sama. 

Sudah dua hari ini para TKI yang telantar diurus Pemkab Meranti. Mereka terpaksa ditampung di BLK untuk bermalam dan disediakan makan minum hingga pemeriksaan kesehatan karena para TKI ini masuk kategori orang dengan risiko (ODR) Covid-19 karena datang dari daerah terpapar, Malaysia.

Hal inilah yang membuat Pemkab Kepulauan Meranti kewalahan. Selain tidak memiliki fasilitas khusus penampungan TKI, Pemkab Kepulauan Meranti juga tidak memiliki anggaran khusus mengurus TKI tersebut. Sebagaimana diketahui, fasilitas penampungan dan pengurusan kepulangan TKI ini tersedia di Dumai sebagaimana ditetapkan pemerintah pusat.

"Kita mendesak ada kebijakan Pak Gubernur Riau menghentikan 'pembuangan' atau penelantaran TKI di Meranti ini. Segera buka kembali jalur pelayaran Malaysia (Melaka) ke Dumai dan Bengkalis agar TKI tidak telantar di sini setiap hari," tegas Bupati Irwan Sabtu malam.

Dengan membuka kembali jalur pelayaran Malaysia ke Dumai dan Bengkalis, akan memberi ruang bagi Pemda setempat mengelola warganya terutama dalam mengantisipasi penularan Covid-19. Selain itu, TKI dari daerah lainnya bisa langsung pulang menggunakan angkutan darat ke daerah masing-masing.

Saat ini jalur kapal Melaka ke Dumai dan Bengkalis telah ditutup oleh Gubernur Riau. Efeknya, para TKI menggunakan jalur kapal Kukup Malaysia ke Tanjungbalai Karimun. Setibanya di Karimun, mereka pun digiring naik kapal ke Kepulauan Meranti dan berbaur dengan penumpang domestik dari Batam dan Tanjungbalai.

"Jika begini terus masyarakat Meranti tidak terima karena mereka sangat khawatir. Kedatangan TKI yang tidak terurus ini membuat daerah kami sangat berisiko tertular Covid-19 secara masif. Para TKI ini hanya transit di Tanjungbalai Karimun, lalu dibuang ke Selatpanjang menggunakan feri domestik reguler sehingga berbaur dengan penumpang lokal," tegas Irwan dengan nada tinggi.

Seharusnya, sambung Irwan, para TKI itu diurus dengan layak oleh pihak terkait bekerjasama dengan Pemda masing-masing. Terlebih di tengah wabah Covid-19 ini, aspek kesehatan para TKI perlu dicek serius dan dilakukan karantina.

"Sekarang mereka tidak diurus. Mereka pulang secara mandiri dan menumpang kapal umum sehingga berbaur dengan penumpang domestik. Ini sangat-sangat rawan terjadi penularan dan jika terjadi, upaya kita men-tracing penularan semakin sulit," jelas Irwan.

Adapun rincian TKI yang telantar tersebut adalah warga Bengkalis sebanyak 94 orang, warga Dumai 29 orang, warga Pekanbaru 12 orang, warga Siak 4 orang, warga Rohul 2 orang, dan warga Provinsi Sumbar 1 orang. 

Mereka dijadwalkan akan menuju ke daerah masing-masing-masing menggunakan kapal feri reguler MV Batam Jet dan MV Dumai Line tujuan Bengkalis dan Dumai, Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Penulis: Ali Imroen
Editor:  Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Inhu Pimpin Sertijab Kabag Ops, Minta Segera Jalankan Tugas
  • Sensus Penduduk Online di Riau Berhasil Daftar 1,31 Juta Penduduk
  • Rahmat Hidayat Calon Presiden BEM STIE Akbar Apresiasi Penanganan Covid-19 di Riau
  • Kabar Baik, 312 Pasien Covid-19 di Sumbar Sembuh
  • Pasca PSBB Berakhir, Pemko Pekanbaru Gesa Perwako Perilaku Hidup Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved