Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:23 - Fasilitas di Ruang Isolasi...
17:45 - Wakil Bupati Said Hasyim K...
15:18 - Miris, Pasien Covid-19 yan...
11:35 - Jadi Tempat Isolasi PDP, ...
16:24 - PT RAPP Serahkan Ratusan P...
13:46 - SKK Migas – EMP Malacca ...
16:38 - Ribut-ribut Pakai Hazmat S...
20:47 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
20:22 - 17 Desa di Kepulauan Meran...
18:18 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:39 - Satu Pasien Positif Covid-...
18:35 - Kasus Corona di Kepulauan ...
14:21 - Inflasi Tinggi, Pemkab Kep...
16:17 - Pemkab Kepulauan Meranti T...
12:24 - Dua Desa di Tebingtinggi T...
17:05 - Camat Tebingtinggi Galang...
06:24 - Pejabat Humas Pemkab Kepul...
19:30 - Desa Bandul Blocking Area,...
19:07 - Hasil Tracing Terhadap PD...
15:26 - Bupati Meranti Sempat Kont...
19:42 - Bank Riau Kepri Selatpanja...
17:46 - Dua Warga Meranti Sudah Po...
16:32 - Hasil Swab Keluar, Satu PD...
11:32 - Ringankan Beban Nelayan Ak...
17:28 - Dua Positif Rapid Test, Ti...
22:27 - Masuk Daftar Susulan Pener...
16:44 - Tidak Ada Izin, Cucian Mot...
22:08 - Jelang Berbuka Puasa, FPI ...
22:11 - Nekad Masuk Wilayah Kepula...
05:13 - Pendapatan Nol Akibat Coro...
22:12 - Bupati Irwan Tegaskan Pega...
17:00 - Pindah Domisili Tidak Mela...
16:29 - Desa Baran Melintang Jadi ...
10:11 - Tabrak Pot Bunga di Pinggi...
20:05 - PSDKP Kepulauan Meranti Be...
19:25 - Tinjau Pasokan Sembako, Wa...
15:11 - IPRPS, Remesta, dan GPRM B...
10:54 - Kabar Gembira dari PLN, Di...
19:47 - Mulai 6 Mei, Semua Penyebe...
16:22 - Tidak Memenuhi Syarat, Kep...
14:38 - Bupati Kepulauan Meranti P...
15:44 - Pemkab Meranti Salurkan Pa...
19:27 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
14:54 - Rumah Sakit Covid-19 Kepul...
19:47 - Diskes Kepulauan Meranti R...
15:49 - Mahalnya Tarif Ambulance, ...
19:48 - Pemkab Kepulauan Meranti G...
18:13 - Sempat Hilang, Warga Kepul...
16:09 - Cari Korban yang Diterkam ...
12:16 - Dua Hasil Swab Negatif, Mr...
 
Terima Anak Sekolah Main, Satpol PP Meranti Angkut Komputer Warnet
Senin, 23 Maret 2020 - 15:08:38 WIB
Satpol PP Kepulauan Meranti angkut komputer Warnet di Selatpanjang untuk dibawa ke kantor. Langkah ini dilakukan sebagai efek jera kepada pemilik karena masih membiarkan anak sekolah bermain di warnet yang seharusnya anak-anak tersebut berada di rumah pasca sekolah diliburkan
Satpol PP Kepulauan Meranti angkut komputer Warnet di Selatpanjang untuk dibawa ke kantor. Langkah ini dilakukan sebagai efek jera kepada pemilik karena masih membiarkan anak sekolah bermain di warnet yang seharusnya anak-anak tersebut berada di rumah pasca sekolah diliburkan
TERKAIT:

SELATPANJANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti angkut komputer sejumlah warung internet (Warnet) di Kota Selatpanjang, Senin (23/3/2020).

Masing-masing warnet diambil satu unit komputernya dan dibawa ke kantor Satpol PP.

Plh Kepala Satpol PP Kepulauan Meranti, Alizar melalui Kepala Bidang Linmas Satpol-PP, Masdiana mengatakan langkah ini
sebagai efek jera kepada pemilik karena masih membiarkan anak sekolah bermain di warnet yang seharusnya anak-anak tersebut berada di rumah pasca sekolah diliburkan.

"Itu hanya untuk membuat efek jera kepada pemilik warnet yang masih membiarkan anak sekolah main di warnet. Setiap warnet yg pada saat anggota satpol datang dan kedapatan masih ada anak sekolah kita ambil satu set komputernya dan ada 4 warnet yang kita ambil komputernya," kata Masdiana.

Dikatakan, pemilik yang ingin mengambil  kembali komputer tersebut harus menandatangani surat pernyataan.

"Komputer yang kita ambil harus diambil langsung oleh pemilik warnet dengan catatan membuat surat pernyataan. Isi dari surat tersebut antara lain mereka tidak lagi menerima anak usia sekolah hingga per 31 maret 2020 mendatang," ujar Masdiana.

Tindakan yang dilakukan terhadap warnet tersebut sangat mendasar, karena jauh sebelumnya pemerintah sudah memberikan surat peringatan.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam mengantisipasi penyebaran virus corona salah satunya dengan meliburkan siswa. Namun siswa harus tetap belajar dan mengerjakan tugas di rumah.

Meski demikian, kenyataan di lapangan berbeda. Banyak anak-anak memilih bermain ketimbang belajar di rumah.

Fakta tersebut didapat usai petugas Satpol PP saat melaksanakan razia di sejumlah warnet.

Dikatakan Masdiana, dalam patroli sesuai dengan instruksi langsung dari Bupati, Satpol PP juga mengimbau kepada seluruh pemilik warnet agar melarang remaja usia sekolah untuk berkerumum di Warnet untuk mengurangi bahaya penyebaran Covid-19.

Masdiana menegaskan, patroli terhadap pelajar ini akan terus dilakukan selama 2 minggu ke depan. Hal ini untuk memastikan agar, semua pelajar tetap belajar di rumah dan tidak berkeliaran, sehingga mengurangi resiko penyebaran Corona Virus.

Penulis: Ali Imroen
Editor​: Yusni Fatimah





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Fasilitas di Ruang Isolasi BLK Meranti Tidak Memadai, Ini Kata Jubir Gugus Tugas
  • Ketua DPRD Siak Dukung Bupati Pangkas Anggaran OPD Demi Penanganan Corona
  • Hari Pertama Ngantor, Sekda Inhu: Kehadiran ASN di Atas 95 Persen
  • Alhamdulillah, 3 Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Dinyatakan Sembuh
  • Wakil Bupati Said Hasyim Kunjungi Rumah Warga yang Terbakar di Malam Lebaran
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved