Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:51 - Bantuan Infrastruktur Ting...
14:56 - Tagihan Listrik Warga Kota...
20:15 - Forum Puspa Sagu Kepulauan...
18:37 - Kepulauan Meranti Zona Mer...
16:19 - Kapolres Kepulauan Meranti...
11:14 - PT RAPP Serahkan Ratusan P...
15:53 - 145 CJH Kepulauan Meranti ...
16:49 - Indra Yovi: Penanganan Cov...
14:27 - Penerapan New Normal, Polr...
17:59 - RSUD Kepulauan Meranti Pen...
16:00 - Status PSST Desa Bandul Di...
09:29 - Tokoh Masyarakat Riau: Ane...
20:04 - Kadiskes Meranti Berkoar-k...
17:56 - Enam Kasus Baru Corona di ...
16:34 - Sidak ke Kepulauan Meranti...
21:20 - Sempat Ditemukan Belatung,...
15:38 - Waduh, Ikan Kaleng Bantuan...
20:03 - Pingsan di Rumah, Warga Se...
06:32 - FPI Bersama YFM Kepulauan ...
21:54 - Apel Pagi Pemkab Kepulauan...
20:23 - Fasilitas di Ruang Isolasi...
17:45 - Wakil Bupati Said Hasyim K...
15:18 - Miris, Pasien Covid-19 yan...
11:35 - Jadi Tempat Isolasi PDP, ...
16:24 - PT RAPP Serahkan Ratusan P...
13:46 - SKK Migas – EMP Malacca ...
16:38 - Ribut-ribut Pakai Hazmat S...
20:47 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
20:22 - 17 Desa di Kepulauan Meran...
18:18 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:39 - Satu Pasien Positif Covid-...
18:35 - Kasus Corona di Kepulauan ...
14:21 - Inflasi Tinggi, Pemkab Kep...
16:17 - Pemkab Kepulauan Meranti T...
12:24 - Dua Desa di Tebingtinggi T...
17:05 - Camat Tebingtinggi Galang...
06:24 - Pejabat Humas Pemkab Kepul...
19:30 - Desa Bandul Blocking Area,...
19:07 - Hasil Tracing Terhadap PD...
15:26 - Bupati Meranti Sempat Kont...
19:42 - Bank Riau Kepri Selatpanja...
17:46 - Dua Warga Meranti Sudah Po...
16:32 - Hasil Swab Keluar, Satu PD...
11:32 - Ringankan Beban Nelayan Ak...
17:28 - Dua Positif Rapid Test, Ti...
22:27 - Masuk Daftar Susulan Pener...
16:44 - Tidak Ada Izin, Cucian Mot...
22:08 - Jelang Berbuka Puasa, FPI ...
22:11 - Nekad Masuk Wilayah Kepula...
05:13 - Pendapatan Nol Akibat Coro...
 
Kepulauan Meranti Tetapkan Status Siaga Darurat Corona
Selasa, 17 Maret 2020 - 19:14:55 WIB
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan memberikan imbauan kepada warga yang baru tiba dari Malaysia di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Selasa (17/3/2020) siang.
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan memberikan imbauan kepada warga yang baru tiba dari Malaysia di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Selasa (17/3/2020) siang.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menetapkan status siaga darurat virus Corona (COVID-19), Selasa (17/3/2020).

Hal ini menyusul setelah adanya satu warga Kepulauan Meranti yang menjadi suspect dan kini telah dirujuk RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dan sudah mendapatkan penanganan yang intensif.

"Kita telah menetapkan status siaga darurat Corona, penetapan itu merupakan langkah pertama dari rencana aksi kemarin. Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan bahwa semua orang yang baru datang dari negara dengan angka tertinggi Corona itu aman. Selain itu mereka juga kita pantau selama 14 hari kedepan dan mereka kita wajibkan memakai masker setiap hari dan akan dipantau kesehatan setiap hari oleh petugas Puskesmas terdekat dari kediaman mereka masing-masing," kata Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan dalam inspeksi kesiapan pelabuhan dalam rangka  pencegahan COVID-19 di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selasa (17/3/2020).

Terkait dengan ditetapkannya Kepulauan Meranti sebagai status siaga, maka seluruh penanganan melibatkan semua lintas sektor di bawah koordinasi langsung dari Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyambut kedatangan warganya yang baru tiba dari Batu Pahat, Malaysia. Dalam kunjungannya Bupati didampingi Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, Kepala Keselamatan Berlayar KSOP, Suharto, Kepala Pelindo Cabang Selatpanjang, Helmi, Kepala Dishub, Dr H Arready, pihak Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dr Ria Sari dan OPD terkait lainnya dan para camat.

"Malaysia merupakan negara dengan penularan virus Corona cukup tinggi saat ini oleh karena itu kami semua ingin memastikan Bapak dan ibu yang baru saja sampai dari Malaysia ini dalam keadaan sehat walafiat tidak terganggu kesehatannya oleh karena apapun juga apalagi kalau ada yang merasa punya gejala batuk pilek demam dengan suhu tinggi agar segera dapat melaporkan kepada petugas," kata Bupati.

Selain itu Bupati juga mengimbau kepada warga yang baru tiba dari Malaysia tersebut untuk mengurangi keluar dari rumah dan bergaul dengan masyarakat sekitarnya.

"Kami minta kepada bapak ibu yang baru tiba di Malaysia ini untuk tidak bergaul dulu dengan tetangga.
Perlu kami sampaikan bahwa virus Corona itu masa inkubasinya adalah 14 hari dan selama itu dimulai hari ini Bapak ibu sekalian nanti akan dipantau dan dicek kesehatannya. Kami juga tak ingin saudara kita yang sehat ikut tertular, karena itu akan mengganggu kesehatan dan lingkungan tempat tinggal kita," ujar Irwan.

Selain itu, terkait adanya ritual Cheng Beng atau Sembahyang Kubur yang akan dilaksanakan di Selatpanjang, Bupati akan menutup akses bagi warga non domisili dan tetap membuka akses bagi warga lokal yang berada di luar.

"Cheng beng memang tidak bisa dihentikan, kita tetap membuka akses bagi warga lokal yang berada di luar daerah untuk merayakan ritual ini, namun kita menutup akses bagi warga non domisili. Kita akan menyurati PSMTI yang isinya warga di luar untuk tidak merayakan Cheng Beng di sini, yang datang itu akan kita blok karena situasi masih aman dan jangan sampai kita di sini ada yang tertular," ujar Bupati.

Selain itu Bupati juga meminta kepada warga untuk mengurangi adanya kerumunan di tempat publik. Dan Bupati minta segala kegiatan yang berhubungan dengan keramaian untuk dihentikan.

"Segala kegiatan yang berhubungan dengan keramaian saya minta dihentikan, termasuk STQ dan turnamen sepak bola sampai dengan 14 hari kedepan," kata Irwan.

Terakhir Bupati juga mengimbau kepada para orang tua untuk tidak membawa anak-anak pergi berlibur.

"Kita sudah membuat kebijakan untuk meliburkan sekolah. Untuk itu kita meminta kepada orang tua untuk tidak  membawa anak-anaknya itu pergi berliburan. Takutnya nanti itu bisa terinfeksi virus yang berada diluar. Kita meliburkan sekolah itu dengan tujuan supaya anak-anak berdiam dirumah, hal itu untuk memutuskan mata rantai tertularnya virus tersebut," pungkas Bupati. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Riau Peringkat Dua Se Indonesia
  • Peneliti Ungkap Bahaya Virus Corona yang Dapat Merusak Testis
  • Perbaikan JTM, Besok Terjadi Pemadaman Listrik di 27 Desa/Kelurahan Se Bengkalis
  • Penambahan Kasus Kembali Nihil, 1 Pasien Covid-19 Meranti Sembuh
  • Alasan Kulit Balita Jadi Sasaran Empuk Gigitan Nyamuk
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved